Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu ‘Koboi’ dengan Jejak Jabatan Mentereng

By Aga GustianaJumat, 12 September 2025 08:09 WIB4 Mins Read
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (Menkeu). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin (8/9/2025), menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Pelantikan di Istana Negara Jakarta ini menandai babak baru di Kementerian Keuangan sekaligus bagian dari penyegaran kabinet untuk menghadapi tantangan fiskal dan target pertumbuhan ekonomi pemerintah baru.

Meski dikenal bergaya blak-blakan bak seorang “koboi”, Purbaya menyimpan rekam jejak jabatan mentereng. Kombinasi unik antara latar belakang Teknik Elektro ITB dan gelar MSc serta PhD bidang Ekonomi dari Purdue University, AS, membentuk cara berpikirnya yang sistematis namun strategis—membuatnya kerap tampil lugas dan cepat dalam mengambil keputusan.

Gaya Koboi, Rekam Jejak Mentereng

Julukan “Menkeu Koboi” muncul karena Purbaya sering berbicara langsung, tanpa basa-basi, bahkan dalam isu sensitif seperti pasar modal dan kebijakan fiskal. Namun, di balik itu, kariernya sarat pengalaman dan prestasi:

  • Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan Energi (2018–2020)
  • Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) (2020–2025)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam dan Menko Maritim (2015–2018)
  • Anggota Komite Ekonomi Nasional & Staf Khusus Menko Perekonomian (2010–2014)

Sebelum terjun ke birokrasi, Purbaya berkarier di dunia profesional: Field Engineer Schlumberger Overseas SA (1989–1994), Chief Economist Danareksa Research Institute, hingga Direktur Utama Danareksa Securities.

Baca Juga:  Bocoran THR PNS dan Pensiunan: dari Gaji Pokok hingga Tunjangan Tambahan

Pernyataan Perdana yang Mengundang Polemik

Baru sehari menjabat, Purbaya sudah mencuri perhatian publik. Dalam konferensi pers di Kemenkeu, ia menanggapi aksi demonstrasi 17+8 Tuntutan Rakyat dan anjloknya IHSG 1,28 persen:

“Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Mungkin ada yang merasa hidupnya masih kurang puas,” ujarnya.

Ia menambahkan optimisme terhadap pasar: “IHSG anjlok itu biasa, mungkin investor takut. Tapi saya sudah lebih dari 15 tahun di pasar, saya tahu betul cara memperbaiki ekonomi.”

Komentar ini menuai hujatan di media sosial karena dianggap arogan, tapi beberapa analis menilai itu adalah refleksi gaya koboi yang lugas dan percaya diri, sekaligus modal pengalaman di pasar modal.

Menkeu Koboi Minta Maaf

Tak lama setelah polemik muncul, Purbaya memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf soal gaya blak-blakannya:

“Ini kan saya masih pejabat baru di sini, menterinya juga menteri kagetan. Jadi, kalau ngomong, kalau kata Bu Sri Mulyani gayanya koboi,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers usai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menkeu di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025).

“Waktu di LPS sih enggak ada yang monitor, jadi saya tenang. Ternyata di (Kementerian) Keuangan beda, bu. Salah ngomong langsung dipelintir sana-sini. Jadi, saya kemarin kalau ada kesalahan, saya mohon maaf, ke depan akan lebih baik lagi,” tambahnya.

Baca Juga:  Pasar Panik, Petinggi OJK dan BEI Mundur Sekaligus: Purbaya dan Momentum 'Serok-Serok'

Permintaan maaf ini menunjukkan bahwa di balik sikap “koboi”, Purbaya tetap menyadari pentingnya komunikasi publik dan sensitivitas terhadap opini masyarakat.

Blak-blakan di Rapat DPR

Purbaya kembali menunjukkan gaya lugasnya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (10/9/2025). Ia menilai demonstrasi besar-besaran sejak 25 Agustus 2025 berakar dari kesalahan kebijakan ekonomi pemerintah.

“Yang kemarin demo itu karena tekanan berkepanjangan di ekonomi, karena kesalahan kebijakan fiskal dan moneter sendiri,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, pemerintah terlalu lama menaruh dana besar di Bank Indonesia ketimbang menggerakkan sektor riil melalui perbankan nasional. Dari sisi fiskal, APBN juga disebut lambat membelanjakan anggaran, sehingga perekonomian tidak maksimal digerakkan.

Purbaya menegaskan akan memperbaiki keadaan dengan mempercepat penyerapan belanja pemerintah dan menarik Rp200 triliun dari total Rp425 triliun dana pemerintah yang mengendap di BI untuk dialihkan ke sistem perbankan nasional.

“Quick win-nya di situ. Saya akan balik kondisi yang memburuk karena langkah kita sendiri,” tegasnya.

Strategi Menkeu Koboi

Purbaya menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen bukan hal mustahil. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci. Ia juga memastikan RAPBN 2026 tetap disusun lancar meski ada pergantian kepemimpinan.

Baca Juga:  Uhuuuyy! Suara Komeng Tembus 1,4 Juta, Kalahkan Seluruh Parpol di Jabar

Pasar bereaksi hati-hati: IHSG turun 1,3 persen, sementara rupiah menguat 0,7 persen, mencerminkan kepercayaan jangka pendek terhadap stabilitas finansial.

10 Fakta Menarik Purbaya Yudhi Sadewa

  • Lahir di Bogor, 7 Juli 1964 – Usia 61 tahun, puncak kedewasaan seorang ekonom.
  • Latar Belakang Teknik & Ekonomi – Membuatnya berpikir sistematis sekaligus strategis.
  • Insinyur di Schlumberger – Memberi wawasan mendalam soal industri migas.
  • Ekonom di Danareksa – Menunjukkan kapasitas di pasar modal.
  • Staf Khusus Menteri – Mengelola kebijakan strategis lintas sektor.
  • Deputi Kedaulatan Maritim & Energi – Memperluas jejaring pemerintahan.
  • Ketua LPS – Menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
  • Menkeu 2025 – Menggantikan Sri Mulyani, keputusan strategis kabinet Prabowo.
  • Target 8 persen – Menekankan sinergi pemerintah & swasta.
  • Respons pasar beragam – IHSG turun, rupiah menguat, menandakan sikap wait and see investor.

Dengan gaya blak-blakan ala koboi dan kombinasi keahlian teknik-ekonomi, Purbaya Yudhi Sadewa dipandang sebagai sosok yang siap menavigasi tantangan fiskal Indonesia, meski gayanya kerap mengundang kontroversi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Blak-blakan DPR RI ekonomi Indonesia kebijakan fiskal LPS Menkeu Koboi Menteri Keuangan 2025 Purbaya Yudhi Sadewa RAPBN 2026 Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.