Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB

Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan

Rabu, 14 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Bandung, Begini Prediksinya!

By SusanaKamis, 19 Maret 2026 16:23 WIB2 Mins Read
Ilustrasi suhu panas. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab cuaca panas ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir di Bandung dan sejumlah wilayah Indonesia. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @infobmkg, Rabu (18/3/2026).

BMKG menegaskan bahwa kondisi panas yang dirasakan masyarakat merupakan fenomena normal dan rutin setiap tahun, terutama pada periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Faktor Astronomi: Matahari Mendekati Ekuator

Secara ilmiah, salah satu faktor utama adalah posisi Matahari yang semakin dekat dengan garis ekuator. Fenomena ini meningkatkan intensitas radiasi Matahari yang diterima permukaan bumi.

“Jaraknya yang seolah ‘tegak lurus’ di atas kepala bikin suhu udara melonjak,” tulis BMKG dalam unggahannya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Saat Matahari tampak berada tepat di atas kepala, suhu udara meningkat signifikan, membuat cuaca terasa sangat panas, terutama di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Faktor Meteorologi: Berkurangnya Tutupan Awan

Selain faktor astronomi, BMKG juga menyebut fenomena meteorologi sebagai penyebab. Berkurangnya tutupan awan membuat radiasi Matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan, sehingga memperkuat efek panas yang dirasakan masyarakat.

Kombinasi faktor astronomi dan meteorologi ini terjadi bersamaan dengan masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, yang dikenal sebagai periode puncak panas tahunan.

Gerak Semu Tahunan Matahari dan Prediksi Puncak Panas

BMKG menjelaskan fenomena ini berkaitan dengan Gerak Semu Tahunan Matahari, yaitu pergerakan Matahari dari belahan bumi selatan menuju belahan utara.

Peristiwa ini diprediksi akan mencapai puncak antara 21–23 Maret 2026, saat Matahari tepat berada di atas garis ekuator. Intensitas penyinaran Matahari akan meningkat, sehingga suhu udara diperkirakan semakin panas.

Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem

BMKG mengimbau masyarakat melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan selama cuaca panas ekstrem:

  • Perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Lindungi kulit dari paparan sinar UV langsung
  • Gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat
  • Batasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari jika tidak penting

Penerapan langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak panas ekstrem dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Memahami fenomena ini sebagai siklus tahunan yang wajar juga membantu masyarakat lebih siap menghadapi cuaca panas menyengat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.