Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Rabu, 17 Juni 2026 12:07 WIB

Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena

Rabu, 17 Juni 2026 11:43 WIB

Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid

Rabu, 17 Juni 2026 11:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar
  • Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena
  • Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid
  • Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026
  • Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet
  • Update Harga Emas Pegadaian 17 Juni 2026: Stabil Tapi Bikin Investor Waspada!
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pentas Seni Berujung Tragis, Polisi Pastikan Insiden Siswi SMK di KBB Murni Kecelakaan

By SusanaKamis, 27 Februari 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polres Cimahi tengah menyelidiki insiden tragis yang terjadi di sebuah SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang siswi berinisial M diduga meninggal dunia akibat menusukkan gunting ke tubuhnya saat latihan pentas seni pada Kamis (20/2/2025).

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi dan memastikan tidak ada unsur kelalaian yang menyebabkan kematian korban.

“Berawal dari hipotesa yang memang kita lakukan, namun dalam rangkaian proses penyelidikan itu akhirnya kita menemukan fakta-fakta. Setelah kita melakukan pemeriksaan kepada sebanyak 18 orang saksi yang terdiri dari pihak guru, pihak sekolah, maupun rekan-rekan dari korban,” papar Tri saat konferensi pers, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Cianjur, Wanita Hamil Tewas Tertimpa Kontainer yang Lepas dari Truk

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban tengah memerankan drama berjudul kenakalan remaja, di mana ia memerankan seorang siswi hamil yang berusaha mengakhiri hidupnya. S

Sebagai bagian dari adegan, properti berupa jarum telah disiapkan untuk memecahkan balon yang dipasang di tubuh korban. Namun, ketika jarum tidak berhasil memecahkan balon, korban menggantinya dengan gunting asli.

“Namun pada saat geladi untuk pentas tersebut yang disaksikan oleh para siswa ternyata pada saat cerita itu bergulir korban masih menggunakan gunting asli. Nah pada saat memerankan peran tersebut dan skenarionya dia memang pada saat itu dia mencoba bunuh diri sebagaimana pada saat latihan dan pada saat menusukkan ke perutnya itu memang pecah, tapi saat ke dada sebelah kiri tidak pecah dan akhirnya berusaha memecahkan kembali,” jelasnya.

Baca Juga:  Bey Jenguk Korban Kecelakaan Maut Gerbang Tol Ciawi, Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

Pihak kepolisian telah memeriksa 18 saksi, termasuk guru, rekan korban, dan staf sekolah. Hingga saat ini, kejadian tersebut masih dikategorikan sebagai kecelakaan murni. Namun, penyelidikan tetap terbuka jika ditemukan bukti baru yang mengarah pada unsur pidana.

Baca Juga:  Musisi Muda Gustiwiw Meninggal di Penginapan Lembang, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

“Sementara kita simpulkan bahwa saat ini adalah kecelakaan murni. Tapi tidak menutup kemungkinan apabila nanti kami menemukan bukti lain atau ada bukti-bukti yang mengarah tindak pidana nanti kami akan membuka kembali kasus ini,” terangnya.

Kapolres Cimahi mengimbau sekolah-sekolah agar lebih berhati-hati dalam penggunaan properti berbahaya dalam kegiatan pentas seni.

“Kami mengimbau kepada semua sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi maupun di Indonesia kalau bisa dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pentas seni di sekolah jangan mencerminkan kekerasan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kecelakaan pentas seni Polres Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.