Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit

Kamis, 19 Februari 2026 02:00 WIB

Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian

Kamis, 19 Februari 2026 01:00 WIB

Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!

Rabu, 18 Februari 2026 22:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
  • Gol Andrew Jung Tak Cukup, Persib Gagal Lanjut ke Babak 16 Besar ACL Two!
  • Tarawih dan Witir Sendirian atau Berjamaah? Simak Panduan Praktis Ramadan 2026
  • Drama Babak Pertama: Persib Ungguli Ratchaburi 1-0, Barros Malah Kartu Merah!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program RMP Belum Dipahami Warga, Sekolah Swasta Jadi Alternatif Siswa Tak Tertampung Negeri

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 30 Juni 2025 17:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Sekolah. (Foto: Ilustrasi/alazharasysyarifsumut)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pendidikan Kota Bandung mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami keberadaan dan fungsi dari Program RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan), khususnya dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep gupron, mengatakan, padahal, program ini menjadi tumpuan utama bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak lolos ke sekolah negeri, untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan secara gratis di sekolah swasta.

“Jadi yang perlu dijelaskan ke masyarakat itu, RMP itu hanya berlaku ke swasta loh. Kalau masuk negeri, jelas tidak ada biaya. Tapi kalau ke swasta, dan termasuk RMP, itu tetap gratis baik seragam, tas, dan sekolahnya,” katanya saat dk temuin di balaikota, senin (30/6/2025).

Lebih lanjut diri menjelaskan, saat ini, daya tampung SMP negeri di Kota Bandung hanya sekitar 18 ribu kursi, sementara jumlah pendaftar mencapai 48 ribu lebih. Artinya, sekitar 30 ribu siswa akan terdorong untuk memilih sekolah swasta.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Namun, ketidaktahuan masyarakat soal RMP memunculkan kekhawatiran. Apalagi, tidak semua sekolah swasta secara terbuka menginformasikan kuota RMP dan bagaimana sistem seleksinya.

“Banyak orang tua yang tidak tahu. Mereka kira kalau masuk swasta, pasti bayar. Padahal ada RMP. Cuma, ya itu tadi, belum semua paham mekanismenya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Bahkan ia menyebut, RMP tersebut berbasis pada data terpadu dari Dinsos, Disdukcapil, dan Disdik, dan tidak bisa didaftarkan secara manual. Oleh karena itu, koordinasi antarlembaga sangat penting agar anak-anak dari keluarga miskin tidak terlewat dari intervensi.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Ia pun menegaskan, hingga saat ini tidak ada bentuk kerja sama resmi dengan sekolah swasta terkait penyaluran siswa RMP. Pendaftaran dan alokasi tetap dilakukan oleh pihak sekolah masing-masing.

“Kemarin kita hanya koordinasi dengan forum kepala sekolah swasta. Mereka berterima kasih karena masyarakat mulai melirik swasta. Tapi formal kerja sama belum ada,” jelasnya.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan standar kualitas dan perlindungan siswa RMP jika tidak ada perjanjian yang mengikat antara Dinas dan sekolah swasta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dinas Pendidikan Kota Bandung PPDB 2025 Kota Bandung Program RMP Bandung Sekolah swasta gratis Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Siapkan Rp8 Triliun, bank bjb Mudahkan Warga Tukar Uang Baru Jelang Lebaran 2026

Lari di Bawah Langit Malam: Kemeriahan Coast to Coast Night Trail Ultra dan Peran Strategis bank bjb

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.