Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB

Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC

Sabtu, 2 Mei 2026 15:20 WIB

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Sabtu, 2 Mei 2026 15:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
  • Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program Kontroversial Barak Militer Dirumorkan Berhenti, Ini Calon Penggantinya di Jabar

By SusanaMinggu, 29 Juni 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi kirim siswa 'nakal' ke Barak Militer.
Dedi Mulyadi kirim siswa 'nakal' ke Barak Militer. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program pembinaan pelajar bermasalah melalui pelatihan di barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dirumorkan akan resmi dihentikan setelah pelaksanaan gelombang kedua.

Dari informasi yang dihimpun, keputusan ini merupakan hasil pembahasan antara DPRD Jabar dan Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar.

Sebagai alternatif, pembentukan karakter siswa di masa depan akan diarahkan melalui kurikulum Muatan Lokal (Mulok) pada jenjang pendidikan SMA, SMK, dan sederajat di seluruh wilayah Jabar.

DPRD Jabar Sepakati Penghentian Program Barak Militer Pelajar

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad, membenarkan rencana penghentian program ini. Ia menyebutkan bahwa wacana ini sudah dibahas dalam forum resmi bersama Disdik Jabar.

“Iya, kami dari DPRD Jawa Barat sudah berdiskusi dengan Disdik Jabar bahwa program barak militer akan dihentikan setelah gelombang kedua,” ujar Hasbullah, dikutip Minggu (29/6/2025).

Baca Juga:  Acep Adang-Gita KDI Targetkan Raih 40 Persen Suara di Basis Dedi Mulyadi

Meski begitu, ia belum menjelaskan secara rinci alasan penghentian program. Pembahasan lanjutan masih akan dilakukan untuk merumuskan kebijakan yang lebih komprehensif.

Karakter Siswa Akan Dibenahi Lewat Kurikulum Mulok Sunda

Sebagai pengganti program tersebut, pendidikan karakter pelajar akan ditekankan melalui kurikulum Mulok Sunda, yang mengedepankan nilai-nilai khas budaya Jawa Barat. Nilai-nilai itu meliputi Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (jujur), Pinter (cerdas), dan Singer (sigap).

Baca Juga:  Tak Ribet Lagi, Dedi Mulyadi Bakal Permudah Bayar Pajak Kendaraan

“Pendidikan karakter akan difokuskan melalui Mulok Sunda. Harapannya nilai-nilai lokal ini bisa lebih membentuk kepribadian siswa secara menyeluruh,” kata Hasbullah.

Pelatihan Disiplin Masih Bisa Digelar di Sekolah

Meskipun program barak militer dihentikan, sekolah tetap diperbolehkan mengadakan pelatihan kedisiplinan seperti baris-berbaris dengan melibatkan unsur TNI, serta penyuluhan hukum dengan bekerja sama dengan kepolisian.

“Anak-anak akan lebih sadar tentang hukum. Misalnya, kalau melanggar hukum apa sanksinya, atau ketika terlibat narkoba, apa konsekuensinya. Ini penting untuk edukasi dini,” tambahnya.

Baca Juga:  Antusiasme Tinggi Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Pendapatan Naik 100 Persen

Program Barak Militer Dinilai Tak Efektif Secara Jangka Panjang

Program barak militer yang sebelumnya diterapkan kepada pelajar bermasalah sempat menuai pro dan kontra.

Sebagian kalangan menilai program ini tidak menyentuh akar permasalahan perilaku siswa dan dinilai sulit dijalankan dalam jangka panjang, terutama karena kebutuhan anggaran yang tinggi.

Dengan peralihan ke kurikulum berbasis nilai lokal, pemerintah daerah berharap pembinaan karakter siswa bisa dilakukan secara lebih berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem pendidikan formal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

barak militer barak militer pelajar Jawa Barat Dedi Mulyadi kurikulum mulok sunda program pembinaan pelajar bermasalah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.