Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 16 September 2026 21:00 WIB

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Rabu, 16 September 2026 20:42 WIB

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Rabu, 16 September 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rajiv Ajak Warga Bandung Barat Perkuat Nilai-nilai Dasar Negara Lewat Pancasila

By Putra JuangSelasa, 26 November 2024 16:07 WIB4 Mins Read
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI guna memperkuat nilai-nilai dasar negara, di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (26/11/2024).

Rajiv mengatakan, sebagai masyarakat Indonesia sudah seharusnya menyampaikan rasa sukur dan apresiasi kepada para ulama, tokoh bangsa terdahulu yang sudah mewariskan teladan persatuan dan dasar negara Pancasila.

“Pancasila menjadi dasar negara yang menjadi acuan seluruh masyarakat dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan negara Republik Indonesia,” ucap Rajiv.

Selain Pancasila, kata Rajiv, seluruh bangsa dan negara juga memiliki dasar kehidupan dan kebijakan yang diatur dalam Undang Undang Dasar 1945.

Menurutnya, ada 5 sila yang menjadi acuan dan arah kehidupan seluruh bangsa Indonesia. Seperti makna dari sila pertama, semua masyarakat Indonesia beragama dan berhubung dengan Tuhan, Allah SWT.

“Ketuhanan yang maha Esa, jadi pengikat seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Seluruh masyarakat Indonesia menerapkan dan mungkin menjadi prinsip dalam berbangsa dan bernegara, Indonesia konsisten menjalankan kemanusiaan baik di dalam atau di negara luar.

Hal itu, kata Rajiv, sesuai dengan sila kedua Pancasila, ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’ maka, kemanusiaan, keadilan dan peradaban harus terus diberikan kepada seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Update Terkini Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 8 Warga Tewas, 82 Orang Masih dalam Pencarian

“Sebagai masyarakat Indonesia, kita, khususnya saya secara pribadi akan terus memperjuangkan kemanusiaa secara adil dan beradab. Itu, menjadi prinsip dan komitmen bangsa dan negara,” katanya.

Selain kemanusiaan, lanjut Rajiv, Indonesia juga memiliki dasar untuk tetap menjaga persatuan. Meski bangsa Indonesia memiliki berbagai keragaman, sesuai dengan sila ketiga sebagai bangsa Indonesia, kita harus tetap menjaga ‘persatuan Indonesia’.

“Sila ketiga, sebagai dasar seluruh masyarakat, bangsa dan negara. Meski berbagai ragam, kita tetap memegang Tegus persatuan Indonesia. Sesuai sejarah, Indonesia merdeka berawal dari bersatunya kerajaan-kerajaan jadi cikal bakal terbentuknya bangsa Indonesia,” tuturnya.

Sementara sila keempat, lanjut Rajiv, menjadi landasan sistem demokrasi bangsa Indonesia. Hal sesuai dengan isi sila keempat, ‘Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan’. Maka, pemerintah dalam menjalankan kebijakan sesuai dan hasil musyawarah perwakilan.

“Sila keempat, tentu menjadi dasar sistem demokrasi bangsa Indonesia. Maka, setiap perwakilan pemimpinan terbentuk hasil dari pemilihan dan musyawarah seluruh bangsa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Aksi Begal Gagal! Pria Bersenpi Ditangkap di Atap Rumah Warga Padalarang

Seperti yang akan dilakukan seluruh bangsa indonesia pada 27 November 2024, akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepada daerah baik Gubernur/wakil Gubenur, Walikota/wakil walikota, Bupati dan wakil Bupati.

Pesta demokrasi tersebut, kata Rajiv, sebagai implementasi musyawarah dalam memilih dan menentukan pimpinan daerah melalui pilkada, yang akan dilakukan seluruh masyarakat Indonesia pada, Rabu (27/11/2024).

“Ya, Hari Rabu 27 November 2024, seluruh masyarakat Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah. Hal itu, sebagai implementasi dari sila keempat ‘Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan,” jelasnya.

Sementara sila kelima, seluruh rakyat Indonesia memiliki hak yang sama dalam seluruh sektor, seperti pendidikan.

“Seluruh rakyat Indonesia harus memiliki jaminan keadilan yang sama tanpa membedakan seperti layanan pendidikan sesuai dengan UUD 1945 pasal 31 ayat 1 ‘Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan’. Lalu dilanjutkan ayat 2; ‘Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya’,” bebernya.

Jika implementasi Sila kelima dilakukan secara maksimal, kata Rajiv, maka tidak akan lagi generasi muda usia sekolah atau istilah anak putus sekolah di Indonesia.

Baca Juga:  SPMB 2025 di Bandung Barat Digelar Dua Tahap, Disdik Siapkan Kuota 17.070 Siswa

“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk mengimplementasikan Sila kelima dan selalu memperjuangkan Agara bangsa mendapatkan haknya sesuai dengan sila kelima ‘kemanusiaan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Selain mensosialisasikan Pancasila, Rajiv juga menyampaikan arah UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, agar selalu menjadi acuan dan ditanamkan di hari dan diri seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Dapil II Jabar meliputi KBB dan Kabupaten Bandung.

Dengan demikian, Rajiv menegakan pentingnya persatuan dalam keberagaman Indonesia sebagai potensi negara yang kuat dan juga untuk mengukuhkan eksistensi negara Indonesia hingga saat ini.

“Indonesia memiliki banyak keragaman suku yang kuat, karena kita memiliki dasar negara yaitu Bhineka tunggal Ika (berbeda-beda tapi satu). Maka, 4 pilar MPR RI ini penting untuk terus ditanamkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat KBB Pancasila
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.