Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Rabu, 16 September 2026 20:42 WIB

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Rabu, 16 September 2026 20:35 WIB
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

Rabu, 16 September 2026 19:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Terkini Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 8 Warga Tewas, 82 Orang Masih dalam Pencarian

By Aga GustianaSabtu, 24 Januari 2026 14:39 WIB3 Mins Read
Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana tanah longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa ini menimbun puluhan rumah warga dan menyebabkan korban jiwa, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Material longsor menerjang dua wilayah permukiman, yakni Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda yang berada di RW 11 dan RW 10. Longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut hampir sepanjang pekan terakhir, sehingga membuat kondisi tanah menjadi labil.

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi sejak pagi hari. Hingga Sabtu sore, proses evakuasi masih terus berlangsung meski dihadapkan pada tantangan berat berupa cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat dan medan yang sulit dijangkau.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang meninjau langsung lokasi bencana menyampaikan bahwa jumlah warga terdampak cukup besar. Ia mengungkapkan, puluhan keluarga kini harus kehilangan tempat tinggal akibat tertimbun longsoran tanah.

Baca Juga:  Ketua Bawaslu KBB Diciduk saat Pesta Sabu, Ngaku Baru 2 Kali Pakai

“Ada 34 keluarga atau sekitar 113 jiwa terdampak bencana ini, sebanyak 23 orang berhasil selamat, 8 orang telah ditemukan meninggal dunia,” ujar Jeje kepada wartawan di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, jumlah warga yang belum ditemukan masih menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Menurut Jeje, operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bandung Barat, perangkat desa dan kecamatan, hingga relawan kemanusiaan yang datang dari berbagai wilayah.

“Masih ada sekitar 82 orang yang dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian,” katanya.

Proses evakuasi dan pencarian korban kerap terhenti sementara ketika hujan kembali turun. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi karena dapat memicu longsor susulan dan membahayakan tim penyelamat.

Baca Juga:  Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

“Informasi dari BMKG potensi hujan tinggi dan ini membuat pencarian cukup berat, tapi kita tidak akan berhenti mencari korban yang masih hilang,” ungkap Jeje.

Melihat besarnya dampak bencana, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi menetapkan status darurat bencana. Penetapan ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi bantuan, logistik, serta peralatan berat yang dibutuhkan dalam proses evakuasi dan penanganan korban.

Jeje juga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, serta kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Untuk korban selamat diungsikan sementara di posko yang telah disiapkan, sebagian juga tinggal sementara di rumah saudara,” jelasnya.

Sejumlah posko darurat telah didirikan di sekitar lokasi bencana untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Selain kebutuhan pangan dan sandang, layanan kesehatan dan pendampingan psikologis juga mulai disiapkan, mengingat banyak warga yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Indonesia Bersiap Hadapi Pekan Penuh Risiko Alam

Dalam kesempatan itu, Jeje juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi geografis di kawasan atas lokasi longsor. Berdasarkan laporan sementara, wilayah tersebut masih memiliki potensi pergerakan tanah, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.

Ia pun mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda alam yang mencurigakan, seperti retakan tanah atau pohon yang mulai miring.

“Potensi curah hujan masih tinggi makanya warga di daerah rawan bencana, terutama di lereng bukit dan tanah miring agar tetap waspada,” pungkas Jeje.

Hingga kini, aparat gabungan masih berjibaku melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun material longsor. Pemerintah daerah memastikan seluruh upaya akan terus dilakukan secara maksimal demi menyelamatkan warga dan memulihkan kondisi pascabencana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam KBB Longsor Bandung Barat longsor Pasirlangu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.