Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Era Baru Maung Bandung! Persib Tunjuk Pelatih Baru, Bojan Hodak Naik Jabatan Strategis

Selasa, 26 Mei 2026 10:30 WIB

TEROR POCONG 2026: Bawa Sajam dan Ketuk Pintu Warga, Ternyata Ini Fakta Mengerikan di Baliknya!

Selasa, 26 Mei 2026 10:09 WIB

Update Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026: Terkoreksi Tipis, Simak Daftar Lengkapnya!

Selasa, 26 Mei 2026 09:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Era Baru Maung Bandung! Persib Tunjuk Pelatih Baru, Bojan Hodak Naik Jabatan Strategis
  • TEROR POCONG 2026: Bawa Sajam dan Ketuk Pintu Warga, Ternyata Ini Fakta Mengerikan di Baliknya!
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026: Terkoreksi Tipis, Simak Daftar Lengkapnya!
  • Update Bansos 2026: Cara Cek Nama Penerima PKH dan BPNT Tahap 2, Pastikan NIK Anda Terdaftar!
  • 10 Spot Kuliner Lembang Bandung Paling “Recommended” Buat Quality Time Bareng Keluarga!
  • Bu Guru Bahasa Inggris Part 2 Diburu, Netizen Cari Link Asli
  • Bukan Hilang! Ini Alasan Persib Tak Terima ‘Giant Check’ Usai Juara
  • Heboh! Video Viral ‘TKW Taiwan 3 Vs 1’ Bikin Pencarian Meledak di Medsos
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 26 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berikan Kenyamanaan saat Menunggu, Antrique Bertransformasi Jadi WaitHub

By SusanaRabu, 14 Agustus 2024 17:35 WIB4 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – WaitHub menggelar Grand Launching WaitHub – AntriQue TransFOURmation, di Gedung Science and Techno Park (STP) ITB Lantai 2, Kota Bandung, Rabu (14/8/2024).

AntriQue akan melakukan transformasi menjadi WaitHub. Transformasi ini mencerminkan evolusi dan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin dinamis.

CEO & Co Founder WaitHub, Khafid Gunawan mengatakan “WaitHub” ini berawal dari masalah sederhana yaitu menunggu.

“Yang awalnya menunggu itu sebagai masalah kita konversikan menjadi benefit dan opportunity baru. Untuk pemilik pelayanan, itu menjadi data analitik dan untuk area sekitar orang bisa menunggu sambil beli makanan, ataupun kita sebagai masyarakat menunggu itu sebagai privilege kita lebih nyaman bisa nunggu dimana saja,” papar Khafid.

Dengan demikian, WaitHub memiliki visi menunggu menjadi lebih nyaman.

“Sehingga visi yang kami tuju kedepan, ingin memberikan kenyamanan untuk semua orang dan WaitHub sebagai teman untuk menunggu menjadi lebih nyaman,” katanya.

Khafid menuturkan saat ini sudah ada 2000 lokasi yang telah terintegrasi dengan WaitHub.

Baca Juga:  ITB Tak Terpengaruh Kebijakan Kemendikbudristek soal Penghapusan Jurusan di SMA

“Soalnya misal satu partner, icolor Apple service itu kita kerjasama sudah implementasi seluruh Indonesia di 40 cabang. Sehingga dampak yang kami berikan itu lebih luas, dan secara user selama kami berjalan itu sudah digunakan oleh 7 juta orang mengantri lebih nyaman dengan WaitHub,” paparnya.

Adapun saat ini, untuk sektor utama yang paling banyak menggunakan, yakni perbankan, kesehatan, pariwisata dan juga service center.

Kedepannya, Khafid mengatakan target WaitHub sendiri yaitu bisa meluas, meski tak bisa memberikan kenyamanan di seluruh Indonesia, setidaknya akan dicoba dibangun ekosistem se-Jabar.

“Mulai dari pelayanan publik, ke pemerintahan, itu bisa nyaman dengan waithub, ke kesehatan Saya mau berobat bisa dengan waithub, Saya mau ke FnB bisa lebih nyaman, jadi seluruh aktivitas mulai dari pagi sampai malam itu harapannya bisa menggunakan aplikasi kami,” papar Khafid.

Terkait tantangan, Khafid mengatakan yang menjadi tantangan masih resistensi di market.

“Karena mungkin yang konsen terhadap masalah ini tuh masih belum banyak dari sisi penyelenggara, kalau dari sisi masyarakat antrian menunggu ini kan sudah menjadi masalah dari 20 tahun yang lalu, tapi yang kami garis bawahi di sini adalah, tantangannya bukan antrian yang dihilangkan tapi menunggunya bagaimana menjadi lebih nyaman, penyampaian edukasi vision ini yang mungkin sekarang masih menjadi challenge bagi kami,” jelasnya.

Baca Juga:  Viral! Alumni ITB Ditemukan Menggelandang di Jalan, Tetangga Akui Enuh Sering Juara

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Direktur Bidang Kewirausahaan Direktorat Kawasan Sains & Teknologi dan Inkubasi Bisnis, Irwan Gumilar mengatakan WaitHub ini merupakan ide briliant.

“Kami dari Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi, ini ikut menaungi dari waithub, jadi waithub ini memang lahir dulu ikut di inkubator kami dulu untuk mencoba aplikasi dari tahun 2020, kemudian kami melihat memang ini idenya briliant, mencoba membuat masalah menjadi benefit dan opportunity dan kami yakin antrik, saya kira bisa berkembang,” terang Irwan.

“Ketika sudah lulus dari graduate dari kamu ternyata growth nya makin bagus, jadi ketika di Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi untuk membuka program akselerasi, kami dengan dengan percaya diri memasukan waithub,” sambungnya.

Irwan pun mengakui tantangan yang dihadapinya pun akan banyak. Meski begitu, Irwan berharap, WaitHub menjadi salah satu startup yang berhasil.

Baca Juga:  Open House ITB Innovation Park 2023, Wadah Kreativitas dari Masyarakat untuk Masyarakat

“Tentunya challenge nya akan lebih banyak, karena di program ini mereka ada output-output yang harus dipenuhi oleh waithub, dari jumlah konsumen, mitra dan lainnya. Harapan kami, memang waithub bisa menjadi salah satu startup kami yang berhasil,” harapnya.

Terakhir, Irwan pun berharap WaitHub bisa bersaing dengan startup-startup dari universitas lain.

“Semoga waithub bisa bersaing dengan startup-startup yang lain yang dari teman-teman dari UGM, dari IPB, dan juga dari UI, seperti itu jadi harapan jadi harapan dari di Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi sekali lagi mudah-mudahan waithub bisa berkompetisi,” tandasnya.

Acara Grand Launching WaitHub – AntriQue TransFOURmation ini juga dihadiri oleh General Manager PT. Cahaya Kita Lestari (We Family Outbound), Alif Syarifuddin S.T; Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Barat, Dan Satriana; Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat; Agi Agung Galuh Purwa, S.STP., M.Sc., MPA.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AntriQue ITB kenyamanan menunggu startup WaitHub
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

TEROR POCONG 2026: Bawa Sajam dan Ketuk Pintu Warga, Ternyata Ini Fakta Mengerikan di Baliknya!

Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD

Tinggal Tulang! Video Induk Orangutan Kurus Kering Kelaparan Ini Bikin Netizen Ngamuk

Disambut Tangis dan Elusan Hangat, Alasan Hartono Soekwanto Batal Kurbankan Sapi Matilda Bikin Mewek

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Ilustrasi korban meninggal.

Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung

Terpopuler
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Fenomena Video Guru Bahasa Inggris Viral 2026: Warganet Diburu Rasa Penasaran, Link Berbahaya Mengintai
  • Kejutan Bursa Transfer: Bintang Liga Singapura Beri Sinyal Gabung Persib Bandung, Bakal Jadi Pemain Termahal?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.