Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet

Kamis, 25 Juni 2026 05:00 WIB

Son Heung-min Siap Menggila! Korea Selatan Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Terancam Pulang

Kamis, 25 Juni 2026 04:00 WIB

Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?

Kamis, 25 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet
  • Son Heung-min Siap Menggila! Korea Selatan Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Terancam Pulang
  • Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?
  • Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 25 Juni 2026 Melalui Fitur DANA Kaget
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Hari Ini 25 Juni 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Kamis 25 Juni: Temani Waktu Subuh hingga Pagi, Ada Brasil dan Korsel!
  • Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ Heboh di Media Sosial, Warganet Buru Link Telegram
  • DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngakunya Biar Adaptasi! Viral Video Senioritas PMI di Jepang Bikin Netizen Geram

By SusanaSelasa, 3 Maret 2026 13:45 WIB3 Mins Read
Viral video senioritas PMI di Jepang, pekerja baru dipaksa makan natto. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral video senioritas PMI di Jepang memicu gelombang kecaman publik setelah rekaman orientasi pekerja migran Indonesia (PMI) tersebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah PMI yang baru tiba di Jepang terlihat tak menggunakan baju dan diminta memakan natto di bawah tekanan para senior.

Peristiwa ini kembali membuka diskusi soal praktik senioritas di kalangan pekerja migran serta pentingnya perlindungan dan pembinaan yang lebih manusiawi bagi PMI di luar negeri.

Kronologi Video Senioritas PMI yang Viral

Rekaman tersebut awalnya diunggah melalui akun TikTok @opanbobolidos dan dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial. Dalam video, para pekerja migran yang disebut sebagai “junior” duduk berbaris tanpa mengenakan baju, hanya memakai celana hitam, dengan kepala plontos.

Mereka diminta memakan natto, makanan fermentasi khas Jepang berbahan dasar kedelai yang memiliki aroma dan tekstur kuat, sambil terdengar teriakan seperti, “telen!”, “habiskan!”, dan “makan habisin!” dari para senior yang berdiri mengawasi di sekitar mereka.

Suasana yang tampak tegang membuat publik mempertanyakan apakah praktik tersebut merupakan bentuk pembiasaan budaya kerja atau justru senioritas yang berlebihan.

Klarifikasi Senior: Disebut Sebagai Proses Adaptasi

Seorang pria yang mengaku sebagai pengunggah video sekaligus salah satu senior memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Ia menegaskan tidak ada niat untuk membully atau menyakiti para junior.

Menurutnya, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai proses adaptasi terhadap makanan yang biasa dikonsumsi saat bekerja, terutama bagi PMI yang ditempatkan di kapal Jepang.

“Tujuan kami agar adik-adik yang baru datang bisa membiasakan diri dengan makanan di kapal Jepang seperti natto, sashimi, dan telur mentah,” ujarnya dalam video klarifikasi yang beredar pada Senin (2/3/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menyatakan para senior telah meminta maaf kepada para junior yang terlibat.

Gelombang Kecaman Warganet

Meski telah ada klarifikasi, mayoritas warganet tetap mengecam praktik tersebut. Komentar bernada keras membanjiri media sosial, salah satunya di kolom komentar Instagram @nowdots pada Selasa (3/3/2026).

Beberapa komentar yang mencerminkan kemarahan publik antara lain:

“Sama-sama numpang tempat udah berasa owner Jepang aja,” tulis akun @ari***
“Minggir semuanya, biar gua sendiri yg ngeludahinn,” tulis akun @din***
“Kok songong gitu? Sama2 ngais rezeki di sana aja kok kemaki tho mas?” tulis akun @yen***
“Hamanya sampe ke Sono wkwkwk,” tulis akun @kop***

Komentar-komentar tersebut menunjukkan keresahan publik terhadap praktik senioritas yang dinilai merendahkan martabat sesama pekerja migran.

Belum Ada Pernyataan Resmi KBRI Tokyo

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari KBRI Tokyo terkait video viral tersebut.

Sejumlah pemerhati pekerja migran mendorong adanya pengawasan lebih ketat terhadap proses orientasi PMI di luar negeri.

Mereka menilai adaptasi budaya dan lingkungan kerja memang penting, namun harus dilakukan tanpa tekanan fisik maupun psikologis.

Sorotan terhadap Praktik Senioritas PMI di Luar Negeri

Kasus ini menyoroti kembali pentingnya pembinaan berbasis empati dan solidaritas antarsesama PMI. Adaptasi terhadap budaya kerja Jepang, termasuk makanan khas seperti natto, seharusnya dilakukan melalui pendekatan edukatif, bukan tekanan yang berpotensi mempermalukan.

Di tengah perjuangan mencari nafkah di negeri orang, solidaritas dan perlindungan antarsesama pekerja migran menjadi kunci agar praktik senioritas tidak berubah menjadi tindakan yang melukai martabat.

Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa pengawasan dan pendampingan terhadap PMI tidak hanya soal kontrak kerja, tetapi juga soal lingkungan sosial yang sehat dan manusiawi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus PMI terbaru 2026 klarifikasi video PMI viral orientasi pekerja migran Indonesia pekerja migran Indonesia di Jepang PMI dipaksa makan natto senioritas pekerja migran video senioritas PMI viral PMI di Jepang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?

Pedagang Keluhkan Pembongkaran Lapak di Bandung, Minta Pemerintah Beri Solusi Relokasi

Isu Sekolah Swasta Tahan Ijazah Memanas, Dedi Mulyadi Berang dan Tantang Audit: Sebutin Sekolahnya!

Polisi yang Tangkap Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Khawatir Hadiah Rp250 Juta Langgar Aturan Aparat

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Minta Pengawasan Lingkungan dan Keluarga Diperketat

Ogah Ambil Uang Sayembara KDM, Mantan Bos Taufik Hidayat Minta Rp250 Juta Dialihkan untuk YTR

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.