Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Bahaya Mengintai di Balik LK21 Cs: Alasan Mengapa Stop Nonton Film di Situs Ilegal Sekarang Juga!

Rabu, 1 April 2026 01:00 WIB
Ilustrasi isi BBM

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Selasa, 31 Maret 2026 21:00 WIB

Link Asli Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Sudah Beredar? Waspada Jebakan Ini

Selasa, 31 Maret 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bahaya Mengintai di Balik LK21 Cs: Alasan Mengapa Stop Nonton Film di Situs Ilegal Sekarang Juga!
  • Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
  • Link Asli Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Sudah Beredar? Waspada Jebakan Ini
  • Dulu Dihujat Kini Dipuja! Curhat Haru Beckham Putra Usai Berjuang Mati-matian untuk Timnas Indonesia
  • Fokus Juara! Marc Klok Bongkar Kesiapan Persib Jelang Laga Penting
  • Dedi Mulyadi Klaim 90 Persen Masalah Bandung Zoo Tuntas, Tinggal Cari Pengelola Baru
  • Wajib Coba! 4 Aktivitas Seru di Bandung Ini Bikin Akhir Pekan Gak Ngebosenin
  • Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 1 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Panas di Gedung Sate: Wagub Jabar Akui Ada Retak Hubungan dengan Sekda Herman

By Aga GustianaSenin, 30 Juni 2025 14:26 WIB3 Mins Read
Erwan Setiawan
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik internal di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian mencuat ke permukaan. Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, yang dinilai telah melampaui batas kewenangannya sebagai pejabat birokrasi.

Dalam keterangannya kepada awak media di Gedung Sate, Senin (30/6/2025), Erwan tak menutupi adanya keretakan komunikasi bahkan ketidakharmonisan kerja antara dirinya dengan Sekda.

“Sebenarnya perlu dipahami, namanya sekretaris daerah itu mengkoordinir sekretariat daerah. Seharusnya Pak Sekda selalu ada di kantor. Pak Gubernur di lapangan, saya ke lapangan. Terus di sini Pak Sekda tinggal mengkoordinasi dengan para dinas terkait. Fokus kepada program-program kerja kita, fokus kepada Jabar Istimewa,” tegas Erwan.

Kekecewaan Erwan Memuncak

Puncak kekesalan Erwan dipicu oleh sejumlah keputusan strategis yang dilakukan tanpa koordinasi. Salah satunya terkait pelantikan kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar yang berlangsung tanpa sepengetahuannya.

“Saya sangat kecewa, ini akumulasi dari kekecewaan saya. Beberapa kali ada pelantikan kepala dinas, jangankan dilibatkan, diberitahu saja saya tidak,” ujar Erwan.

Menurutnya, sebagai Wakil Gubernur, dirinya memiliki hak untuk menerima informasi dan dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan di tingkat birokrasi.

Baca Juga:  Sekda Herman Apresiasi Warga Sektor 6 DAS Citarum dalam Pengolahan Limbah 

“Seharusnya seorang Sekda itu memberitahu. Minimal ngasih tahu lah, ‘Pak hari ini akan ada pelantikan.’ Tapi saya tidak pernah diinformasikan,” katanya.

“Peran Saya Diambil Alih”

Erwan juga menilai bahwa Herman telah mengambil alih peran-peran yang semestinya menjadi tugas Gubernur atau dirinya sebagai Wakil Gubernur. Ia menyayangkan sikap Sekda yang kerap turun langsung ke lapangan tanpa dasar koordinasi yang jelas.

“Tapi ya Sekda itu jangan seperti itu loh. Jangan ambil alih kerjaan orang. Sementara kerjaan sendiri gak dikerjakan,” kata Erwan. “Silakan serang lagi saya sekarang, saya gak takut,” tambahnya, menanggapi respons netizen yang membelanya.

Bahkan, dalam sebuah agenda kelulusan siswa militer di Rindam, Erwan menganggap kehadiran Sekda tak sesuai kewenangan.

“Itu bukan tempatnya seorang Sekda. Sudah di luar batas,” tegasnya.

Pengakuan Terbuka: Ada Keretakan

Erwan tidak menutupi bahwa hubungannya dengan Herman memang memburuk. Ia mengaku jarang berinteraksi langsung meski ruang kerja mereka hanya dipisahkan satu lorong.

Baca Juga:  Kas Nyaris Nol, Pemprov Jabar Gagal Bayar Proyek Rp621 Miliar, Kontraktor Gigit Jari

“Memang ada keretakan. Kenyataan, saya di ruang, Sekda di ruang sana satu lantai, saya ngelewat, tidak ada,” ujarnya sambil menunjuk ke arah ruang kerja Herman.

Bahkan, klaim Herman soal komunikasi langsung dengannya dibantah mentah-mentah.

“Demi Allah tidak ada sampai saat ini. Tidak ada mau telepon atau ngajak ketemu langsung. Tidak,” tegas Erwan. Ia pun menyebut peran dirinya dalam karier Herman di masa lalu. “Waktu dia mau jadi Sekda Sumedang, dia memelas tengah malam ke rumah saya. Saya tiga kali lobi bupati untuk terima dia,” ungkapnya.

Respons Gubernur dan Klarifikasi Herman

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya angkat suara terkait konflik ini. Ia menyatakan penugasan dalam agenda-agenda penting dilakukan berdasarkan kebutuhan daerah dan kehormatan kepada tamu pusat.

“Kalau Menko datang, minimal harus didampingi Sekda. Itu bagian dari menghormati pemerintah pusat. Jadi bagi tugas,” kata Dedi saat menghadiri HUT Kota Cimahi ke-24, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Akan Perluas Kebijakan Friday Car Free di Kantor-kantor Pemerintahan

Ia pun membela Herman dan menyebut Sekda Jabar sebagai sosok eksekutor dan pemimpin lapangan.

“Sekda Jabar itu bukan hanya administratif. Dia berani, pasang badan, dan cerdas mengambil keputusan,” ucapnya.

Sementara itu, Herman sendiri menjelaskan ketidakhadirannya dalam rapat paripurna DPRD sebelumnya lantaran harus menjalankan tugas gubernur yang bersamaan waktunya.

“Patali jadwal Pak Gubernur sareng disposisi beliau, tiasa ditingal di update protokol,” jelasnya.

Konflik Terbuka di Tengah Sorotan Publik

Isu ini pertama kali mencuat dalam rapat paripurna DPRD Jabar, Kamis (19/6/2025), saat Erwan menyindir keras absennya Sekda dalam sidang-sidang penting.

“Selama saya paripurna mewakili Pak Gubernur, belum pernah saudara Sekda hadir. Sekarang pun di kantor nggak pernah ada,” ujar Erwan, disambut tepuk tangan anggota dewan.

Kini publik menanti langkah konkret dari Gubernur Dedi Mulyadi untuk menjembatani konflik terbuka antara dua tokoh penting di Pemprov Jabar itu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwan Setiawan Herman Suryatman Konflik Birokrasi Pemprov Jabar Sekda Jawa Barat Wakil Gubernur Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Bandung Zoo

Dedi Mulyadi Klaim 90 Persen Masalah Bandung Zoo Tuntas, Tinggal Cari Pengelola Baru

Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026

Ribuan pengemudi ojol melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, 20 Mei 2025.

Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.