Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara

Kamis, 13 Agustus 2026 17:11 WIB

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Kamis, 13 Agustus 2026 17:02 WIB

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 16:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
  • Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb
  • Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux
  • Daftar Lengkap Keluar-Masuk Pemain Persib 2026/2027: Kuota Asing Menumpuk, Bakal Makan Korban?
  • Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

ITB Latih Guru SD Pulau Rinca Gunakan Boardgame untuk Pembelajaran Interaktif

By Aga GustianaSabtu, 4 Oktober 2025 19:22 WIB3 Mins Read
ITB Latih Guru SD Pulau Rinca Gunakan Boardgame. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pulau Rinca di Kecamatan Komodo, Nusa Tenggara Timur, dikenal sebagai wilayah konservasi Komodo. Namun di balik keindahan alamnya, masyarakat setempat masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Pulau yang berdekatan dengan Labuan Bajo ini hanya memiliki satu sekolah dasar dengan 13 guru dan 155 siswa.

Selama ini, proses pembelajaran di SDN Pulau Rinca masih berfokus pada buku teks wajib dari pemerintah. Para guru belum banyak mengenal metode pembelajaran alternatif yang interaktif dan menyenangkan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan workshop penggunaan boardgame dalam pembelajaran pada 1–4 Oktober 2025. Program ini merupakan kolaborasi antara Kelompok Keilmuan Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Komunikasi Visual dan Multimedia FSRD ITB, serta Fisika dan Teknologi Material Maju FMIPA ITB.

Tim pelaksana dipimpin oleh Yani Suryani, M.Hum., dan beranggotakan Dr. Tri Sulistyaningtyas, M.Hum., Dr. Alvanov Zpalanzani, MM., Prof. Fatimah Arofiati Noor, Sira Kamila Dewanti Amalia, M.Hum., Tegar Priskadana Putra, M.Ds., dan Faiz Aulia Rahman, S.Si.

Boardgame sebagai Media Pembelajaran

Dalam pelatihan tersebut, para guru diperkenalkan pada konsep experiential learning dan tangential learning.

  • Experiential learning menekankan pengalaman langsung agar siswa lebih mudah memahami dan mengingat materi.
  • Tangential learning menyajikan pelajaran melalui topik dan visual yang menarik untuk memperluas wawasan siswa.

Para guru dilatih menggunakan sejumlah boardgame hasil karya tim ITB, di antaranya Selada Sains (Selaras dengan Alam), Rubrate!, Math Story: Seri Pahlawan, Jaganima, Seafood, 3EM!, dan Tangled Threads. Permainan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengintegrasikan literasi, desain visual, serta materi sains dasar.

Contoh penerapan permainan:

  • Selada Sains digunakan untuk mengajarkan konsep fisika dasar dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Seafood dan Jaganima mengenalkan pentingnya menjaga kelestarian fauna laut dan darat.
  • Rubrate! memperkenalkan ekosistem burung cendrawasih sambil melatih strategi berpikir.
  • Tangled Threads mengasah kemampuan logika dan geometri siswa.
  • 3EM! mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari penyakit.
  • Math Story: Seri Pahlawan menggabungkan pelajaran matematika dengan pengenalan tokoh pahlawan nasional.

Guru Didorong Lebih Kreatif dan Mandiri

Pelatihan tidak hanya fokus pada penggunaan boardgame yang sudah ada, tetapi juga membekali guru agar dapat mengadaptasi dan mengembangkan permainan sendiri sesuai kebutuhan kelas. Diharapkan metode ini dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, melibatkan siswa secara aktif, serta meningkatkan pemahaman materi.

Inovasi Pendidikan dari Pulau Rinca

Inisiatif ITB ini menunjukkan bahwa inovasi pendidikan tidak selalu harus bergantung pada teknologi tinggi. Media sederhana seperti boardgame dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah terpencil. Melalui program ini, guru-guru SD Pulau Rinca memiliki bekal baru untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk generasi muda yang berpikir kritis, kreatif, dan peduli lingkungan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Boardgame Guru SD ITB Pendidikan Pulau Rinca
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb

Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux

Rayakan HUT ke-81 RI, Bandros Cuma Rp81 Selama 16-17 Agustus 2026

Rekam Jejak Clareesya: Kreator Bakat Paruh Waktu, Ratu Panggung, dan Badai ‘Gaya Takbir’

Kode Redeem FF

Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI

Pramuka

Panduan Chord Gitar dan Lirik Hymne dan Mars Pramuka: Resonansi Janji Pandu Menuju Indonesia Emas

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.