Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB

Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Kamis, 2 April 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Ungkap Kasus Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Faktor Ekomoni Jadi Dugaan

By Aga GustianaRabu, 4 Februari 2026 11:44 WIB2 Mins Read
Sepucuk surat yang ditinggalkan siswa SD di NTT. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menanggapi meninggalnya YBR (10), seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Anak tersebut ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa yang diduga bunuh diri, dan kini tengah didalami aparat kepolisian.

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko menyampaikan bahwa jajaran kepolisian langsung melakukan langkah responsif sejak informasi diterima. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kondisi ekonomi keluarga disebut menjadi pemicu sementara dalam peristiwa tragis tersebut.

“Saya sudah memerintahkan Kapolres Ngada hari ini juga langsung ke rumah duka untuk memberikan bantuan, baik bantuan material maupun pendampingan mental kepada keluarga korban,” kata Rudi di Polda NTT, Rabu (4/2/2026).

Irjen Rudi menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan awal mengarah pada tekanan ekonomi yang dialami keluarga korban. Sebelum kejadian, YBR disebut sempat meminta ibunya untuk dibelikan buku dan perlengkapan sekolah. Namun, keterbatasan finansial membuat permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi.

Baca Juga:  Jadwal Padat Cristiano Ronaldo di Indonesia: Bertemu Sri Mulyani, Kunjungi NTT, hingga Bali

Menurut Kapolda, peristiwa ini tidak dapat dilihat semata dari sisi hukum, melainkan juga perlu ditangani dengan pendekatan kemanusiaan dan psikologis.

“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan dan kesehatan mental,” ujar dia.

Baca Juga:  PVMBG Tetapkan Status Waspada Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT

Sebagai bagian dari langkah pencegahan jangka panjang, Polda NTT berencana segera meresmikan fasilitas pendampingan bernama Rumah Bahagia yang berada di lingkungan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO).

Baca Juga:  Darurat Mental Pelajar Jawa Barat: Antara Hiruk Pikuk Politik dan Lanskap Pendidikan yang Sakit

Fasilitas tersebut akan difungsikan sebagai pusat pemulihan trauma dengan melibatkan polisi wanita yang memiliki sertifikasi khusus, dukungan Bhayangkari, serta kerja sama dengan lembaga mitra terkait.

Irjen Rudi berharap keberadaan Ditres PPA-PPO beserta Rumah Bahagia dapat memperkuat sistem perlindungan serta meningkatkan upaya pencegahan kasus kekerasan dan persoalan serius yang menimpa perempuan dan anak di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

faktor ekonomi Jerebuu Kapolda NTT kesehatan mental anak Ngada NTT Polda NTT siswa SD meninggal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.