Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026

Minggu, 29 Maret 2026 15:25 WIB

Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat

Minggu, 29 Maret 2026 14:18 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?

Minggu, 29 Maret 2026 13:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026
  • Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?
  • Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna
  • Duel Panas! Indonesia Bentrok Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Siapa Lebih Unggul?
  • Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap
  • Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Dalami Kasus Bentrokan Warga dan Oknum Ormas di Sukahaji

By Aga GustianaKamis, 24 April 2025 16:02 WIB2 Mins Read
Ibu-ibu di Sukahaji bentrok dengan oknum ormas di lahan sengketa. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

Polemik lahan di Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, kembali memanas. Kali ini, bentrokan antara warga dan sekelompok orang tak dikenal pecah pada Senin (21/4/2025), menyebabkan sejumlah warga, termasuk ibu-ibu, mengalami luka.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari para korban.

“Sudah kami terima laporannya. Kami langsung bergerak cepat melakukan pendampingan, termasuk saat visum korban,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (24/4/2025).

Sejumlah warga yang menjadi korban kekerasan telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polisi juga masih melengkapi berkas laporan dan memverifikasi bukti-bukti yang ada di lapangan.

Baca Juga:  Diskominfo Jabar Diseminasi Aplikasi Sapawarga

“Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap warga. Hari ini masih pelengkapan keterangan,” tambahnya.

Budi juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Ia menegaskan bahwa semua laporan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Bentrok di Tengah Aksi Perjuangan Warga

Insiden ini terjadi di tengah suasana peringatan Hari Kartini, ketika puluhan ibu-ibu di Sukahaji menggelar aksi damai mempertahankan tanah tempat mereka tinggal—lokasi yang sebelumnya dilanda kebakaran hebat.

Baca Juga:  Kesaksian Korban Kebakaran Sukahaji, Api Misterius Muncul di Tengah Deretan Kios

Namun, kedatangan sekelompok orang yang diduga dari organisasi masyarakat (ormas) justru memicu kekacauan. Dalam video yang diunggah akun Instagram @storyrakyat_, terlihat ormas tersebut datang dengan sikap intimidatif. Ketegangan meningkat ketika upaya damai dari warga dibalas dengan kekerasan fisik.

“Bahkan ada yang melempar batu dan memukul warga, termasuk para ibu yang berjaga,” kata salah seorang saksi mata.

Aksi keberanian para ibu-ibu ini sontak mengundang simpati publik, terutama karena mereka berdiri di garis depan tanpa perlindungan berarti untuk mempertahankan hak atas lahan tempat tinggalnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Peran Ormas yang Mengganggu Dunia Usaha

Permasalahan Lahan yang Belum Tuntas

Bentrok ini menyoroti akar permasalahan yang lebih dalam: sengketa lahan pascakebakaran yang hingga kini belum menemukan titik terang. Ketegangan meningkat ketika muncul klaim-klaim kepemilikan yang tidak jelas, serta kehadiran pihak-pihak eksternal yang memperkeruh situasi.

Pihak kepolisian menyatakan akan mendalami kasus ini secara menyeluruh, termasuk mengusut kemungkinan pelanggaran hukum oleh kelompok yang melakukan intimidasi.

“Siapa pun yang melanggar hukum akan diproses. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan,” tutup Kombes Budi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ormas Sukahaji warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.