Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Senin, 16 Maret 2026 17:01 WIB
Persib

Persib di Jalur Juara! Bojan Ingatkan Ancaman Borneo FC dan Persija

Senin, 16 Maret 2026 16:33 WIB

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

Senin, 16 Maret 2026 15:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026
  • Persib di Jalur Juara! Bojan Ingatkan Ancaman Borneo FC dan Persija
  • Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung
  • Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih
  • Kejutan Besar! Raline Shah Jadi Milea di Film Dilan ITB 1997, Adu Peran dengan Ariel NOAH
  • Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas
  • Guncang Pertahanan Israel, Iran Terjunkan Rudal Sejjil dalam Operasi Balasan Masif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

MTI Dukung Kebijakan Kemenhub soal Penguatan Angkutan Umum Perkotaan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 14 Oktober 2024 14:26 WIB3 Mins Read
Ketua Umum MTI, Tory Damantoro. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terkait penguatan angkutan umum perkotaan.

Begitu disampaikan Ketua Umum MTI, Tory Damantoro dalam seminar bertajuk ‘Arah Kebijakan Transportasi Nasional dan Penguatan Angkutan umum Perkotaan di Indonesia’ yang digelar di Aula Barat ITB, Senin (14/10/2024).

Menurutnya, hal ini akan memberikan arah kebijakan transportasi dalam 20 tahun mendatang sebagai terjemahan dari rencana pembangunan jangka panjang nasional 2025-2045.

“MTI dengan seluruh jajarannya mendukung penuh penyusunan kebijakan ini serta sosialisasinya, dimana kegiatan ini juga salah satu sosialisasi kebijakan transportasi nasional dan dengan doa agar pembangunan serta transportasi dapat semakin tersusun secara terstruktur dan continue, melewati 4 siklus kepemimpinan nasional yang akan datang 20 tahun ke depan,” kata Tory.

Tory mengatakan, penguatan pembangunan angkutan umum perkotaan ini menjadi penting agar masyarakat tidak kehilangan pijakannya.

“Setiap hari semua masyarakat sangat membutuhkan angkutan umum bahkan beberapa pengujian juga penelitian terakhir menyebutkan bahwa ternyata ada yang kemacetan yang luar biasa,” imbuhnya.

Baca Juga:  6 Pernyataan Sikap KM ITB soal Kenaikan UKT, Tuntut Pengajuan Keringanan Bagi Mahasiswa

Menurutnya, berkembangnya suatu kota menyebabkan semakin panjangnya perjalanan penduduk kota. Sehingga, penggunaan sepeda motor tidak selalu menjadi fungsi bagi masyarakat.

“Ini menjadi penting peran daerah untuk kemudian, meningkatkan komunitas pada peningkatan angkutan umum,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan penduduk perkotaan yang mencapai hampir 170 juta orang, kata Tory, sangat penting menjaga angkutan umum sebagai pusat peradaban budaya serta pusat pembangunan kesejahteraan bangsa.

“Maka MTI ini kembali mengingatkan semua pihak terutama pemerintah daerah baik itu provinsi kota dan kabupaten bahwa sudah sangat mendesak bagi kota-kota besar di Indonesia untuk memiliki sistem angkutan umum yang layak, efisien, berkeselamatan, dapat diandalkan, dan bisa menjadi kebanggaan seluruh warga kota,” tuturnya.

Menurutnya, diperlukan komitmen dan kerja sama yang kuat antar daerah untuk secara berkelanjutan dan terus-menerus merespons kebutuhan pertumbuhan kota yang terus meluas melampaui batas-batas administrasi wilayah.

Baca Juga:  Bey Harap Rektor ITB Terpilih Lahirkan Konsep Pembangunan Jabar

Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Edwan Kardena menilai, penguatan angkutan umum perkotaan ini menjadi sangat penting bagi perkembangan perekonomian masyarakat.

“Penguatan angkutan umum perkotaan Indonesia ini sangat mendukung perkembangan perekonomian masyarakat, konektivitas antar wilayah tidak hanya yang jauh-jauh tetapi di perkotaan ini adalah cerminan yang sudah kita sama-sama lihat,” ucap Edwan.

Edwan mengatakan, Kota Bandung sering kali dikritik sebagai daerah yang selalu macet. Hal yang sama juga dirasakan di daerah lainnya seperti Jakarta dan Bogor.

“Saya kira perkotaan-perkotaan di Indonesia ini yang tidak lepas dari persoalan macet dan itu sangat menunggu kebijakan transportasi nasional yang betul-betul bisa menyentuh persoalan yang mendasar, termasuk mengatur bagaimana angkutan umum ini bisa beroperasi di kota-kota besar Indonesia, tetapi juga sustainable yang luar biasa,” bebernya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin meminta ITB untuk untuk menganalisa kondisi masyarakat khususnya di Bandung raya, bagaimana agar mereka mau menggunakan angkutan umum.

Baca Juga:  Berikan Kenyamanaan saat Menunggu, Antrique Bertransformasi Jadi WaitHub

“Kami ini sudah pusing dengan transportasi Bandung Raya. Jadi cita-cita mewujudkan transportasi efektif dan efisien mudah untuk diucapkan tapi sulit diwujudkan dengan banyaknya faktor yang ada di negara ini,” ucap Bey.

Bey mencatat, pertumbuhan kendaraan pribadi di Bandung Raya sangat pesat dengan sekitar 5 juta kendaraan pada tahun 2023.

“Dan sudah seperti biasa pertumbuhan kendaraan tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan dan ini menyebabkan kemacetan yang parah, dengan rasio volume dan kapasitas mencapai 1,1 pada jam sibuk di beberapa ruang jalan utama,” katanya.

Oleh karena itu, pergerakan masif ini sangat perlu didukung oleh pelayanan transportasi umum seperti Bus Rapid Transit (BRT) hingga Mass Rapid Transit (MRT).

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan berbagai inovasi dalam sistem transportasi, termasuk mendorong konsep simless konektivitas dan transportasi yang dapat diartikan sebagai integrasi dan kelanjutan transportasi yang terpadu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Angkutan Umum ITB Kemenhub Masyarakat Transportasi Indonesia MTI penguatan angkutan umum perkotaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Guncang Pertahanan Israel, Iran Terjunkan Rudal Sejjil dalam Operasi Balasan Masif

Heboh! Syekh Ahmad Al-Misry Ramai Dikaitkan dengan Ustaz Berinisial SAM yang Diduga Lecehkan Santri

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.