bukamata.id – Salah satu agenda menarik pada peringatan HUT Republik Indonesia beberapa tahun ke belakang adalah ‘Tiga Menit untuk Indonesia’.
Selama tiga menit sejak pukul 10.17 sampai 10.20 WIB, seluruh aktivitas di Kota Bandung berhenti. Kendaraan dihentikan sejenak di beberapa titik lampu merah.
Wargi Bandung diminta berhenti sejenak, mendengarkan lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan dari Istana Negara.
Kegiatan ini pertama kali diinisiasi pada masa pandemi Covid-19, atau tepatnya tahun 2020.
Gelaran pertama pada tahun 2020 berlangsung di awal masa kehadiran pandemi Covid-19. Saat itu, upacara bendera dilakukan secara tertutup dan terbatas.
Masyarakat pun diminta berdiri selama tiga menit untuk mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pada gelaran tahun 2021, ‘Tiga Menit untuk Indonesia’ digelar, salah satunya di simpang perempatan Jalan Aceh. Kala itu, aktivitas ini digelar di tengah pandemi Covid-19.
Tidak begitu banyak orang yang memadati kawasan lampu merah, karena memang suasana Kota Bandung pun sedang berjuang dengan pandemi.
Sebagian besar pengguna jalan yang melintas berasal dari pengemudi ojol yang masih harus bekerja di tengah anjuran untuk tetap di rumah.
Dengan mengenakan masker, hampir seluruh peserta ‘Tiga Menit Untuk Indonesia’ mendengarkan dan mengumandangkan Indonesia Raya dengan khidmat.
Selanjutnya pada 2022, ‘Tiga Menit Untuk Indonesia’ kembali digelar. Kali ini, salah satu spot yang cukup ramai adalah di Simpang Lima Asia Afrika dan juga persimpangan Cikapayang, Dago.
Meski masih berada dalam terpaan pandemi, edisi 2022 ini bisa dibilang lebih meriah, karena aktivitas sosial di Kota Bandung telah dilonggarkan. Pada masa ini, rasanya Kota Bandung sudah berada di ujung masa pandemi.
Sedangkan pada 2023, ‘Tiga Menit Untuk Indonesia’ kembali digelar di dua spot tadi: Simpang Lima dan Persimpangan Cikapayang Dago.
Baru pada edisi ini, ‘Tiga Menit Untuk Indonesia’ diikuti lebih banyak lagi peserta. Sebab status pandemi sudah dicabut oleh Presiden Jokowi.
Selain lebih semarak, pada gelaran 2023 ini, wajah sumringah para peserta tak lagi tertutup masker.
Semangat perayaan tidak sebatas merayakan kemerdekaan Indonesia saja, melainkan juga merayakan Indonesia yang tumbuh pasca pandemi.
Menarik untuk disaksikan, bagaimana ‘Tiga Menit Untuk Indonesia’ pada edisi 2024.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











