Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri

Senin, 5 Oktober 2026 16:28 WIB

13 Kios PKL di Jalan Cihapit Dibongkar Mandiri, Pedagang Tetap Boleh Berjualan

Senin, 5 Oktober 2026 16:26 WIB

Bikin Salah Fokus! Gede Aiswarya Disebut Mirip Anjasmara Muda hingga Pratama Arhan

Senin, 5 Oktober 2026 16:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • 13 Kios PKL di Jalan Cihapit Dibongkar Mandiri, Pedagang Tetap Boleh Berjualan
  • Bikin Salah Fokus! Gede Aiswarya Disebut Mirip Anjasmara Muda hingga Pratama Arhan
  • Dandanan Sel Mewah Pakai Dana Napi, Irjen Kemen Imipas Ungkap Peran Indra Kenz di Lapas Cibinong
  • Bejat! Tiga Pelajar SMA di Cianjur Dijual Jadi PSK Online
  • Lepas dari Masalah Parkir Sempit, Samsat Pajajaran Resmi Pindah ke Pusdai Jabar
  • Siaga Musim Hujan, Wali Kota Bandung Kerahkan Seluruh Wilayah Bersihkan Drainase
  • Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai, Pemkot Bandung Pastikan Legalitas Lahan Aman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Panduan Lengkap Shalat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Niat, Tata Cara, dan Jadwal Puncaknya

By Aga GustianaSelasa, 3 Maret 2026 13:54 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Shalat Gerhana. (Humas Kota Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langit Indonesia diprediksi akan menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) dijadwalkan menyambangi seluruh pelosok tanah air sesaat setelah waktu Maghrib.

Momen langka ini tidak hanya menjadi daya tarik astronomi, tetapi juga menjadi seruan ibadah bagi umat Muslim. Berdasarkan tuntunan fiqih, masyarakat dianjurkan untuk mendirikan shalat sunnah gerhana bulan atau yang dikenal dengan sebutan Shalat Khusuf.

Waktu Penting: Kapan Puncak Gerhana Terjadi?

Berdasarkan data dari Lembaga Falakiyah (LF) PBNU, fase gerhana ini akan berlangsung dalam beberapa tahapan waktu (WIB). Berikut jadwal lengkapnya agar Anda tidak ketinggalan momen:

  • Awal Gerhana (Sebagian): 16:50:01 WIB
  • Mulai Gerhana Total: 18:04:28 WIB
  • Puncak Gerhana: 18:33:37 WIB (Momen paling gelap/merah)
  • Berakhirnya Fase Total: 19:02:24 WIB
  • Gerhana Selesai (Sebagian): 20:17:13 WIB

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan: Beda dengan Shalat Biasa

Shalat Khusuf memiliki keunikan tersendiri karena dalam satu rakaat terdapat dua kali berdiri (membaca Al-Fatihah) dan dua kali ruku’. Mengacu pada penjelasan Ustadz Alhafiz Kurniawan dalam literatur Nihayatuz Zain, ibadah ini sangat dianjurkan dilakukan secara berjamaah dengan suara yang lantang (jahar).

Niat Shalat Gerhana Bulan

Bagi Anda yang akan mengikutinya, berikut adalah bacaan niatnya:

Ushallî sunnatal khusûfi rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”

Panduan Langkah-demi-Langkah (Rakaat Pertama)

Agar ibadah makin sempurna, simak urutan pelaksanaannya berikut ini:

  1. Takbiratul Ihram sembari memantapkan niat di dalam hati.
  2. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek/panjang (disarankan Al-Baqarah) secara lantang.
  3. Ruku’ Pertama: Disarankan berdurasi lama (setara membaca 100 ayat Al-Baqarah).
  4. Bangkit (I’tidal Pertama): Namun, bukan membaca doa i’tidal, melainkan kembali membaca Al-Fatihah dan surat lain (disarankan Ali Imran).
  5. Ruku’ Kedua: Durasi sedikit lebih pendek dari ruku’ pertama.
  6. I’tidal Kedua: Baru membaca doa i’tidal seperti biasa.
  7. Sujud: Lakukan dua kali sujud dengan durasi yang lama.

Ulangi langkah di atas pada rakaat kedua. Perbedaannya terletak pada anjuran pembacaan surat setelah Al-Fatihah, yakni surat An-Nisa pada berdiri pertama dan Al-Maidah pada berdiri kedua.

Khutbah dan Amalan Sunnah Lainnya

Setelah salam, sangat dianjurkan bagi imam atau khatib untuk menyampaikan khutbah singkat. Pesan utama dalam khutbah gerhana biasanya berisi ajakan untuk:

  • Meningkatkan istighfar dan taubat.
  • Memperbanyak sedekah kepada yang membutuhkan.
  • Meningkatkan ketakwaan serta kepedulian sosial terhadap kelompok marjinal.

Peristiwa gerhana adalah pengingat akan kebesaran Sang Pencipta. Pastikan Anda berada di area dengan pandangan langit yang jelas pada Selasa petang nanti untuk menyaksikan sekaligus mengagungkan kebesaran-Nya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris

Jangan Cuma Jalan-jalan, Ini 5 Kuliner Khas Indramayu yang Wajib Dicicipi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.