bukamata.id – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan kepada para pemainnya untuk tidak cepat puas meski saat ini timnya kokoh di puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan raihan 64 poin.
Pelatih asal Kroasia tersebut mengingatkan bahwa persaingan masih sangat ketat, sehingga peluang menuju gelar juara belum sepenuhnya aman. Margin poin yang tipis membuat Persib harus tetap waspada terhadap kejaran para rival.
Kemenangan Dramatis Jadi Modal, Bukan Euforia
Skuad Maung Bandung baru saja meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (13/4/2026).
Meski hasil tersebut menjadi modal penting, Bojan menegaskan timnya tidak boleh larut dalam euforia kemenangan. Ia meminta para pemain segera melakukan evaluasi agar bisa tampil lebih efektif di laga selanjutnya.
“Fokus untuk menghadapi laga berikutnya,” ujar Bojan Hodak, dikutip dari laman resmi klub.
Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen
Saat ini, Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 60 poin.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati rival abadi, Persija Jakarta, yang mengoleksi 55 poin. Situasi ini membuat persaingan di papan atas semakin panas, terutama menjelang akhir musim.
Dengan selisih poin yang relatif tipis, setiap pertandingan menjadi krusial bagi Persib untuk menjaga posisi di puncak.
Tantangan Berikutnya: Dewa United
Dalam laga terdekat, Persib dijadwalkan menghadapi Dewa United pada pekan ke-28. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Banten International Stadium (BIS) pada 20 Mei 2026.
Bojan menilai laga tersebut akan menjadi ujian penting bagi konsistensi timnya dalam menjaga performa di jalur juara.
Ambisi Cetak Sejarah Tiga Kali Juara Beruntun
Persib Bandung mengusung target besar musim ini, yakni mencetak sejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih gelar juara liga sebanyak tiga kali secara beruntun.
Ambisi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain. Namun, Bojan menegaskan bahwa mentalitas juara hanya bisa diraih jika tim tetap fokus dan konsisten di setiap pertandingan.
Dengan sisa laga yang semakin sedikit, Persib dituntut menjaga stabilitas performa agar tidak terpeleset di momen krusial.
Kunci: Fokus dan Konsistensi
Bojan Hodak menekankan bahwa perjalanan menuju gelar juara masih panjang dan penuh tantangan. Ia meminta anak asuhnya untuk tetap rendah hati, bekerja keras, dan tidak meremehkan setiap lawan.
Jika mampu menjaga fokus dan konsistensi, peluang Persib untuk mengukir sejarah baru di kompetisi musim ini semakin terbuka lebar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News







