bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pendakwah dengan inisial SAM tengah menjadi perhatian publik. Laporan terhadap sosok tersebut telah diajukan ke Bareskrim Polri oleh sejumlah korban melalui tim kuasa hukum mereka.
Perkara ini mencuat setelah pihak kuasa hukum korban mengungkap bahwa terlapor dikenal luas di masyarakat. Ia disebut kerap muncul di layar kaca sebagai juri dalam program hafiz Al-Qur’an di salah satu stasiun televisi swasta.
Kuasa hukum korban, Benny Jehadu, mendesak aparat penegak hukum segera bertindak tegas terhadap laporan yang telah diajukan. Menurutnya, proses hukum perlu berjalan cepat agar kejelasan status hukum terlapor dapat segera ditentukan.
Ia juga meminta penyidik kepolisian untuk memanggil pihak yang dilaporkan dan mempertimbangkan penetapan tersangka apabila unsur pidana telah terpenuhi.
Kasus Disebut Sudah Masuk Tahap Penyidikan
Tim kuasa hukum menyampaikan bahwa laporan yang diajukan kini telah memasuki tahap penyidikan. Sejumlah bukti juga telah diserahkan kepada penyidik untuk mendukung proses hukum yang berjalan.
Bukti tersebut meliputi percakapan digital hingga rekaman video yang disebut berkaitan dengan proses klarifikasi atau permintaan maaf yang pernah dilakukan sebelumnya.
Dalam perkara ini, jumlah korban disebut lebih dari satu orang. Saat ini terdapat lima korban yang menjadi klien tim kuasa hukum.
Para korban disebut berasal dari latar usia yang berbeda, mulai dari anak di bawah umur hingga orang dewasa. Mereka dikabarkan mengalami trauma psikologis setelah peristiwa yang dilaporkan tersebut.
Dugaan perbuatan asusila itu juga disebut tidak terjadi dalam satu waktu saja. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kuasa hukum, peristiwa tersebut diduga berlangsung dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak 2017 hingga 2025 di sejumlah lokasi berbeda.
Nama Ustadz Solmed Ikut Disebut Warganet
Di tengah maraknya pemberitaan, nama Soleh Mahmud atau Ustadz Solmed sempat ikut dikaitkan oleh sebagian warganet di media sosial. Hal itu dipicu oleh kesamaan inisial dengan sosok yang dilaporkan.
Menanggapi kabar tersebut, Ustadz Solmed langsung memberikan penjelasan melalui akun media sosial pribadinya.
Ia menegaskan bahwa inisial namanya tidak sama dengan yang sedang ramai dibicarakan publik.
“Nama saya Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau memakai inisial seharusnya SMM, bukan SAM,” tulisnya.
Suami dari artis April Jasmine itu mengaku cukup terkejut karena akun media sosialnya mendadak dipenuhi komentar negatif dari pengguna internet.
Meski merasa namanya ikut terseret dalam isu yang tidak berkaitan dengannya, ia memilih menanggapi situasi tersebut secara tenang.
Ustadz Solmed berharap klarifikasi yang ia sampaikan dapat menghentikan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.
Polisi Masih Mendalami Laporan
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang telah masuk. Proses penyidikan terus berjalan dengan memeriksa bukti serta keterangan dari pihak-pihak terkait.
Publik pun diimbau untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada hasil resmi dari proses hukum yang sedang berlangsung.
Kepolisian menegaskan bahwa setiap laporan akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku, sekaligus memastikan semua pihak mendapatkan keadilan dalam proses tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









