bukamata.id – Berolahraga saat berpuasa di bulan Ramadan bisa menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas harian padat. Meski energi terbatas karena menahan lapar dan haus, tetap ada cara untuk menjaga tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah.
Olahraga ringan, seperti jalan kaki, peregangan, atau senam ringan, bisa menjadi pilihan ideal yang mudah dilakukan di rumah atau di sela-sela aktivitas. Berikut panduan waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa beserta manfaatnya:
1. Sore Menjelang Magrib
Bagi pekerja yang aktif sepanjang hari, sore menjelang berbuka adalah waktu yang sangat ideal untuk berolahraga. Tubuh sudah berada dalam kondisi lelah, sehingga olahraga ringan dapat membantu membakar kalori dan lemak.
Kegiatan ini juga memudahkan tubuh untuk segera pulih karena setelah berolahraga, kamu bisa langsung berbuka dan mengisi kembali energi.
2. Pagi Setelah Sahur
Melakukan olahraga ringan setelah sahur dapat terasa optimal karena tubuh masih memiliki energi dari makanan sahur. Waktu ini seperti mengisi bahan bakar untuk “kendaraan” tubuh sehingga tenaga masih cukup untuk beraktivitas.
Namun, perlu diingat, olahraga di pagi hari bisa membuatmu lebih cepat haus atau merasa lemas menjelang siang, karena energi sudah terpakai untuk olahraga.
3. Malam Setelah Tarawih
Beberapa orang memilih berolahraga malam setelah tarawih, terutama yang memiliki jadwal padat di siang hari. Setelah berbuka dan shalat tarawih, tubuh kembali terisi energi, sehingga memungkinkan melakukan latihan dengan intensitas lebih tinggi, termasuk latihan beban.
Kekurangannya, olahraga malam berpotensi mengganggu kualitas tidur bagi sebagian orang, jadi perlu diatur durasinya.
4. Pagi Menjelang Siang (09.00–11.00)
Jika pagi setelah sahur terasa terlalu padat atau tubuh masih lelah, olahraga ringan menjelang siang bisa menjadi alternatif. Energi tubuh umumnya masih stabil di jam ini, cocok untuk aktivitas ringan di rumah.
Jenis olahraga yang disarankan tetap yang ringan agar tidak cepat haus dan tubuh bisa tetap beristirahat setelahnya.
Tips Penting:
Ingat, tujuan utama Ramadan adalah beribadah. Olahraga hanya sebagai pendukung agar tubuh tetap sehat dan fit sehingga ibadah dapat dilakukan lebih optimal. Pilih jenis dan waktu olahraga sesuai kondisi tubuh dan rutinitas harian agar tetap aman dan menyenangkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










