Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026 19:01 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita

Jumat, 20 Februari 2026 18:44 WIB
Ilustrasi berdoa

Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar

Jumat, 20 Februari 2026 18:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia
  • Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita
  • Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar
  • Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?
  • Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!
  • Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026 Lengkap dengan Waktu Salat
  • Benarkah Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nyatakan Sikap pada Demokrasi di Indonesia, Pendiri Peduli Seni Indonesia Dukung PPI Utrecht

By Putra JuangSenin, 12 Februari 2024 22:22 WIB2 Mins Read
Pendiri Peduli Seni Indonesia, Deby Subiyanti. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pendiri Peduli Seni Indonesia, Deby Subiyanti memberikan apresiasi terhadap Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Utrecht yang telah berani menyampaikan keprihatinannya atas kondisi demokrasi di Indonesia.

Deby mengaku, dirinya merasa terharu karena PPI Utrecht ini berani mengambil sikap sebagai generasi muda.

“Sejujurnya saya sangat terharu dengan keputusan para pelajar untuk mengambil sikap, dalam hal ini sudah waktunya ade-ade mengambil sikap komitmen sebagai generasi muda kami,” ucap Deby.

Karena sebelumnya, Deby merasa miris dengan banyaknya teman-teman yang berada di Diaspora Belanda memutuskan golput pada Pemilu 2024 ini.

Untuk itu, Deby pun mendorong para PPI Utrecht ini untuk tidak mundur dan tidak takut karena telah berani menyatakan sikap terhadap keprihatinannya.

“Tapi yang ingin saya tekankan, ade-ade jangan mundur, ini tahun pergerakan, kalian gak usah takut, ade-ade punya hak, bermimpilah waktu bangun, jangan bermimpi waktu tidur,” katanya.

Baca Juga:  Grace Natalie Angkat Suara Soal Menghampiri Moderator Saat Debat

Deby mengatakan, betapa besar harapannya pada PPI Utrecht yang telah bergerak dengan hati nurani untuk Indonesia.

“Saya mewakili diaspora yang tinggal di Belanda, benar-benar menaruh harapan buat kalian yang masih muda untuk memiliki mimpi dan kalian bergerak sesuai dengan intuisi dan hati nurani, Indonesia ada di tangan kalian,” tuturnya.

Deby menyebut, bahwa PPI Utrecht ini memiliki hak yang harus digunakan, untuk itu sebagai Diaspora yang tinggal di Belanda maka dirinya akan mendukung dan mendampingi PPI Utrecht.

Baca Juga:  Resmi, Berikut Nomor Urut Capres-Cawapres Pemilu 2024

“Saya disini membuat satu pernyataan bahwa kalian punya hak dan hak itu harus kalian pakai, jadi saya sebagai pendiri Yayasan Peduli Seni Indonesia siap mendukung apa pun yang kalian akan kerjakan selama kalian ada di Belanda, kami diaspora akan selalu mendampingi kalian yang sudah rela datang ke negeri ini untuk belajar, kemampuan kalian secara intelektual pakai,” bebernya.

Deby juga meminta PPI Utrecht untuk tidak berhenti berproses karena kesempatan tak akan terulang kembali.

Baca Juga:  Periode 14-27 Februari, Sudah 53 Petugas Pemilu di Jabar yang Meninggal Dunia

“Juga saya berpikir, janganlah berhenti untuk berproses, ade-ade kalian punya hak, pakai itu, itu yang pertama, yang kedua, kesempatan ini tak ada lagi atau tak ada pengulangan,” katanya.

Terakhir, Deby pun berharap dengung suara dari PPI Utrecht ini bisa terdengar sampai Indonesia, dan menjadi saksi sejarah pelajar Indonesia di Belanda.

“Dengan suara kalian itu menjadi dengung yang kuat di Indonesia sehingga setiap orang yang ada di Indonesia pasti akan mendengarkan dengung-dengungan ini, dan kalian menjadi saksi untuk mengukir sejarah pelajar Indonesia di Belanda, jadi Uttrech kalian luar biasa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Deby Subiyanti Demokrasi Peduli Seni Indonesia Pemilu 2024 PPI Utrecht
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.