Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

Rabu, 29 Juli 2026 10:34 WIB

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB

Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 10:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Bandung, Begini Prediksinya!

By SusanaKamis, 19 Maret 2026 16:23 WIB2 Mins Read
Ilustrasi suhu panas. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab cuaca panas ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir di Bandung dan sejumlah wilayah Indonesia. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @infobmkg, Rabu (18/3/2026).

BMKG menegaskan bahwa kondisi panas yang dirasakan masyarakat merupakan fenomena normal dan rutin setiap tahun, terutama pada periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Faktor Astronomi: Matahari Mendekati Ekuator

Secara ilmiah, salah satu faktor utama adalah posisi Matahari yang semakin dekat dengan garis ekuator. Fenomena ini meningkatkan intensitas radiasi Matahari yang diterima permukaan bumi.

“Jaraknya yang seolah ‘tegak lurus’ di atas kepala bikin suhu udara melonjak,” tulis BMKG dalam unggahannya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Saat Matahari tampak berada tepat di atas kepala, suhu udara meningkat signifikan, membuat cuaca terasa sangat panas, terutama di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Faktor Meteorologi: Berkurangnya Tutupan Awan

Selain faktor astronomi, BMKG juga menyebut fenomena meteorologi sebagai penyebab. Berkurangnya tutupan awan membuat radiasi Matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan, sehingga memperkuat efek panas yang dirasakan masyarakat.

Kombinasi faktor astronomi dan meteorologi ini terjadi bersamaan dengan masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, yang dikenal sebagai periode puncak panas tahunan.

Gerak Semu Tahunan Matahari dan Prediksi Puncak Panas

BMKG menjelaskan fenomena ini berkaitan dengan Gerak Semu Tahunan Matahari, yaitu pergerakan Matahari dari belahan bumi selatan menuju belahan utara.

Peristiwa ini diprediksi akan mencapai puncak antara 21–23 Maret 2026, saat Matahari tepat berada di atas garis ekuator. Intensitas penyinaran Matahari akan meningkat, sehingga suhu udara diperkirakan semakin panas.

Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem

BMKG mengimbau masyarakat melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan selama cuaca panas ekstrem:

  • Perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Lindungi kulit dari paparan sinar UV langsung
  • Gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat
  • Batasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari jika tidak penting

Penerapan langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak panas ekstrem dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Memahami fenomena ini sebagai siklus tahunan yang wajar juga membantu masyarakat lebih siap menghadapi cuaca panas menyengat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG cuaca panas cuaca panas ekstrem Bandung fenomena astronomi panas musim kemarau 2026 suhu udara tinggi Indonesia tips menghadapi panas ekstrem
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.