bukamata.id – Langit Indonesia diprediksi akan menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) dijadwalkan menyambangi seluruh pelosok tanah air sesaat setelah waktu Maghrib.
Momen langka ini tidak hanya menjadi daya tarik astronomi, tetapi juga menjadi seruan ibadah bagi umat Muslim. Berdasarkan tuntunan fiqih, masyarakat dianjurkan untuk mendirikan shalat sunnah gerhana bulan atau yang dikenal dengan sebutan Shalat Khusuf.
Waktu Penting: Kapan Puncak Gerhana Terjadi?
Berdasarkan data dari Lembaga Falakiyah (LF) PBNU, fase gerhana ini akan berlangsung dalam beberapa tahapan waktu (WIB). Berikut jadwal lengkapnya agar Anda tidak ketinggalan momen:
- Awal Gerhana (Sebagian): 16:50:01 WIB
- Mulai Gerhana Total: 18:04:28 WIB
- Puncak Gerhana: 18:33:37 WIB (Momen paling gelap/merah)
- Berakhirnya Fase Total: 19:02:24 WIB
- Gerhana Selesai (Sebagian): 20:17:13 WIB
Tata Cara Shalat Gerhana Bulan: Beda dengan Shalat Biasa
Shalat Khusuf memiliki keunikan tersendiri karena dalam satu rakaat terdapat dua kali berdiri (membaca Al-Fatihah) dan dua kali ruku’. Mengacu pada penjelasan Ustadz Alhafiz Kurniawan dalam literatur Nihayatuz Zain, ibadah ini sangat dianjurkan dilakukan secara berjamaah dengan suara yang lantang (jahar).
Niat Shalat Gerhana Bulan
Bagi Anda yang akan mengikutinya, berikut adalah bacaan niatnya:
Ushallî sunnatal khusûfi rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”
Panduan Langkah-demi-Langkah (Rakaat Pertama)
Agar ibadah makin sempurna, simak urutan pelaksanaannya berikut ini:
- Takbiratul Ihram sembari memantapkan niat di dalam hati.
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek/panjang (disarankan Al-Baqarah) secara lantang.
- Ruku’ Pertama: Disarankan berdurasi lama (setara membaca 100 ayat Al-Baqarah).
- Bangkit (I’tidal Pertama): Namun, bukan membaca doa i’tidal, melainkan kembali membaca Al-Fatihah dan surat lain (disarankan Ali Imran).
- Ruku’ Kedua: Durasi sedikit lebih pendek dari ruku’ pertama.
- I’tidal Kedua: Baru membaca doa i’tidal seperti biasa.
- Sujud: Lakukan dua kali sujud dengan durasi yang lama.
Ulangi langkah di atas pada rakaat kedua. Perbedaannya terletak pada anjuran pembacaan surat setelah Al-Fatihah, yakni surat An-Nisa pada berdiri pertama dan Al-Maidah pada berdiri kedua.
Khutbah dan Amalan Sunnah Lainnya
Setelah salam, sangat dianjurkan bagi imam atau khatib untuk menyampaikan khutbah singkat. Pesan utama dalam khutbah gerhana biasanya berisi ajakan untuk:
- Meningkatkan istighfar dan taubat.
- Memperbanyak sedekah kepada yang membutuhkan.
- Meningkatkan ketakwaan serta kepedulian sosial terhadap kelompok marjinal.
Peristiwa gerhana adalah pengingat akan kebesaran Sang Pencipta. Pastikan Anda berada di area dengan pandangan langit yang jelas pada Selasa petang nanti untuk menyaksikan sekaligus mengagungkan kebesaran-Nya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








