Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kiper Persib Bersinar, Tapi Tak Dipanggil Timnas! Ini Alasan di Baliknya

Kamis, 19 Maret 2026 19:35 WIB

Arus Mudik Nagreg H-2 Lebaran 2026 Membludak, Polisi Gunakan Rekayasa Lalu Lintas One Way

Kamis, 19 Maret 2026 19:00 WIB

Hilal Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Idulfitri 1447 H Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kiper Persib Bersinar, Tapi Tak Dipanggil Timnas! Ini Alasan di Baliknya
  • Arus Mudik Nagreg H-2 Lebaran 2026 Membludak, Polisi Gunakan Rekayasa Lalu Lintas One Way
  • Hilal Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Idulfitri 1447 H Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
  • DPRD Jabar Pantau Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Garut, Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Benarkah Ada Link Telegram Part 2?
  • Dunia Usaha Berduka: Kepergian Michael Bambang Hartono, Sosok di Balik Gurita Bisnis Djarum dan BCA
  • Warga Bandung Siapkan Buka Puasa! Ini Waktu Adzan Maghrib dan Shalat Hari Ini
  • BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Bandung, Begini Prediksinya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ngeri! Harga Bitcoin Hari Ini, Diprediksi Bisa Tembus US$ 130.000

By Aga GustianaSabtu, 11 Oktober 2025 11:07 WIB3 Mins Read
bitcoin
Ilustrasi mata uang digital atau kripto. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini sempat mencapai level tertinggi mingguan di US$ 126.198 atau sekitar Rp 2,09 miliar (asumsi kurs Rp 16.588), sebelum terkoreksi ke kisaran US$ 121.382 atau setara Rp 2,01 miliar pada Jumat (10/10/2025).

Menurut analisis Tokocrypto, prospek penguatan BTC masih terbuka lebar. Area support utama diperkirakan berada di US$ 119.500, yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%, sedangkan resistensi kuat di US$ 124.850 menjadi sinyal potensi kenaikan lebih lanjut menuju US$ 130.000 atau sekitar Rp 2,15 miliar.

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengamati bahwa rendahnya volatilitas, yang tampak melalui pola Bollinger Band squeeze, justru memberi sinyal pasar sedang berada dalam fase konsolidasi sehat.

“Jika BTC mampu bertahan di atas US$ 120.000 dan menembus US$ 124.850, peluang menuju US$ 130.000 terbuka lebar. Namun, kegagalan mempertahankan level US$ 119.500 dapat memicu koreksi jangka pendek hingga US$ 117.000,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga:  Malaysia Negara Pertama yang Izinkan Warganya Zakat Pakai Kripto

Fyqieh juga mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir pada 9 Oktober 2025, harga BTC mengalami kenaikan 0,64% ke posisi sekitar US$ 122.273 (sekitar Rp 2,0 miliar). Dalam periode mingguan, BTC menguat +3,07%, dan secara bulanan mencatat kenaikan +9,22%.

Kebijakan The Fed Jadi Pendorong Utama

Kenaikan harga BTC dipicu oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, meningkatnya permintaan institusional lewat ETF, dan kekuatan teknikal di atas support utama. Risalah pertemuan FOMC terbaru menunjukkan sikap dovish dari sejumlah pejabat bank sentral AS. Mayoritas peserta menilai pelonggaran kebijakan moneter diperlukan untuk sisa tahun ini.

Baca Juga:  Pasca Peretasan, Volume Transaksi Indodax Terus Meningkat hingga Rp2,3 Trilliun

Data CME FedWatch mengindikasikan peluang 92,5% terjadinya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 29 Oktober mendatang. Ekspektasi ini membuat investor menilai daya tarik dolar AS akan melemah, sehingga meningkatkan minat terhadap aset lindung nilai seperti Bitcoin.

Fyqieh menambahkan bahwa kebijakan ekspansif pemerintah AS, termasuk injeksi dana sebesar US$ 2,5 triliun melalui program Reverse Repo, memperkuat sentimen positif terhadap BTC.

“Kebijakan moneter longgar mengurangi daya tarik aset berbasis fiat dan memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap pelemahan dolar AS. Seperti tahun 2020-2021, penurunan imbal hasil riil biasanya diikuti lonjakan permintaan kripto, khususnya BTC,” ujarnya.

Baca Juga:  Jokowi Ungkap Indikasi Pencucian Uang Lewat Aset Kripto Rp139 Triliun: Ini Besar Sekali

Arus Masuk Institusional Meningkat Tajam

Selain faktor makroekonomi, minat investor institusional terhadap Bitcoin juga meningkat. Berdasarkan data Bitwise, total inflow mencapai US$ 22,5 miliar selama sembilan bulan pertama 2025. Angka ini diperkirakan akan naik hingga US$ 30 miliar pada akhir tahun.

Fyqieh memproyeksikan kuartal IV 2025 akan menjadi periode penting, di mana arus dana dari ETF diprediksi mencapai rekor tertinggi, seiring meningkatnya perhatian dari investor ritel dan institusi. Meski demikian, ia mengingatkan adanya risiko eksternal yang perlu diwaspadai.

“Kunci penggerak Bitcoin ke depan ada pada keseimbangan antara kebijakan The Fed dan kekuatan inflow ETF. Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga, arus masuk ETF harus tetap kuat agar tren bullish tidak kehilangan momentum,” tutupnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bitcoin BTC ETF harga bitcoin Kripto The Fed Tokocrypto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Benarkah Ada Link Telegram Part 2?

Kreatif! Ubah Foto Jadi Video Ucapan Lebaran, Gratis dan Tanpa Edit

Viral video ukhti mukena pink.

Ramai Diburu! Ukhti Mukena Pink Viral, Link Telegram Banyak Dicari

Jangan Sampai Terlewat! Inilah Batas Akhir dan Waktu Paling Afdal Bayar Zakat Fitrah

Ibu Aceh Ini Buktikan Jadi Viral Gak Perlu Joget, Cukup Laporin Nasib Kue Lebaran!

Kapan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Digelar? Ini Bocoran Jam Pengumuman dari Kemenag

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.