Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Nonton di GBLA? Ini Area Tribun yang Tidak Bisa Diakses

Senin, 4 Mei 2026 06:00 WIB

Terungkap! Modus Telegram Misterius di Balik Link Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Rp250 Juta

Senin, 4 Mei 2026 03:00 WIB

Jangan Salah Tempat! Begini Cara Tukar Tiket Persib vs PSIM 4 Mei 2026

Senin, 4 Mei 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nonton di GBLA? Ini Area Tribun yang Tidak Bisa Diakses
  • Terungkap! Modus Telegram Misterius di Balik Link Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Rp250 Juta
  • Jangan Salah Tempat! Begini Cara Tukar Tiket Persib vs PSIM 4 Mei 2026
  • HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib
  • Resmi! BKPRMI Kabupaten Bandung Dilantik, Usung Visi Generasi Emas 2045
  • BREAKING! Persib Bandung Dikabarkan Gaet Winger Brasil dari Liga Kamboja
  • HATI-HATI! Link Video Bandar Batang Bergetar Bisa Jadi Jebakan Batman
  • Tragedi Internship Dokter Muda di Palembang, Kemenkes Turun Tangan Usut Dugaan Bullying
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rajiv Ajak Warga Bandung Barat Perkuat Nilai-nilai Dasar Negara Lewat Pancasila

By Putra JuangSelasa, 26 November 2024 16:07 WIB4 Mins Read
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI guna memperkuat nilai-nilai dasar negara, di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (26/11/2024).

Rajiv mengatakan, sebagai masyarakat Indonesia sudah seharusnya menyampaikan rasa sukur dan apresiasi kepada para ulama, tokoh bangsa terdahulu yang sudah mewariskan teladan persatuan dan dasar negara Pancasila.

“Pancasila menjadi dasar negara yang menjadi acuan seluruh masyarakat dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan negara Republik Indonesia,” ucap Rajiv.

Selain Pancasila, kata Rajiv, seluruh bangsa dan negara juga memiliki dasar kehidupan dan kebijakan yang diatur dalam Undang Undang Dasar 1945.

Menurutnya, ada 5 sila yang menjadi acuan dan arah kehidupan seluruh bangsa Indonesia. Seperti makna dari sila pertama, semua masyarakat Indonesia beragama dan berhubung dengan Tuhan, Allah SWT.

“Ketuhanan yang maha Esa, jadi pengikat seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Seluruh masyarakat Indonesia menerapkan dan mungkin menjadi prinsip dalam berbangsa dan bernegara, Indonesia konsisten menjalankan kemanusiaan baik di dalam atau di negara luar.

Hal itu, kata Rajiv, sesuai dengan sila kedua Pancasila, ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’ maka, kemanusiaan, keadilan dan peradaban harus terus diberikan kepada seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Hengky Kurniawan Tetapkan Status Darurat Bencana Imbas Kebakaran TPA Sarimukti

“Sebagai masyarakat Indonesia, kita, khususnya saya secara pribadi akan terus memperjuangkan kemanusiaa secara adil dan beradab. Itu, menjadi prinsip dan komitmen bangsa dan negara,” katanya.

Selain kemanusiaan, lanjut Rajiv, Indonesia juga memiliki dasar untuk tetap menjaga persatuan. Meski bangsa Indonesia memiliki berbagai keragaman, sesuai dengan sila ketiga sebagai bangsa Indonesia, kita harus tetap menjaga ‘persatuan Indonesia’.

“Sila ketiga, sebagai dasar seluruh masyarakat, bangsa dan negara. Meski berbagai ragam, kita tetap memegang Tegus persatuan Indonesia. Sesuai sejarah, Indonesia merdeka berawal dari bersatunya kerajaan-kerajaan jadi cikal bakal terbentuknya bangsa Indonesia,” tuturnya.

Sementara sila keempat, lanjut Rajiv, menjadi landasan sistem demokrasi bangsa Indonesia. Hal sesuai dengan isi sila keempat, ‘Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan’. Maka, pemerintah dalam menjalankan kebijakan sesuai dan hasil musyawarah perwakilan.

“Sila keempat, tentu menjadi dasar sistem demokrasi bangsa Indonesia. Maka, setiap perwakilan pemimpinan terbentuk hasil dari pemilihan dan musyawarah seluruh bangsa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Update Terkini Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 8 Warga Tewas, 82 Orang Masih dalam Pencarian

Seperti yang akan dilakukan seluruh bangsa indonesia pada 27 November 2024, akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepada daerah baik Gubernur/wakil Gubenur, Walikota/wakil walikota, Bupati dan wakil Bupati.

Pesta demokrasi tersebut, kata Rajiv, sebagai implementasi musyawarah dalam memilih dan menentukan pimpinan daerah melalui pilkada, yang akan dilakukan seluruh masyarakat Indonesia pada, Rabu (27/11/2024).

“Ya, Hari Rabu 27 November 2024, seluruh masyarakat Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah. Hal itu, sebagai implementasi dari sila keempat ‘Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan,” jelasnya.

Sementara sila kelima, seluruh rakyat Indonesia memiliki hak yang sama dalam seluruh sektor, seperti pendidikan.

“Seluruh rakyat Indonesia harus memiliki jaminan keadilan yang sama tanpa membedakan seperti layanan pendidikan sesuai dengan UUD 1945 pasal 31 ayat 1 ‘Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan’. Lalu dilanjutkan ayat 2; ‘Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya’,” bebernya.

Baca Juga:  Geger Penemuan Mayat Wanita Diduga Dibunuh di Bandung Barat, Ada Luka Memar pada Wajah

Jika implementasi Sila kelima dilakukan secara maksimal, kata Rajiv, maka tidak akan lagi generasi muda usia sekolah atau istilah anak putus sekolah di Indonesia.

“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk mengimplementasikan Sila kelima dan selalu memperjuangkan Agara bangsa mendapatkan haknya sesuai dengan sila kelima ‘kemanusiaan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Selain mensosialisasikan Pancasila, Rajiv juga menyampaikan arah UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, agar selalu menjadi acuan dan ditanamkan di hari dan diri seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Dapil II Jabar meliputi KBB dan Kabupaten Bandung.

Dengan demikian, Rajiv menegakan pentingnya persatuan dalam keberagaman Indonesia sebagai potensi negara yang kuat dan juga untuk mengukuhkan eksistensi negara Indonesia hingga saat ini.

“Indonesia memiliki banyak keragaman suku yang kuat, karena kita memiliki dasar negara yaitu Bhineka tunggal Ika (berbeda-beda tapi satu). Maka, 4 pilar MPR RI ini penting untuk terus ditanamkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat KBB Pancasila Rajiv Sosialisasi 4 Pilar MPR RI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib

Resmi! BKPRMI Kabupaten Bandung Dilantik, Usung Visi Generasi Emas 2045

Tragedi Internship Dokter Muda di Palembang, Kemenkes Turun Tangan Usut Dugaan Bullying

Mojang Bandung Meta Meliani Halawa: Menenun Masa Depan Lewat Rajutan Bisnis Sejak Bangku Sekolah

Bukan Anak Biasa! Aksi Gila Elnathan di Lintasan Slalom Bikin Dunia Skating Heboh

Mencekam! Detik-Detik Longsor Hantam Proyek PLTA Upper Cisokan Viral

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.