Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB

Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia

Minggu, 2 Agustus 2026 14:30 WIB

3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
  • Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI
  • Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pentas Seni Berujung Tragis, Polisi Pastikan Insiden Siswi SMK di KBB Murni Kecelakaan

By SusanaKamis, 27 Februari 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polres Cimahi tengah menyelidiki insiden tragis yang terjadi di sebuah SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang siswi berinisial M diduga meninggal dunia akibat menusukkan gunting ke tubuhnya saat latihan pentas seni pada Kamis (20/2/2025).

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi dan memastikan tidak ada unsur kelalaian yang menyebabkan kematian korban.

“Berawal dari hipotesa yang memang kita lakukan, namun dalam rangkaian proses penyelidikan itu akhirnya kita menemukan fakta-fakta. Setelah kita melakukan pemeriksaan kepada sebanyak 18 orang saksi yang terdiri dari pihak guru, pihak sekolah, maupun rekan-rekan dari korban,” papar Tri saat konferensi pers, Kamis (27/2/2025).

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban tengah memerankan drama berjudul kenakalan remaja, di mana ia memerankan seorang siswi hamil yang berusaha mengakhiri hidupnya. S

Sebagai bagian dari adegan, properti berupa jarum telah disiapkan untuk memecahkan balon yang dipasang di tubuh korban. Namun, ketika jarum tidak berhasil memecahkan balon, korban menggantinya dengan gunting asli.

“Namun pada saat geladi untuk pentas tersebut yang disaksikan oleh para siswa ternyata pada saat cerita itu bergulir korban masih menggunakan gunting asli. Nah pada saat memerankan peran tersebut dan skenarionya dia memang pada saat itu dia mencoba bunuh diri sebagaimana pada saat latihan dan pada saat menusukkan ke perutnya itu memang pecah, tapi saat ke dada sebelah kiri tidak pecah dan akhirnya berusaha memecahkan kembali,” jelasnya.

Pihak kepolisian telah memeriksa 18 saksi, termasuk guru, rekan korban, dan staf sekolah. Hingga saat ini, kejadian tersebut masih dikategorikan sebagai kecelakaan murni. Namun, penyelidikan tetap terbuka jika ditemukan bukti baru yang mengarah pada unsur pidana.

“Sementara kita simpulkan bahwa saat ini adalah kecelakaan murni. Tapi tidak menutup kemungkinan apabila nanti kami menemukan bukti lain atau ada bukti-bukti yang mengarah tindak pidana nanti kami akan membuka kembali kasus ini,” terangnya.

Kapolres Cimahi mengimbau sekolah-sekolah agar lebih berhati-hati dalam penggunaan properti berbahaya dalam kegiatan pentas seni.

“Kami mengimbau kepada semua sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi maupun di Indonesia kalau bisa dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pentas seni di sekolah jangan mencerminkan kekerasan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kecelakaan pentas seni Polres Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.