Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Penemuan Fosil Gajah Ungkap Praktik Jagal 400 Ribu Tahun

By Aga GustianaMinggu, 12 Januari 2025 16:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Mammoth. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan berhasil mengungkap praktik penjagalan tertua yang pernah dilakukan oleh manusia. Kemungkinan penjagalan itu terjadi sekitar 400 ribu tahun yang lalu di India.

Di mana, para ilmuwan menemukan setidaknya tiga gajah purba tewas di tepi sungai di wilayah Lembah Kashmir, Asia Selatan. Lewat penemuan ini menjadi bukti awal nenek moyang manusia telah melakukan jagal hewan.

Fosil-fosil tersebut pertama kali ditemukan pada tahun 2000 di dekat Pampore. Namun identitas spesies, penyebab kematian, serta tanda-tanda aktivitas manusia belum terungkap hingga penelitian ini.

Advait Jukar, kurator paleontologi vertebrata dari Museum Sejarah Alam Florida, bersama tim peneliti telah merilis dua studi yang membahas penemuan dari situs ini.

Baca Juga:  Istri Orang Terkaya di India Ini Naik Jet Pribadi ke Sri Lanka Buat Beli Alat Dapur

Penelitian pertama menunjukkan serpihan tulang gajah yang dihasilkan oleh manusia purba. Selain itu, fosil ini termasuk sangat langka.

Mereka diduga memecahkan tulang untuk mengambil sumsum, yang kaya akan energi. Ini menjadi bukti paling awal aktivitas jagal hewan di India. Sebelumnya, bukti serupa hanya berumur kurang dari 10.000 tahun.

Baca Juga:  Alasan Orang Papua Lebih Kuat, Warisi Gen Spesies Manusia yang Sudah Punah

“Mungkin saja orang-orang tidak cukup teliti mengamati atau mengambil sampel di tempat yang salah,” kata Jukar, melansir Science Daily, Senin (21/10).

Dalam penelitian kedua, tim peneliti mengidentifikasi bahwa tulang-tulang tersebut berasal dari spesies gajah yang telah punah yaitu Palaeoloxodon turkmenicus. Gajah ini memiliki berat dua kali lipat dibanding gajah Afrika modern.

Fosil yang ditemukan kali ini juga lebih lengkap dibanding temuan sebelumnya dari spesies yang sama.

Menariknya, hanya satu fosil hominin, yaitu “Manusia Narmada” yang pernah ditemukan di sub benua India. Fosil ini menandai pentingnya wilayah ini dalam penyebaran manusia purba. Sebelum penemuan ini, para paleontolog hanya memiliki artefak alat batu untuk memperkirakan keberadaan nenek moyang manusia di sana.

Baca Juga:  Tangguhnya Manusia Purba Amerika, Makanan Utamanya Daging Mammoth

Alat-alat batu yang digunakan untuk membelah tulang-tulang gajah di situs Pampore terbuat dari basal, batu yang tidak ditemukan di daerah setempat. Ini mengindikasikan bahan mentahnya dibawa dari tempat lain dan baru kemudian diolah menjadi alat di lokasi tersebut.

Berdasarkan cara pembuatannya, diperkirakan alat-alat tersebut berusia antara 300.000 hingga 400.000 tahun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gajah India manusia Purba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan

Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.