bukamata.id – Bursa saham domestik dihantam badai besar pada perdagangan Rabu siang (4/3/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau terjun bebas hingga 4,32%, terlempar ke posisi 7.596,57. Kejatuhan drastis ini melenyapkan kapitalisasi pasar dalam sekejap, menyisakan nilai Rp 13.545 triliun.
Kepanikan pasar terlihat jelas dari statistik perdagangan: sebanyak 748 saham rontok, sementara hanya segelintir (68 saham) yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi biang keladi utama yang menyeret indeks ke zona merah dalam.
Sentimen Negatif Fitch Ratings Jadi Pemicu
Bukan tanpa alasan investor memilih “buang barang”. Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, baru saja mengubah proyeksi (outlook) kredit Indonesia dari Stabil menjadi Negatif.
Meski peringkat utang masih tertahan di level BBB (Investment Grade), Fitch menyoroti dua poin krusial yang bikin pasar ketar-ketir:
- Ketidakpastian kebijakan ekonomi yang meningkat.
- Keraguan terhadap kredibilitas bauran kebijakan pemerintah di masa depan.
Daftar Saham Penekan Indeks (Top Laggards)
Beberapa raksasa bursa tercatat menjadi beban terberat bagi pergerakan IHSG sesi I hari ini:
| Emiten | Kontribusi Penurunan |
| Telkom (TLKM) | -28,4 indeks poin |
| Amman Mineral (AMMN) | -21,24 indeks poin |
| Bumi Resources Minerals (BRMS) | -19,42 indeks poin |
| Bank BCA (BBCA) | -11,84 indeks poin |
Timur Tengah Memanas: Perang Iran-Israel Picu Lonjakan Harga Minyak
Kondisi ekonomi domestik semakin terjepit oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia kembali meroket setelah Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke infrastruktur militer Iran pada Rabu dini hari.
Per pukul 10.00 WIB, harga minyak Brent sudah bertengger di level US$82,03 per barel. Jika menilik data sepekan lalu, kenaikan ini sangat signifikan mengingat pada akhir Februari harga masih berada di kisaran US$70.
Diplomasi “Tangan Besi” Donald Trump
Ketegangan global semakin rumit menyusul pernyataan keras Presiden AS, Donald Trump. Ia mengancam akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol karena menolak akses pangkalan militer untuk misi penyerangan ke Iran.
Trump juga menyentil Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dengan menyebutnya tidak seberani Winston Churchill. “Saya mungkin yang memaksa Israel untuk bertindak lebih dulu sebelum Iran menyerang kami,” klaim Trump terkait keterlibatan AS dalam konflik ini.
Dampak Kemanusiaan dan Mobilisasi Militer Eropa
Konflik ini telah menelan korban jiwa yang mengerikan. Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan setidaknya 787 orang tewas, termasuk tragedi serangan sekolah di Minab. Di sisi lain, 11 warga Israel tewas akibat hujan rudal balistik.
Menanggapi situasi yang kian tak terkendali, Prancis mulai menggerakkan kekuatan militernya. Presiden Emmanuel Macron telah memerintahkan kapal induk nuklir Charles de Gaulle meluncur ke Laut Mediterania guna memproteksi aset-aset sekutu dari ancaman perluasan perang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











