Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Benjamin Netanyahu

Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut

Sabtu, 25 April 2026 13:15 WIB

Heboh Aksi Koboi di SPBU Bandung: Tak Terima Ditegur Serobot Antrean, Pria Berjaket Acungkan Senjata

Sabtu, 25 April 2026 12:39 WIB

5 Fakta Hasil Imbang Persib vs Arema: Rekor 14 Kemenangan Kandang Beruntun Maung Bandung Terhenti

Sabtu, 25 April 2026 11:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut
  • Heboh Aksi Koboi di SPBU Bandung: Tak Terima Ditegur Serobot Antrean, Pria Berjaket Acungkan Senjata
  • 5 Fakta Hasil Imbang Persib vs Arema: Rekor 14 Kemenangan Kandang Beruntun Maung Bandung Terhenti
  • Borneo FC Siap ‘Teror’ Puncak Klasemen, Laga Kontra Semen Padang Jadi Momentum Emas Geser Persib
  • Siapa Cepat Dia Dapat! Kode Redeem FF 25 April 2026: Ada Skin M1887 Rapper Underworld Gratis?
  • BUKAN FLEXING! Unboxing Sepatu Seratus Ribuan yang Bikin Haru
  • Geger Spanduk ‘Shut Up KDM’ di GBLA: Puncak Protes Bobotoh terhadap Dedi Mulyadi?
  • Update Klasemen Super League: Persib Ditahan Imbang Arema, Jarak Poin dengan Borneo FC Makin Menipis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 25 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pentas Seni Berujung Tragis, Polisi Pastikan Insiden Siswi SMK di KBB Murni Kecelakaan

By SusanaKamis, 27 Februari 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polres Cimahi tengah menyelidiki insiden tragis yang terjadi di sebuah SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang siswi berinisial M diduga meninggal dunia akibat menusukkan gunting ke tubuhnya saat latihan pentas seni pada Kamis (20/2/2025).

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi dan memastikan tidak ada unsur kelalaian yang menyebabkan kematian korban.

“Berawal dari hipotesa yang memang kita lakukan, namun dalam rangkaian proses penyelidikan itu akhirnya kita menemukan fakta-fakta. Setelah kita melakukan pemeriksaan kepada sebanyak 18 orang saksi yang terdiri dari pihak guru, pihak sekolah, maupun rekan-rekan dari korban,” papar Tri saat konferensi pers, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga:  Kesaksian Sopir Bus Terkait Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek Km 58

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban tengah memerankan drama berjudul kenakalan remaja, di mana ia memerankan seorang siswi hamil yang berusaha mengakhiri hidupnya. S

Sebagai bagian dari adegan, properti berupa jarum telah disiapkan untuk memecahkan balon yang dipasang di tubuh korban. Namun, ketika jarum tidak berhasil memecahkan balon, korban menggantinya dengan gunting asli.

“Namun pada saat geladi untuk pentas tersebut yang disaksikan oleh para siswa ternyata pada saat cerita itu bergulir korban masih menggunakan gunting asli. Nah pada saat memerankan peran tersebut dan skenarionya dia memang pada saat itu dia mencoba bunuh diri sebagaimana pada saat latihan dan pada saat menusukkan ke perutnya itu memang pecah, tapi saat ke dada sebelah kiri tidak pecah dan akhirnya berusaha memecahkan kembali,” jelasnya.

Baca Juga:  Merinding, Guru Pendamping Ceritakan Detik-Detik Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok

Pihak kepolisian telah memeriksa 18 saksi, termasuk guru, rekan korban, dan staf sekolah. Hingga saat ini, kejadian tersebut masih dikategorikan sebagai kecelakaan murni. Namun, penyelidikan tetap terbuka jika ditemukan bukti baru yang mengarah pada unsur pidana.

Baca Juga:  Aksi Heroik Wagub Erwan Selamatkan Korban Kecelakaan di Tengah Kemacetan Bandung

“Sementara kita simpulkan bahwa saat ini adalah kecelakaan murni. Tapi tidak menutup kemungkinan apabila nanti kami menemukan bukti lain atau ada bukti-bukti yang mengarah tindak pidana nanti kami akan membuka kembali kasus ini,” terangnya.

Kapolres Cimahi mengimbau sekolah-sekolah agar lebih berhati-hati dalam penggunaan properti berbahaya dalam kegiatan pentas seni.

“Kami mengimbau kepada semua sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi maupun di Indonesia kalau bisa dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pentas seni di sekolah jangan mencerminkan kekerasan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kecelakaan pentas seni Polres Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benjamin Netanyahu

Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut

Heboh Aksi Koboi di SPBU Bandung: Tak Terima Ditegur Serobot Antrean, Pria Berjaket Acungkan Senjata

Kemacetan

Bandung Siap Macet! Ini Daftar Event Besar Akhir Pekan Ini

Erwin Masih Dalam Proses Hukum, Farhan Sebut Ambil Alih Tugas Erwin

Daftar 10 Kota Paling Toleran di Indonesia: Ada Bekasi dan Sukabumi dalam Jajaran Teratas

Gak Ada Akhlak! Cara Licik DC Pinjol Pakai Fasilitas Negara Buat Teror Nasabah Macet!

Terpopuler
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Bursa Transfer Panas! Nama Besar Masuk-Keluar dari Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.