Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

Senin, 6 April 2026 17:00 WIB

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 16:06 WIB

Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin

Senin, 6 April 2026 15:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan
  • DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas
  • Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin
  • Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara
  • Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PKB Dorong Program BBM ‘Ekstra Subsidi’, Syaiful Huda: Pertalite Rp7.000

By Putra JuangSenin, 11 September 2023 11:50 WIB2 Mins Read
Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda dalam kegiatan diskusi bersama sejumlah aktivis 98, diselenggarakan oleh PIM dan Lingkar Pena Jawa Barat, Minggu, 10 September 2023, di Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong sejumlah program untuk terealiasi ke depannya di Indonesia.

Salah satunya tentang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mendapat ‘ekstra subsidi’.

Hal ini diungkap Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda dalam kegiatan diskusi bersama sejumlah aktivis 98, diselenggarakan oleh PIM dan Lingkar Pena Jawa Barat, Minggu, 10 September 2023, di Bandung.

Landasar program BBM ‘ekstra subsidi’ tersebut karena program subsidi yang berjalan sekarang dipandang tidak tepat sasaran.

“Kami menyebutnya perbaikan skema subsidi BBM. Selama ini bocor, masih dipake di pabrik-pabrik, masih dipake oleh orang-orang yang semestinya tidak menggunakan subsisdi,” kata dia.

Salah satu jenisnya adalah Pertalite. Menurut dia, bila tepat sasaran, maka subsidi Pertalite bisa membuat BBM tersebut dihargai Rp7.000.

Baca Juga:  Penertiban Kabel Menjuntai Terus Digeber Kota Bandung, Jamin Oktober Tuntas

Harga itu bisa didorong semakin murah jika disegmentasikan untuk pengguna sepeda motor serta angkutan umum saja.

“Misalnya nanti Pertalite mau kita turunkan harganya jadi Rp7.000. Itu hanya keluar Rp121 triliun artinya efesien subisidi kita gak bengkak,” ujar dia.

Menurut dia, selama ini sistem subsidi BBM menggunakan basis barang, sehingga kelayakannya tidak tepat sasaran.

Baca Juga:  Sapawarga, Hadiah Layanan Publik Terintegrasi di Era Ridwan Kamil

“Jadi judulnya bukan (BBM) gratis, tapi semurah-murahnya. Berbasis segmented hanya untuk pemilik motor dan angkutan umum,” jelas dia.

Di luar itu, PKB mempunyai program dana desa. Partai ingin menaikkan anggarannya menjadi Rp5 milar per tahun untuk setiap desanya.

Lalu ingin mendorong listrik gratis bagi masyarakat yang masih menggunakan KWH dengan daya 450 Watt.

Huda juga mengatakan PKB, ingin menyubsidi pupuk bagi para petani yang memiliki lahan di bawah setengah hektar.

“Lalu tunjangan untuk ibu hamil, kita bisa bayangkan hari ini Indonesia bonus demograsi, tetapi di saat yang sama dibayang-bayangi terjadi stunting,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemerintah Ajak Masyarakat Ikuti Upacara HUT ke-78 RI Langsung di Istana

Dia menyebut Muhaimin Iskandar, ketua umum PKB, mendorong penurunan angka stunting dengan memberi bantuan kepada ibu hamil.

“Program kami tunjangan bagi ibu hamil sampe lahir itu kami menghitung potensi APBN kita mampu memberikan tunjangan Rp6 juta selama kehamilan,” kata dia.

Kemudian, PKB juga mendorong program wajib belajar menjadi 15 tahun. “SD gratis, SMP gratis, SMA gratis, dan paling tidak kuliah bisa kuliah D3,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBM Featured PKB subsidi Syaiful Huda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.