Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two

Minggu, 23 Agustus 2026 10:32 WIB

Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis

Minggu, 23 Agustus 2026 10:02 WIB

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Minggu, 23 Agustus 2026 09:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
  • Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!
  • Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngakunya Biar Adaptasi! Viral Video Senioritas PMI di Jepang Bikin Netizen Geram

By SusanaSelasa, 3 Maret 2026 13:45 WIB3 Mins Read
Viral video senioritas PMI di Jepang, pekerja baru dipaksa makan natto. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral video senioritas PMI di Jepang memicu gelombang kecaman publik setelah rekaman orientasi pekerja migran Indonesia (PMI) tersebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah PMI yang baru tiba di Jepang terlihat tak menggunakan baju dan diminta memakan natto di bawah tekanan para senior.

Peristiwa ini kembali membuka diskusi soal praktik senioritas di kalangan pekerja migran serta pentingnya perlindungan dan pembinaan yang lebih manusiawi bagi PMI di luar negeri.

Kronologi Video Senioritas PMI yang Viral

Rekaman tersebut awalnya diunggah melalui akun TikTok @opanbobolidos dan dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial. Dalam video, para pekerja migran yang disebut sebagai “junior” duduk berbaris tanpa mengenakan baju, hanya memakai celana hitam, dengan kepala plontos.

Mereka diminta memakan natto, makanan fermentasi khas Jepang berbahan dasar kedelai yang memiliki aroma dan tekstur kuat, sambil terdengar teriakan seperti, “telen!”, “habiskan!”, dan “makan habisin!” dari para senior yang berdiri mengawasi di sekitar mereka.

Suasana yang tampak tegang membuat publik mempertanyakan apakah praktik tersebut merupakan bentuk pembiasaan budaya kerja atau justru senioritas yang berlebihan.

Klarifikasi Senior: Disebut Sebagai Proses Adaptasi

Seorang pria yang mengaku sebagai pengunggah video sekaligus salah satu senior memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Ia menegaskan tidak ada niat untuk membully atau menyakiti para junior.

Menurutnya, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai proses adaptasi terhadap makanan yang biasa dikonsumsi saat bekerja, terutama bagi PMI yang ditempatkan di kapal Jepang.

“Tujuan kami agar adik-adik yang baru datang bisa membiasakan diri dengan makanan di kapal Jepang seperti natto, sashimi, dan telur mentah,” ujarnya dalam video klarifikasi yang beredar pada Senin (2/3/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menyatakan para senior telah meminta maaf kepada para junior yang terlibat.

Gelombang Kecaman Warganet

Meski telah ada klarifikasi, mayoritas warganet tetap mengecam praktik tersebut. Komentar bernada keras membanjiri media sosial, salah satunya di kolom komentar Instagram @nowdots pada Selasa (3/3/2026).

Beberapa komentar yang mencerminkan kemarahan publik antara lain:

“Sama-sama numpang tempat udah berasa owner Jepang aja,” tulis akun @ari***
“Minggir semuanya, biar gua sendiri yg ngeludahinn,” tulis akun @din***
“Kok songong gitu? Sama2 ngais rezeki di sana aja kok kemaki tho mas?” tulis akun @yen***
“Hamanya sampe ke Sono wkwkwk,” tulis akun @kop***

Komentar-komentar tersebut menunjukkan keresahan publik terhadap praktik senioritas yang dinilai merendahkan martabat sesama pekerja migran.

Belum Ada Pernyataan Resmi KBRI Tokyo

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari KBRI Tokyo terkait video viral tersebut.

Sejumlah pemerhati pekerja migran mendorong adanya pengawasan lebih ketat terhadap proses orientasi PMI di luar negeri.

Mereka menilai adaptasi budaya dan lingkungan kerja memang penting, namun harus dilakukan tanpa tekanan fisik maupun psikologis.

Sorotan terhadap Praktik Senioritas PMI di Luar Negeri

Kasus ini menyoroti kembali pentingnya pembinaan berbasis empati dan solidaritas antarsesama PMI. Adaptasi terhadap budaya kerja Jepang, termasuk makanan khas seperti natto, seharusnya dilakukan melalui pendekatan edukatif, bukan tekanan yang berpotensi mempermalukan.

Di tengah perjuangan mencari nafkah di negeri orang, solidaritas dan perlindungan antarsesama pekerja migran menjadi kunci agar praktik senioritas tidak berubah menjadi tindakan yang melukai martabat.

Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa pengawasan dan pendampingan terhadap PMI tidak hanya soal kontrak kerja, tetapi juga soal lingkungan sosial yang sehat dan manusiawi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.