Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?

Rabu, 12 Agustus 2026 12:39 WIB

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 12:21 WIB
zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!

Rabu, 12 Agustus 2026 12:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?
  • Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram
  • Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
  • VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?
  • Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Minta Pengawasan Lingkungan dan Keluarga Diperketat

By Mulki AlbarRabu, 24 Juni 2026 18:44 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: bukmata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang perempuan di Bandung. Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, mulai dari keluarga, pemilik rumah kos, hingga lingkungan sekitar agar lebih peduli terhadap keberadaan warga di sekitarnya.

Dalam keterangannya kepada awak media di Garut, Rabu (24/6/2026), Dedi mengapresiasi langkah cepat jajaran Polda Jawa Barat yang berhasil menangkap Taufik Hidayat hanya dalam waktu singkat setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik.

“Terima kasih ya, bahwa cepat sekali Taufik Hidayat bisa ditangkap,” ujar Dedi.

Selain mengapresiasi aparat kepolisian, Dedi juga mengusulkan agar pengawasan terhadap penghuni rumah kos diperketat. Menurutnya, pemilik kos sebaiknya tidak hanya menyimpan fotokopi KTP penyewa, tetapi juga mendokumentasikan foto wajah dan melaporkan data penghuni kepada ketua RT setempat.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan setiap pendatang yang tinggal di lingkungan masyarakat dapat terdata dengan baik. Dengan teknologi yang ada saat ini, pelaporan pun bisa dilakukan secara mudah melalui telepon genggam tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan setempat.

“Jangan sampai orang bermukim di sebuah tempat, kemudian tidak diketahui identitas dan keberadaannya,” katanya.

Dedi juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak-anak mereka. Menurutnya, orang tua perlu mengetahui aktivitas dan keberadaan anak, terutama ketika berada di luar daerah atau tinggal jauh dari rumah dalam waktu yang lama.

Ia menilai kasus yang menimpa korban menunjukkan pentingnya komunikasi dan pengawasan keluarga agar kondisi berbahaya dapat diketahui lebih cepat.

Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Dedi berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Ia menilai penderitaan yang dialami korban sangat berat sehingga penegakan hukum harus dilakukan secara maksimal.

“Harus hukuman yang paling berat dari pasal yang ada,” tegasnya.

Menurut Dedi, keputusan akhir tetap berada di tangan aparat penegak hukum dan pengadilan. Namun, ia berharap vonis yang dijatuhkan nantinya mampu memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus menjadi efek jera bagi pelaku tindak kekerasan serupa.

Kasus Taufik Hidayat sendiri menjadi perhatian luas masyarakat setelah terungkap dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban yang menyebabkan luka berat. Pelaku telah diamankan oleh Polda Jawa Barat dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta dalam perkara tersebut.

Dedi berharap peristiwa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat, sehingga tanda-tanda kekerasan atau tindakan mencurigakan dapat lebih cepat terdeteksi dan ditangani sebelum menimbulkan korban yang lebih besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kasus penyekapan Bandung Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.