Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Jumat, 3 April 2026 17:22 WIB

Mark Lee Resmi Tinggalkan NCT per 8 April: Alasan di Balik Keputusan Besar dan Isak Tangis di Konser Terakhir

Jumat, 3 April 2026 16:44 WIB

Awas Terlewat! Duel Semen Padang vs Persib Bandung Jadi Satu-satunya Laga Tidak Disiarkan di TV

Jumat, 3 April 2026 16:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek
  • Mark Lee Resmi Tinggalkan NCT per 8 April: Alasan di Balik Keputusan Besar dan Isak Tangis di Konser Terakhir
  • Awas Terlewat! Duel Semen Padang vs Persib Bandung Jadi Satu-satunya Laga Tidak Disiarkan di TV
  • Adik Tijjani Reijnders Jadi Rebutan, Persib Siap Lepas?
  • VIRAL! Video Ibu Tiri Part 2 Versi Dapur Diburu, Hati-Hati Link Bisa Kuras Rekening
  • Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan
  • Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh
  • Julio Cesar Comeback! Persib Siap Tempur Lawan Semen Padang di Laga Krusial
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemantauan Hilal, Aceh Jadi Penentu Awal Ramadhan 2025

By Putra JuangJumat, 28 Februari 2025 16:31 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Umat Islam melaksanakan salat Idul Adha 2025 secara serentak pada Jumat, 6 Juni 2025. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemantauan hilal di Aceh pada Jumat (28/2/2025), menjadi perhatian nasional. Sebagai provinsi paling barat Indonesia, Aceh punya posisi strategis untuk melihat hilal lebih awal dibanding wilayah lain.

Sekretaris Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, data hisab menunjukkan posisi hilal di Aceh sudah memenuhi kriteria imkan rukyah yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura).

“Berdasarkan perhitungan falak, tinggi hilal saat matahari terbenam di Sabang mencapai 4 derajat 40 menit, dengan elongasi terbesar 6 derajat 24 menit di Lhoknga. Ini artinya, hilal berpotensi bisa dilihat secara langsung jika cuaca cerah,” ucap Firdaus dikutip NU Online, Jumat (28/2/2025).

Firdaus menjelaskan, Aceh memiliki enam titik pengamatan resmi yang jadi acuan sidang isbat Kementerian Agama RI. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Sabang, Lhoknga, Calang, Meulaboh, Banda Aceh, dan Aceh Selatan.

Baca Juga:  Tebar Kebaikan, RPA Perindo Jabar Bagi-bagi Takjil Gratis untuk Warga Bandung

Posisi Aceh yang menghadap langsung ke Samudera Hindia membuat langit cenderung lebih terbuka, sehingga peluang keberhasilan rukyah lebih besar dibanding daerah lain.

“Kalau ada saksi yang melihat hilal dan kesaksiannya diterima, awal Ramadhan kemungkinan besar ditetapkan pada Sabtu, 1 Maret 2025. Tapi kalau hilal tidak terlihat, maka kita istikmal (menyempurnakan) bulan Sya’ban menjadi 30 hari,” jelasnya.

Baca Juga:  Diet Saat Puasa, Ini Tips Turunkan Berat Badan di Bulan Ramadan

Pria yang juga tim Falakiyah Kemenag Kanwil Aceh itu menyebut bahwa tradisi rukyah hilal di Aceh sudah berlangsung turun-temurun, dijaga oleh para ulama dan santri di dayah-dayah (pesantren) salafiyah.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa para perukyat Aceh tidak hanya mengandalkan teleskop modern, tetapi juga menggabungkan ilmu falak klasik dengan amalan spiritual.

Sebelum pengamatan, mereka berzikir, berdoa, dan meminta keberkahan agar diberi kemudahan dalam melihat hilal sebagai tanda masuknya bulan suci Ramadhan.

Baca Juga:  Jangan Salah Kaprah, Ini 4 Mitos Seputar Bulan Puasa yang Harus Diketahui

“Rukyah itu bukan sekadar aktivitas astronomi, tapi juga ibadah. Ini bentuk pengamalan sunnah Nabi Muhammad saw yang mengajarkan untuk memulai dan mengakhiri Ramadhan dengan melihat hilal,” ungkapnya.

Pendekatan ini menjadi cerminan kehati-hatian dalam menentukan waktu ibadah yang bersifat wajib. Para ulama Aceh berusaha mengharmoniskan metode hisab sebagai panduan awal, tetapi tetap mengutamakan rukyah sebagai konfirmasi visual untuk menjaga akurasi syar’i.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aceh hilal Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Bansos 2026 Cair Pekan Kedua April, Cek Nama Kamu

Estafet Penggeledahan KPK: Usai Bandung, Rumah Ono Surono di Indramayu Jadi Sasaran

Korupsi Jabar

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.