Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium

Kamis, 18 Juni 2026 11:35 WIB
ilustrasi bansos

Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya

Kamis, 18 Juni 2026 11:10 WIB

Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto

Kamis, 18 Juni 2026 11:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium
  • Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya
  • Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto
  • Persib Bergerak Diam-Diam! Nama Jesé Rodriguez Muncul, Bobotoh Heboh
  • Ronaldo Pecahkan Rekor Dunia, Portugal Malah Gagal Menang di Piala Dunia 2026!
  • Menguak Duduk Perkara Kasus Hotel Sultan: Konflik 26 Tahun Pontjo Sutowo vs Negara yang Berakhir Eksekusi
  • Gara-gara Blunder Iklan Sensitif, Starbucks Tutup Seluruh Gerai di Negara Ini
  • Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Terkini Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 8 Warga Tewas, 82 Orang Masih dalam Pencarian

By Aga GustianaSabtu, 24 Januari 2026 14:39 WIB3 Mins Read
Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana tanah longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa ini menimbun puluhan rumah warga dan menyebabkan korban jiwa, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Material longsor menerjang dua wilayah permukiman, yakni Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda yang berada di RW 11 dan RW 10. Longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut hampir sepanjang pekan terakhir, sehingga membuat kondisi tanah menjadi labil.

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi sejak pagi hari. Hingga Sabtu sore, proses evakuasi masih terus berlangsung meski dihadapkan pada tantangan berat berupa cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat dan medan yang sulit dijangkau.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang meninjau langsung lokasi bencana menyampaikan bahwa jumlah warga terdampak cukup besar. Ia mengungkapkan, puluhan keluarga kini harus kehilangan tempat tinggal akibat tertimbun longsoran tanah.

Baca Juga:  Update Banjir Bali: 14 Warga Tewas, Ratusan Mengungsi dan Puluhan Titik Longsor

“Ada 34 keluarga atau sekitar 113 jiwa terdampak bencana ini, sebanyak 23 orang berhasil selamat, 8 orang telah ditemukan meninggal dunia,” ujar Jeje kepada wartawan di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, jumlah warga yang belum ditemukan masih menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Menurut Jeje, operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bandung Barat, perangkat desa dan kecamatan, hingga relawan kemanusiaan yang datang dari berbagai wilayah.

“Masih ada sekitar 82 orang yang dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian,” katanya.

Proses evakuasi dan pencarian korban kerap terhenti sementara ketika hujan kembali turun. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi karena dapat memicu longsor susulan dan membahayakan tim penyelamat.

Baca Juga:  Bejat! Ayah di Bandung Barat Tega Cabuli Anak Tirinya sejak SD

“Informasi dari BMKG potensi hujan tinggi dan ini membuat pencarian cukup berat, tapi kita tidak akan berhenti mencari korban yang masih hilang,” ungkap Jeje.

Melihat besarnya dampak bencana, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi menetapkan status darurat bencana. Penetapan ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi bantuan, logistik, serta peralatan berat yang dibutuhkan dalam proses evakuasi dan penanganan korban.

Jeje juga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, serta kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Untuk korban selamat diungsikan sementara di posko yang telah disiapkan, sebagian juga tinggal sementara di rumah saudara,” jelasnya.

Sejumlah posko darurat telah didirikan di sekitar lokasi bencana untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Selain kebutuhan pangan dan sandang, layanan kesehatan dan pendampingan psikologis juga mulai disiapkan, mengingat banyak warga yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:  Evakuasi Terus Berlanjut, Korban Longsor Cisarua Bertambah Jadi 29 Orang

Dalam kesempatan itu, Jeje juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi geografis di kawasan atas lokasi longsor. Berdasarkan laporan sementara, wilayah tersebut masih memiliki potensi pergerakan tanah, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.

Ia pun mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda alam yang mencurigakan, seperti retakan tanah atau pohon yang mulai miring.

“Potensi curah hujan masih tinggi makanya warga di daerah rawan bencana, terutama di lereng bukit dan tanah miring agar tetap waspada,” pungkas Jeje.

Hingga kini, aparat gabungan masih berjibaku melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun material longsor. Pemerintah daerah memastikan seluruh upaya akan terus dilakukan secara maksimal demi menyelamatkan warga dan memulihkan kondisi pascabencana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam KBB Korban Longsor Longsor Bandung Barat longsor Pasirlangu tanah longsor Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi bansos

Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya

Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto

Menguak Duduk Perkara Kasus Hotel Sultan: Konflik 26 Tahun Pontjo Sutowo vs Negara yang Berakhir Eksekusi

Gara-gara Blunder Iklan Sensitif, Starbucks Tutup Seluruh Gerai di Negara Ini

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.