Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Sabtu, 22 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

Sabtu, 22 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Partisipasi Pemilih Turun di Pilkada 2024 Kota Bekasi, DPRD Segera Evaluasi!

By SusanaSenin, 9 Desember 2024 16:40 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Dariyanto. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Angka partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Bekasi mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan tersebut.

Menurut Dariyanto, salah satu alasan utama adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang program kerja para Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil.

“Masyarakat belum mengetahui secara detail tentang program-program dari masing-masing paslon, hal ini membuat mereka enggan datang ke TPS,” ujar Dariyanto.

Faktor lainnya, lanjut Dariyanto, adalah jarak TPS yang cukup jauh dari kediaman warga. Sistem penempatan TPS saat Pilkada ini mengalami perubahan dibandingkan dengan Pemilu dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Gelar Sosialisasi Penguatan Netralitas ASN pada Pilkada 2024

“Jika saat Pemilu satu RT memiliki satu atau dua TPS, saat ini TPS mulai digabung seperti dua RT menjadi satu TPS. Ini juga mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih,” jelasnya.

Untuk memastikan penyebab penurunan partisipasi, DPRD Kota Bekasi akan melakukan evaluasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Kami sudah membahas hal ini secara internal, dan kami akan melakukan evaluasi bersama KPU dan Bawaslu setelah proses rekapitulasi suara selesai,” ujar Dariyanto.

Baca Juga:  KPU Jabar Ajak Masyarakat Jadi Pemilih Rasional

Dia juga berharap anggaran sebesar Rp 90,8 miliar yang telah dialokasikan untuk penyelenggaraan Pilkada oleh KPU tidak menghasilkan hasil yang mengecewakan.

“Kami berharap anggaran besar ini dapat menghasilkan partisipasi yang maksimal dan sesuai harapan,” tambahnya.

Sementara itu, Afif Fauzi, Komisioner KPU Kota Bekasi bidang Sosialisasi, menyatakan penurunan partisipasi pemilih valid dibandingkan saat Pemilu 2024.

“Angka partisipasi bisa menurun, kami masih akan menganalisis lebih dalam, tetapi ini jadi catatan penting bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Kilas Balik Pertarungan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2018

Afif mencatat bahwa saat Pemilu 2024, partisipasi pemilih mencapai sekitar 80 persen. Namun, saat Pilkada 2024, angkanya menurun menjadi sekitar 20-30 persen.

“Biasanya, dari 150 pemilih, hanya setengahnya yang datang ke TPS. Ini menjadi perhatian serius untuk KPU Kota Bekasi,” tambah Afif.

KPU Kota Bekasi juga berencana memperbaiki program sosialisasi agar dapat menjangkau semua segmen masyarakat lebih efektif.

“Kami akan merancang program-program baru untuk meningkatkan partisipasi pemilih, karena kami menyadari ada banyak aspek yang perlu ditingkatkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dariyanto DPRD Kota Bekasi Kota Bekasi partisipasi pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.