Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Minggu, 1 November 2026 02:00 WIB

Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026

Minggu, 1 November 2026 01:00 WIB
Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 21:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Terkini Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 8 Warga Tewas, 82 Orang Masih dalam Pencarian

By Aga GustianaSabtu, 24 Januari 2026 14:39 WIB3 Mins Read
Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana tanah longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa ini menimbun puluhan rumah warga dan menyebabkan korban jiwa, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Material longsor menerjang dua wilayah permukiman, yakni Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda yang berada di RW 11 dan RW 10. Longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut hampir sepanjang pekan terakhir, sehingga membuat kondisi tanah menjadi labil.

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi sejak pagi hari. Hingga Sabtu sore, proses evakuasi masih terus berlangsung meski dihadapkan pada tantangan berat berupa cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat dan medan yang sulit dijangkau.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang meninjau langsung lokasi bencana menyampaikan bahwa jumlah warga terdampak cukup besar. Ia mengungkapkan, puluhan keluarga kini harus kehilangan tempat tinggal akibat tertimbun longsoran tanah.

Baca Juga:  Banjir hingga Longsor di Dua Wilayah Jabar, Pemprov Belum Tetapkan Status Darurat Bencana

“Ada 34 keluarga atau sekitar 113 jiwa terdampak bencana ini, sebanyak 23 orang berhasil selamat, 8 orang telah ditemukan meninggal dunia,” ujar Jeje kepada wartawan di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, jumlah warga yang belum ditemukan masih menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Menurut Jeje, operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bandung Barat, perangkat desa dan kecamatan, hingga relawan kemanusiaan yang datang dari berbagai wilayah.

“Masih ada sekitar 82 orang yang dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian,” katanya.

Proses evakuasi dan pencarian korban kerap terhenti sementara ketika hujan kembali turun. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi karena dapat memicu longsor susulan dan membahayakan tim penyelamat.

Baca Juga:  Aspal dan Beton 'Murahan', Jalan Ciputri Lembang Jadi Saksi Bisu Kualitas Pembangunan di KBB?

“Informasi dari BMKG potensi hujan tinggi dan ini membuat pencarian cukup berat, tapi kita tidak akan berhenti mencari korban yang masih hilang,” ungkap Jeje.

Melihat besarnya dampak bencana, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi menetapkan status darurat bencana. Penetapan ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi bantuan, logistik, serta peralatan berat yang dibutuhkan dalam proses evakuasi dan penanganan korban.

Jeje juga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, serta kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Untuk korban selamat diungsikan sementara di posko yang telah disiapkan, sebagian juga tinggal sementara di rumah saudara,” jelasnya.

Sejumlah posko darurat telah didirikan di sekitar lokasi bencana untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Selain kebutuhan pangan dan sandang, layanan kesehatan dan pendampingan psikologis juga mulai disiapkan, mengingat banyak warga yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:  Purwakarta Siaga: Tanah Bergerak Terus Meluas, Warga Dilarang Mendekat

Dalam kesempatan itu, Jeje juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi geografis di kawasan atas lokasi longsor. Berdasarkan laporan sementara, wilayah tersebut masih memiliki potensi pergerakan tanah, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.

Ia pun mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda alam yang mencurigakan, seperti retakan tanah atau pohon yang mulai miring.

“Potensi curah hujan masih tinggi makanya warga di daerah rawan bencana, terutama di lereng bukit dan tanah miring agar tetap waspada,” pungkas Jeje.

Hingga kini, aparat gabungan masih berjibaku melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun material longsor. Pemerintah daerah memastikan seluruh upaya akan terus dilakukan secara maksimal demi menyelamatkan warga dan memulihkan kondisi pascabencana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam KBB Longsor Bandung Barat longsor Pasirlangu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.