Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Item Langka! Kode Redeem Free Fire Terbaru 5 September 2026, Segera Tukarkan

Sabtu, 5 September 2026 01:00 WIB

Sinyal Hengkang Saddil Ramdani Makin Panas, Bos Persib Buka Suara

Jumat, 4 September 2026 22:12 WIB

Hengkang dari Persib? Saddil Ramdani Diisukan Merapat ke Persebaya

Jumat, 4 September 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Item Langka! Kode Redeem Free Fire Terbaru 5 September 2026, Segera Tukarkan
  • Sinyal Hengkang Saddil Ramdani Makin Panas, Bos Persib Buka Suara
  • Hengkang dari Persib? Saddil Ramdani Diisukan Merapat ke Persebaya
  • Mulai 2027? Status PPPK Paruh Waktu Guru Dibahas, Ini Rincian Gaji per Golongan
  • Astra Resmi Diperkenalkan OpenAI, Punya Kemampuan Coding dan Keamanan Siber Mengerikan
  • Kabar Saddil Ramdani Hengkang Bikin Umuh Muchtar Kaget, Ini yang Terjadi di Persib
  • Cara Cek BPNT September 2026 Lewat HP, Masukkan NIK KTP dan Lihat Statusnya
  • Hampir 6 Tahun Menikah, Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie: ‘Mungkin Ini Foto Terakhir’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 5 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berikan Kenyamanaan saat Menunggu, Antrique Bertransformasi Jadi WaitHub

By SusanaRabu, 14 Agustus 2024 17:35 WIB4 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – WaitHub menggelar Grand Launching WaitHub – AntriQue TransFOURmation, di Gedung Science and Techno Park (STP) ITB Lantai 2, Kota Bandung, Rabu (14/8/2024).

AntriQue akan melakukan transformasi menjadi WaitHub. Transformasi ini mencerminkan evolusi dan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin dinamis.

CEO & Co Founder WaitHub, Khafid Gunawan mengatakan “WaitHub” ini berawal dari masalah sederhana yaitu menunggu.

“Yang awalnya menunggu itu sebagai masalah kita konversikan menjadi benefit dan opportunity baru. Untuk pemilik pelayanan, itu menjadi data analitik dan untuk area sekitar orang bisa menunggu sambil beli makanan, ataupun kita sebagai masyarakat menunggu itu sebagai privilege kita lebih nyaman bisa nunggu dimana saja,” papar Khafid.

Dengan demikian, WaitHub memiliki visi menunggu menjadi lebih nyaman.

“Sehingga visi yang kami tuju kedepan, ingin memberikan kenyamanan untuk semua orang dan WaitHub sebagai teman untuk menunggu menjadi lebih nyaman,” katanya.

Khafid menuturkan saat ini sudah ada 2000 lokasi yang telah terintegrasi dengan WaitHub.

Baca Juga:  Pakar ITB Beri Masukan soal Penguatan Sistem Logistik Nasional

“Soalnya misal satu partner, icolor Apple service itu kita kerjasama sudah implementasi seluruh Indonesia di 40 cabang. Sehingga dampak yang kami berikan itu lebih luas, dan secara user selama kami berjalan itu sudah digunakan oleh 7 juta orang mengantri lebih nyaman dengan WaitHub,” paparnya.

Adapun saat ini, untuk sektor utama yang paling banyak menggunakan, yakni perbankan, kesehatan, pariwisata dan juga service center.

Kedepannya, Khafid mengatakan target WaitHub sendiri yaitu bisa meluas, meski tak bisa memberikan kenyamanan di seluruh Indonesia, setidaknya akan dicoba dibangun ekosistem se-Jabar.

“Mulai dari pelayanan publik, ke pemerintahan, itu bisa nyaman dengan waithub, ke kesehatan Saya mau berobat bisa dengan waithub, Saya mau ke FnB bisa lebih nyaman, jadi seluruh aktivitas mulai dari pagi sampai malam itu harapannya bisa menggunakan aplikasi kami,” papar Khafid.

Terkait tantangan, Khafid mengatakan yang menjadi tantangan masih resistensi di market.

“Karena mungkin yang konsen terhadap masalah ini tuh masih belum banyak dari sisi penyelenggara, kalau dari sisi masyarakat antrian menunggu ini kan sudah menjadi masalah dari 20 tahun yang lalu, tapi yang kami garis bawahi di sini adalah, tantangannya bukan antrian yang dihilangkan tapi menunggunya bagaimana menjadi lebih nyaman, penyampaian edukasi vision ini yang mungkin sekarang masih menjadi challenge bagi kami,” jelasnya.

Baca Juga:  Meteor Bolide Lintasi Langit Bandung, Astronom ITB: Tidak Bahaya

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Direktur Bidang Kewirausahaan Direktorat Kawasan Sains & Teknologi dan Inkubasi Bisnis, Irwan Gumilar mengatakan WaitHub ini merupakan ide briliant.

“Kami dari Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi, ini ikut menaungi dari waithub, jadi waithub ini memang lahir dulu ikut di inkubator kami dulu untuk mencoba aplikasi dari tahun 2020, kemudian kami melihat memang ini idenya briliant, mencoba membuat masalah menjadi benefit dan opportunity dan kami yakin antrik, saya kira bisa berkembang,” terang Irwan.

“Ketika sudah lulus dari graduate dari kamu ternyata growth nya makin bagus, jadi ketika di Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi untuk membuka program akselerasi, kami dengan dengan percaya diri memasukan waithub,” sambungnya.

Irwan pun mengakui tantangan yang dihadapinya pun akan banyak. Meski begitu, Irwan berharap, WaitHub menjadi salah satu startup yang berhasil.

Baca Juga:  STEI ITB Gelar Kuliah Umum Filsafat Sains AI, Maksimalkan Potensi AI dan Minimalisir Risiko

“Tentunya challenge nya akan lebih banyak, karena di program ini mereka ada output-output yang harus dipenuhi oleh waithub, dari jumlah konsumen, mitra dan lainnya. Harapan kami, memang waithub bisa menjadi salah satu startup kami yang berhasil,” harapnya.

Terakhir, Irwan pun berharap WaitHub bisa bersaing dengan startup-startup dari universitas lain.

“Semoga waithub bisa bersaing dengan startup-startup yang lain yang dari teman-teman dari UGM, dari IPB, dan juga dari UI, seperti itu jadi harapan jadi harapan dari di Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi sekali lagi mudah-mudahan waithub bisa berkompetisi,” tandasnya.

Acara Grand Launching WaitHub – AntriQue TransFOURmation ini juga dihadiri oleh General Manager PT. Cahaya Kita Lestari (We Family Outbound), Alif Syarifuddin S.T; Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Barat, Dan Satriana; Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat; Agi Agung Galuh Purwa, S.STP., M.Sc., MPA.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ITB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mulai 2027? Status PPPK Paruh Waktu Guru Dibahas, Ini Rincian Gaji per Golongan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT September 2026 Lewat HP, Masukkan NIK KTP dan Lihat Statusnya

Netizen +62 Dukung Demo Malaysia! Tolong Bikin Malu Pejabat Kami, Cik!

Bansos

Bansos September 2026 Cair? Cek PKH, BPNT, PIP hingga PBI-JK dan Nominalnya

Timses Diangkat Jadi Dirut, PT MUJ Didemo dan Didesak Mundur

Warga Indramayu Geger, Kolam Surut Ungkap Keberadaan Dua Ikan Raksasa

Terpopuler
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
  • Dijual Aja Liganya! Deretan Blunder Bos I.League Ferry Paulus Yang Bikin Netizen Puncak Emosi
  • Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?
  • Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026
  • Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.