bukamata.id – Klub sepak bola asal Prancis, Olympique Marseille, menunjukkan simpati atas tragedi yang menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob Polda Jaya dalam aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis malam (28/8/2025).
Kabar duka ini menyedot perhatian publik. Berdasarkan keterangan teman-temannya, Affan disebut tidak sedang ikut serta dalam aksi. Ia berada di lokasi karena tengah mengantarkan pesanan makanan ke kawasan Bendungan Hilir, sebelum akhirnya terjebak dalam kerumunan massa. Kepergiannya pun memicu gelombang protes lanjutan di berbagai daerah pada Jumat (29/8/2025).
Gestur Dukungan Marseille di Media Sosial
Melalui akun Instagram resminya, Marseille mengunggah foto gelandang Pierre-Emile Højbjerg yang berpose hormat sebagai bentuk solidaritas. Dukungan itu tidak hanya ditujukan kepada Affan, tetapi juga untuk dua korban lain: Gamma Rizkynata Oktafandy dan Moh Umar Amirudin.
“Gamma. Affan Kurniawan. Moh. Umar Amarudin. 🙏” tulis @olympiquedemarseille dalam unggahan tersebut, disertai lagu Jingga dari band Efek Rumah Kaca.
Deretan Korban Lain
Nama Moh Umar Amirudin turut mendapat sorotan. Ia adalah driver ojol yang menjadi korban pengeroyokan aparat saat kerusuhan yang sama. Umar mengalami cedera serius hingga patah tulang dada dan tangan.
Sementara itu, Gamma Rizkynata Oktafandy adalah seorang pelajar yang meninggal akibat tembakan polisi di Semarang pada 2024. Kasus Gamma sempat mengguncang publik.
Awalnya, aparat menyebut Gamma tewas karena terlibat tawuran antar-genk dan ditembak oleh Aipda Robig Zaenudin, anggota Satres Narkoba Polrestabes Semarang saat itu. Namun, pernyataan tersebut kemudian dikoreksi. Polisi menegaskan Gamma tidak terlibat tawuran. Robig akhirnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada Agustus 2025.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








