Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Warmindo di Bandung yang Cocok untuk Kulineran Malam, Pilihan Indomie dengan Banyak Topping

Senin, 28 September 2026 17:43 WIB

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Senin, 28 September 2026 17:28 WIB

Kapan Debut Bersama Persib Bandung? Ini Pengakuan Jujur Sandy Walsh Usai Pulih dari Cedera

Senin, 28 September 2026 17:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Warmindo di Bandung yang Cocok untuk Kulineran Malam, Pilihan Indomie dengan Banyak Topping
  • Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit
  • Kapan Debut Bersama Persib Bandung? Ini Pengakuan Jujur Sandy Walsh Usai Pulih dari Cedera
  • Marc Klok Bawa Mental Juara Persib ke Shopee Cup: Datang untuk Menang!
  • Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis
  • Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya
  • Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Tak Gentar dengan Ancaman Trump Jadikan Gaza Neraka

By Aga GustianaRabu, 12 Februari 2025 09:17 WIB2 Mins Read
Masyarakat Palestina berada di lokasi serangan Israel di Jalur Gaza. (Foto: Anadolu Agency)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Gaza, Palestina tak gentar dengan ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang akan menjadikan Gaza seperti neraka.

Ancaman itu Trump sampaikan setelah Hamas pada Senin lalu mengumumkan penundaan pembebasan sandera Israel. Hamas menganggap Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Trump mengancam jika Gaza akan kacau jika Hamas tak membebaskan semua sandera Israel pada Sabtu mendatang.

Warga Rafah, Jomaa Abu Kosh menegaskan jika mereka tidak takut dengan ancaman Trump. Pasalnya, warga Gaza sudah merasakan neraka sebelum ancaman itu disampaikan.

“Neraka yang lebih buruk dari yang sudah pernah kami alami? Neraka yang lebih buruk dari pembunuhan? Kehancuran, semua praktik dan kejahatan manusia yang terjadi di Jalur Gaza belum pernah terjadi di tempat lain di dunia,” kata Abu Kosh, dikutip dari Al Jazeera.

Baca Juga:  Rudal Israel Hantam Kantor Stasiun TV Pemerintah Iran, Siaran Langsung Terputus

Sementara pernyataan Trump menyebutkan jika ia tak yakin Hamas akan membebaskan sandera Israel sesuai batas waktu yang ditetapkan.

“Saya punya tenggat waktu hari Sabtu, dan saya rasa mereka (Hamas) tidak akan menetapkan tenggat waktu. Secara pribadi, saya rasa mereka (Hamas) ingin bersikap keras, tapi kita lihat saja seberapa keras mereka,” kata Trump, dalam konferensi pers bersama Raja Yordania Abdullah II di Gedung Putih.

Sebelumnya ia mengatakan akan menjadikan Gaza seperti neraka jika Hamas tidak membebaskan sandera pada waktu yang telah ditetapkan. Pernyataan itu Trump sampaikan atas nama pribadi, tak membawa-bawa Israel.

Baca Juga:  Persis Harap Kunjungan Paus Fransiskus Jadi Momentum Serukan Kemerdekaan Palestina

“Sabtu pukul 12 (siang), kami ingin mereka semua (sandera) kembali. Saya berbicara atas nama pribadi, Israel boleh mengesampingkannya. Tapi atas nama saya pribadi, Sabtu pukul 12, dan jika mereka tidak kembali, mereka tidak ada di sini, semua kekacauan akan terjadi,” kata Trump.

Sementara itu dalam pernyataan terbarunya, Hamas menyebut jika komentar Trump sebagai seruan untuk pembersihan etnis di Gaza.

Mereka menolak seruan Trump yang akan mengambil alih Jalur Gaza serta memindahkan penduduknya ke Yordania dan Mesir.

“Pernyataan Trump bersifat rasis dan merupakan seruan untuk pembersihan etnis dengan tujuan melikuidasi perjuangan Palestina dan mengingkari hak-hak nasional abadi rakyat kami,” bunyi pernyataan Hamas di Telegram.

Baca Juga:  Persis Harap Prabowo Subianto Tetap Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Kelompok yang berkuasa di Gaza itu menegaskan komitmen pada perjanjian gencatan senjata seraya menuduh Israel gagal mematuhi kesepakatan tersebut.

“Kami tegaskan, penjajah adalah pihak yang tidak mematuhi komitmennya dan oleh karena itu, bertanggung jawab atas segala komplikasi atau penundaan,” demikian isi pernyataan.

Hamas menyebut Israel gagal mengirim bantuan ke Gaza sebagaimana telah disetujui dalam kesepakatan gencatan senjata. Bukan hanya itu, pasukan Israel terus membunuh warga Gaza. Selama 23 hari berjalannya gencatan senjata, Israel telah membunuh 92 warga Gaza dan melukai 100 lebih.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Donald Trump Gaza Israel Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis

PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.