Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pertama di Jawa Barat! Warga Desa Kini Bisa Memilih Kepala Desa Secara Digital

By SusanaSelasa, 7 Oktober 2025 14:18 WIB3 Mins Read
Kegiatan PressTalk di Gedung Sate, Selasa (7/10/2025). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital bakal digelar secara efektif dan efisien di dua daerah, yakni Kabupaten Indramayu dan Karawang, pada akhir tahun ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Jawa Barat, Ade Afriandi, menyampaikan bahwa Pilkades digital akan menjadi langkah penting menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan modern.

“Di Indramayu akan ada 139 desa, sedangkan di Karawang sebanyak 9 desa yang mengikuti pilkades secara elektronik,” ujar Ade dalam kegiatan PressTalk di Gedung Sate, Selasa (7/10/2025).

Indramayu dan Karawang Jadi Percontohan Pilkades Elektronik

Pilkades di Indramayu dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2025, disusul Karawang pada 23 Desember 2025.

Menurut Ade, persiapan teknis dan simulasi sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, termasuk studi ke daerah yang lebih dulu menerapkan sistem serupa seperti Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Temukan Puluhan Surat Suara Pilpres Sudah Tercoblos hingga Potensi Digelar PSU

DPMDes juga intens berdiskusi dengan pemerintah kabupaten untuk memetakan potensi kendala, seperti ancaman serangan siber dan gangguan jaringan yang bisa memengaruhi kelancaran pemilihan.

“Kami mendapat masukan di lapangan terkait kekhawatiran serangan hacker atau buzzer. Bahkan dalam sistem manual pun masih ada upaya intervensi,” jelas Ade.

Ia menegaskan, Pemprov Jabar terus menyiapkan langkah mitigasi agar Pilkades elektronik tetap aman, jujur, dan adil (Luber Jurdil).

Sistem Pemilihan Digital dan Edukasi Masyarakat

Dalam sistem baru ini, warga akan datang ke TPS dengan membawa undangan berisi barcode.

Saat barcode dipindai di bilik suara, akan muncul kertas suara elektronik yang menampilkan nama calon kepala desa.

Setelah memilih, warga akan menerima bukti mencoblos digital, yang otomatis tersimpan sebagai arsip keamanan.

Baca Juga:  Sempat Sindir Ridwan Kamil, KDEKS Jabar Resmi Dikukuhkan Wapres Ma'ruf Amin

“Bukti tersebut akan masuk ke kotak khusus untuk antisipasi bila hasil pemungutan suara dipertanyakan,” tutur Ade.

Selain teknologi, literasi digital masyarakat desa juga menjadi fokus utama agar warga memahami proses pemilihan berbasis elektronik dan tidak terpengaruh isu negatif.

Efisiensi Anggaran dan Penggunaan Vendor Aplikasi

DPMDes Jabar mengalokasikan anggaran Rp750 juta dari APBD Perubahan 2025 untuk pelaksanaan tahap awal Pilkades Digital, terutama dalam bimbingan teknis bagi panitia dan penyediaan sistem pemilihan.

Ade menjelaskan, pihaknya akan menyewa vendor aplikasi agar lebih efisien.

“Kalau buat aplikasi sendiri, penggunaannya hanya 8 tahun sekali, jadi tidak efisien. Karena itu, kami sewa penyedia layanan digital untuk platform pemilihan,” katanya.

Minimalisir Politik Uang dan Kecurangan

Dengan sistem digital, DPMDes optimistis praktik money politics dan kecurangan manual di lapangan dapat diminimalkan.

Selain efisiensi dan transparansi, pendekatan ini juga diharapkan menjaga kearifan lokal setiap daerah.

Baca Juga:  Derasnya Banjir di Depok Hingga Jebol Tembok Rumah Warga

Ade menegaskan, Pilkades elektronik tetap akan dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Pilkades digital tidak bisa diintervensi pihak mana pun, termasuk pemerintah provinsi. Semua proses terbuka dan hasilnya bisa dipantau masyarakat,” tegasnya.

Persetujuan Resmi dari Kemendagri

Pelaksanaan Pilkades Digital di Jawa Barat telah mendapatkan restu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat Nomor 7458/PMD.01.02/PEMOTD.

Surat tersebut menyebutkan bahwa sebanyak 528 desa di Jawa Barat akan menggelar pilkades pada 2026, diawali dengan tahap uji coba di Kabupaten Indramayu Desember mendatang.

Transformasi digital dalam Pilkades menjadi tonggak penting bagi Jawa Barat menuju pemerintahan desa yang lebih akuntabel, efisien, dan transparan.

Jika sukses di Indramayu dan Karawang, model ini berpotensi diterapkan di seluruh wilayah Jabar pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indramayu jawa barat Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.