Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Sabtu, 11 April 2026 16:55 WIB

Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?

Sabtu, 11 April 2026 16:49 WIB

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Sabtu, 11 April 2026 16:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
  • Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama
  • Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan
  • Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026, Ada Skin Evo Hingga Bundle Langka Gratis
  • Vietnam Lagi-lagi Bertekuk Lutut, Mental Baja Timnas Futsal Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program RMP Belum Dipahami Warga, Sekolah Swasta Jadi Alternatif Siswa Tak Tertampung Negeri

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 30 Juni 2025 17:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Sekolah. (Foto: Ilustrasi/alazharasysyarifsumut)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pendidikan Kota Bandung mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami keberadaan dan fungsi dari Program RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan), khususnya dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep gupron, mengatakan, padahal, program ini menjadi tumpuan utama bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak lolos ke sekolah negeri, untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan secara gratis di sekolah swasta.

“Jadi yang perlu dijelaskan ke masyarakat itu, RMP itu hanya berlaku ke swasta loh. Kalau masuk negeri, jelas tidak ada biaya. Tapi kalau ke swasta, dan termasuk RMP, itu tetap gratis baik seragam, tas, dan sekolahnya,” katanya saat dk temuin di balaikota, senin (30/6/2025).

Lebih lanjut diri menjelaskan, saat ini, daya tampung SMP negeri di Kota Bandung hanya sekitar 18 ribu kursi, sementara jumlah pendaftar mencapai 48 ribu lebih. Artinya, sekitar 30 ribu siswa akan terdorong untuk memilih sekolah swasta.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Namun, ketidaktahuan masyarakat soal RMP memunculkan kekhawatiran. Apalagi, tidak semua sekolah swasta secara terbuka menginformasikan kuota RMP dan bagaimana sistem seleksinya.

“Banyak orang tua yang tidak tahu. Mereka kira kalau masuk swasta, pasti bayar. Padahal ada RMP. Cuma, ya itu tadi, belum semua paham mekanismenya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Bahkan ia menyebut, RMP tersebut berbasis pada data terpadu dari Dinsos, Disdukcapil, dan Disdik, dan tidak bisa didaftarkan secara manual. Oleh karena itu, koordinasi antarlembaga sangat penting agar anak-anak dari keluarga miskin tidak terlewat dari intervensi.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Ia pun menegaskan, hingga saat ini tidak ada bentuk kerja sama resmi dengan sekolah swasta terkait penyaluran siswa RMP. Pendaftaran dan alokasi tetap dilakukan oleh pihak sekolah masing-masing.

“Kemarin kita hanya koordinasi dengan forum kepala sekolah swasta. Mereka berterima kasih karena masyarakat mulai melirik swasta. Tapi formal kerja sama belum ada,” jelasnya.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan standar kualitas dan perlindungan siswa RMP jika tidak ada perjanjian yang mengikat antara Dinas dan sekolah swasta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dinas Pendidikan Kota Bandung PPDB 2025 Kota Bandung Program RMP Bandung Sekolah swasta gratis Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.