Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2

Kamis, 5 November 2026 07:20 WIB

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Kamis, 5 November 2026 07:02 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Kamis, 5 November 2026 06:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program Kawal Bumil Jadi Solusi Deteksi Dini Risiko Keguguran dan Stunting

By Putra JuangSabtu, 15 November 2025 12:10 WIB4 Mins Read
(ki-ka) Sekretaris Perwakilan BKKBN Jabar, Kukuh dan Promotion Manager Kalbe Blackmores Nutrition, Priyo Setyanto. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program pendampingan ibu hamil (bumil) sejak dini menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan stunting dan menekan angka kematian ibu serta anak.

Hal ini menjadi sorotan utama dalam acara “Kawal Bumil Fest” yang diselenggarakan di Kiara Artha Park, Kota Bandung, pada Sabtu (15/11/2025).

Acara yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BKKBN Jabar, DPPKB Kota Bandung, dan Kalbe Blackmores Nutrition, ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi, bahkan sebelum kehamilan terjadi.

Kesadaran Hamil Dini Jadi Gerbang Awal

Sekretaris Perwakilan BKKBN Jabar, Kukuh menekankan bahwa permasalahan tumbuh kembang anak, termasuk stunting, berakar dari kurangnya kesadaran sejak awal kehamilan.

“Ketika hamil, sering kali perempuan tidak sadar bahwa mereka hamil. Prosesnya itu dimulai sejak sel sperma bertemu sel telur. Dalam dua bulan pertama saja, seluruh susunan saraf sudah terbentuk,” ucap Kukuh ditemui disela-sela acara.

Menurutnya, ketiadaan kesadaran atau pendampingan yang memadai pada masa kritis ini akan sangat berpengaruh pada perkembangan janin dan kualitas bangsa di masa depan.

“Kesehatan ibu menjadi sangat penting. Biasanya, ketika ada masalah di awal, kalaupun proses persalinannya berhasil, ujungnya bisa menjadi persoalan ketika bicara tumbuh kembang anak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Upacara HUT ke-78 RI, Ema Sumarna Pamer Capaian Kota Bandung

Kukuh menilai, program seperti “Kawal Bumil” sangat penting untuk mendeteksi dini semua kemungkinan risiko, baik risiko keguguran maupun risiko stunting.

“Program Kawal Bumil akan lebih baik untuk mendeteksi dini semua kemungkinan risiko, baik risiko keguguran maupun risiko stunting,” ujarnya.

Pendampingan sejak awal kehamilan, kata Kukuh, adalah gerbang ideal untuk memastikan tumbuh kembang manusia yang baik. Stunting dapat direduksi ketika ibu hamil tercatat, terdampingi, terpenuhi nutrisinya.

“Program Kawal Bumil menjadi inisiasi yang bagus untuk memberikan pendampingan kepada ibu hamil agar mereka sadar akan kondisinya, mampu melakukan pemulihan diri, dan lebih siap menghadapi masalah kesehatan sehingga bisa hamil sehat, melahirkan sehat, dan anaknya tumbuh kembang dengan sehat,” terangnya.

Anemia pada Remaja, Ancaman Nyata Stunting

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesejahteraan dan Kesejahteraan DPPKB Kota Bandung, Endah Komalasari, menyoroti bahwa pencegahan stunting sebelum anak lahir harus dimulai dari fase remaja.

Baca Juga:  Ultimatum untuk Pengelola Pasar Caringin soal Penanganan Sampah

“Jika bicara stunting, kita mulai dari remaja perempuan yang mengalami anemia. Banyak ibu rumah tangga juga mengalami anemia. Ini berkaitan dengan kondisi perempuan di kita yang memang memiliki ancaman anemia,” ucap Endah.

Ia menyebut, tingginya angka anemia pada remaja perempuan dan ibu rumah tangga menjadi pintu masuk masalah tumbuh kembang janin.

“Remaja harus minum tablet tambah darah, memperhatikan asupan nutrisi, dan minimal melakukan skrining seperti pemeriksaan lingkar lengan,” sebutnya.

Menurutnya, kesehatan reproduksi yang optimal pada remaja yaitu remaja yang sehat, tidak anemia, dan kecukupan kalsium tercapai adalah modal utama untuk kehamilan yang sehat. Ia juga merekomendasikan usia ideal menikah bagi perempuan adalah 20–21 tahun.

“Kuncinya adalah remaja perempuan yang sehat, nutrisinya terpenuhi, tidak anemia, dan kecukupan kalsium tercapai. Itu modal bagus untuk kehamilan yang sehat. Selain itu, kalau bisa, jangan terlalu dini menikah. Undang-undang menetapkan 19 tahun, tapi idealnya 20–21 tahun untuk perempuan,” tuturnya.

Jawa Barat Etalase Kasus Anemia Nasional

Sementara itu, Promotion Manager Kalbe Blackmores Nutrition, Priyo Setyanto menambahkan bahwa Provinsi Jabar menghadapi tantangan besar.

Baca Juga:  Menteri Perdagangan Soroti Potensi Besar Industri Kreatif Kota Bandung

Berdasarkan data, sekitar 70 persen dari total kasus anemia perempuan Indonesia berada di Jabar, yang dipengaruhi oleh pola hidup modern, istirahat kurang, konsumsi makanan cepat saji yang tidak jelas nutrisinya.

“Anemia itu dipengaruhi pola hidup. Masa kini, istirahat kurang, makan makanan cepat saji yang tidak jelas nutrisinya. Masyarakat mulai kehilangan pengetahuan tentang makanan bergizi. Modernisasi berpengaruh besar. Pesan makanan serba cepat, aktivitas tinggi, tidur kurang, olahraga kurang, semua berpengaruh pada risiko anemia,” bebernya.

Tingginya angka ini disebabkan oleh populasi yang padat, termasuk banyak wilayah industri dan pendatang, membuat intervensi kesehatan di Jabar menjadi sangat mendesak.

Program Kawal Bumil Fest ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya keluarga, untuk lebih sadar dan aktif dalam memastikan kesehatan ibu hamil, sebagai investasi paling mendasar dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

“Stunting adalah dampak jangka panjang. Jika satu generasi mengalami stunting, risiko generasi selanjutnya terkena stunting juga tinggi. Mata rantainya terus berlanjut kalau tidak diputus,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ibu hamil Kota Bandung Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.