Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Marselino Ferdinan

Bursa Transfer Super League Ditutup: Persija Sukses Amankan Marselino Ferdinan, Persib Pilih Senyap

Kamis, 24 September 2026 13:48 WIB

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Kamis, 24 September 2026 13:20 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

Kamis, 24 September 2026 13:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bursa Transfer Super League Ditutup: Persija Sukses Amankan Marselino Ferdinan, Persib Pilih Senyap
  • Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek
  • Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga
  • 84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban
  • Siap-siap! Pemerintah Bakal Bagikan Rekening Bank Gratis dan Saldo Awal untuk Warga 17 Tahun ke Atas
  • 2 Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20 Indonesia, Disiapkan ke Piala Asia 2027
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
  • Bukan Sop Biasa! Ini Alasan Sop Burtok Jadi Kuliner yang Banyak Dicari di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pelaku Ditangkap, Motif Sakit Hati Jadi Alasan Pembunuhan di Tanjakan Benyeng

By Aga GustianaSabtu, 20 September 2025 20:04 WIB3 Mins Read
mayat bandung
Penemuan mayat seorang pria di semak-semak Tanjakan Benyeng Bandung. (Foto: Agi MPI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – FI, yang biasa dipanggil Toing, menghabisi nyawa rekannya, BS, akibat rasa sakit hati. BS ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan, bersimbah darah di pinggir jalan Tanjakan Benyeng, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Jumat malam (19/9).

Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki Rukmansyah, menyatakan bahwa pelaku marah karena korban sering membawa burung dan ayam milik orang lain untuk dititipkan di rumahnya. Selain itu, korban juga kerap kali mengambil ayam dan burung milik pelaku sendiri.

“Motifnya sakit hati. Korban sering membawa burung dan ayam orang lain, lalu dititipkan di rumah pelaku. Bahkan, korban juga sering mengambil ayam dan burung milik pelaku sendiri,” terang Hendri pada Sabtu (20/9/2025).

Menurut Hendri, pembunuhan terjadi setelah pelaku menjemput korban dengan alasan ingin membeli ayam. Tak lama setelahnya, istri korban menerima kabar duka bahwa suaminya ditemukan tewas dengan luka terbuka di leher.

Baca Juga:  Misteri Mayat di Pangalengan Terbongkar, Polisi Ungkap Pembunuhan Berencana

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri ke wilayah Garut.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Dia juga sempat membuang pisau dan jaket yang digunakan ke sebuah sungai kecil di jalur menuju Kecamatan Ibun,” ujar Hendri lebih lanjut.

Pelaku kini ditahan di Polsek Baleendah untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Suasana Mencekam di Tanjakan Beunyeng

Sebelumnya, suasana mencekam sempat menyelimuti Tanjakan Beunyeng, Kampung Margaluyu, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, pada malam tersebut. Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di semak-semak, yang langsung membuat warga sekitar panik, apalagi setelah video kejadian itu viral di media sosial.

Baca Juga:  Polresta Bandung Imbau Bobotoh Taat Aturan di Laga Final Persib Vs Madura United

Dalam rekaman amatir yang beredar, tampak tubuh korban yang diperkirakan berusia sekitar 32 tahun tergeletak dalam posisi tertelungkup. Sepeda motornya masih menyala di dekat jasadnya, menambah kesan mencekam dan memicu beragam spekulasi di kalangan warga.

Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 21.15. Seorang warga yang melintas melaporkan penemuan jasad seorang laki-laki yang sudah meninggal.

“Informasi awal kami terima sekitar pukul 21.15. Ada warga yang menemukan seorang laki-laki sudah meninggal dunia, lalu melapor ke kepolisian,” ungkapnya saat ditemui setelah olah TKP.

Tim gabungan Polresta Bandung dan Polsek Baleendah segera bergerak menuju lokasi. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka terbuka di leher korban.

Baca Juga:  Dilarang Hadir di Stadion, Polisi Minta Bobotoh Saksikan Persib vs Persija di Televisi

“Benar, ada bekas luka terbuka di sisi leher sebelah kanan. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup bersama sepeda motor dan barang pribadi lainnya,” tambah Olot.

Proses olah TKP berlangsung lebih dari satu jam, dengan petugas memasang garis kuning di sekitar lokasi, memeriksa semak-semak, serta mengamankan barang-barang yang ditemukan dekat tubuh korban.

Sepeda motor dan barang pribadi korban terlihat ada di sekitar jasadnya. Meski demikian, Olot belum dapat memastikan apakah ada barang korban yang hilang.

“Nanti akan kami tanyakan kepada pihak keluarga,” katanya menambahkan.

Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Baleendah Polresta Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban

Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi

Penjara atau Hotel Bintang Lima? Bongkar Fakta Bilik ‘Apartemen’ Mewah di Lapas Cibinong!

KDS Dorong Pencak Silat Masuk Ekstrakurikuler SD hingga SMA di Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.