bukamata.id – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Program ini mencakup Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Besaran dan Saluran Bansos
Setiap penerima akan memperoleh Rp600.000. Penyaluran dilakukan melalui beberapa saluran:
- BPNT/PKH: Dana dicairkan bertahap melalui Kantor Pos.
- BSU: Dana ditransfer langsung ke rekening bank masing-masing penerima, termasuk bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Jadwal Pencairan 2025
Pencairan bansos Rp600.000 dilakukan secara bertahap mulai kuartal III 2025 (Juli–September) hingga akhir tahun. Masyarakat diimbau memantau secara rutin agar tidak ketinggalan informasi dan memastikan dana diterima tepat waktu.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat memeriksa apakah termasuk penerima bansos melalui HP atau laptop menggunakan NIK dan data KTP. Berikut langkah-langkahnya:
Untuk BPNT/PKH:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data domisili sesuai KTP: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan
- Isi NIK dan nama lengkap sesuai data Dukcapil
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik Cari Data untuk melihat status penerima
Untuk BSU (BPJS Ketenagakerjaan):
- Akses situs bantuan.bpjsketenagakerjaan.go.id
- Atau gunakan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) untuk pengecekan lebih cepat
Hasil pengecekan akan menunjukkan status penerima, saluran penyaluran, dan nominal bansos. Jika terdaftar, penerima tinggal menunggu dana ditransfer atau dicairkan.
Dengan pemantauan rutin, masyarakat bisa memastikan bantuan Rp600.000 diterima tepat waktu dan memanfaatkan program ini secara maksimal di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











