Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Robi Darwis

Dari Akademi hingga Juara Liga, Perjalanan Robi Darwis Bersama Persib Resmi Berakhir

Jumat, 26 Juni 2026 03:00 WIB
Kode Redeem FF

Kejutan Akhir Pekan 26 Juni 2026! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Ini untuk Dapatkan Skin Senjata dan Bundel Gratis

Jumat, 26 Juni 2026 02:00 WIB

Edisi Terbatas 26 Juni 2026! Borong Ratusan Primogem Gratis Lewat 6 Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Ini

Jumat, 26 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dari Akademi hingga Juara Liga, Perjalanan Robi Darwis Bersama Persib Resmi Berakhir
  • Kejutan Akhir Pekan 26 Juni 2026! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Ini untuk Dapatkan Skin Senjata dan Bundel Gratis
  • Edisi Terbatas 26 Juni 2026! Borong Ratusan Primogem Gratis Lewat 6 Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Ini
  • Duel Hidup-Mati Grup F Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Statistik Agresif Jepang vs Swedia
  • Borong Primogem Gratis! Segera Tukar 6 Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Juni 2026 Ini Sebelum Hangus
  • Regulasi Baru Mulai 1 Juli 2026: Registrasi Kartu SIM Wajib Rekam Wajah, Ini Skema Daftarnya
  • Saingi Pasar Tablet Murah, Intip Spesifikasi Poco Pad C1 yang Dibanderol Rp2 Jutaan
  • Jangan Panik, Lakukan 5 Penyelamatan Ini Jika Terlanjur Klik APK Undangan Palsu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Raperda Air Jadi Solusi, Pansus XI DPRD Jabar Ingatkan Kewenangan dan Pengawasan

By SusanaRabu, 11 Februari 2026 16:36 WIB2 Mins Read
Pansus XI DPRD Jawa Barat soroti lemahnya pengawasan pemanfaatan air dan dorong Raperda untuk optimalisasi PAD. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Panitia Khusus (Pansus) XI DPRD Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya penguatan pengawasan pemanfaatan sumber daya air guna mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Rabu (11/02/2026).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang tata kelola dan perizinan pemanfaatan air di Jawa Barat.

Soroti Pelanggaran Volume Pengambilan Air

Anggota Pansus XI DPRD Jawa Barat, Zulkifli Chaniago, mengungkapkan masih ditemukannya pelanggaran terkait batas volume pengambilan air di sejumlah wilayah. Ia menilai sistem perizinan dan pengawasan perlu diperkuat agar tidak merugikan daerah.

“Dalam beberapa kunjungan, kami menemukan masih banyak pelanggaran terkait volume pemanfaatan air. Dinas Sumber Daya Air harus tegas dalam menegakkan aturan mengenai batas volume sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, koordinasi antara BBWS dan Dinas Sumber Daya Air juga perlu diperkuat,” tegasnya.

Pengawasan yang lemah dinilai berpotensi menghambat optimalisasi penerimaan daerah dari sektor sumber daya air.

Raperda Air untuk Tingkatkan PAD Jawa Barat

Pimpinan Pansus XI, Yusuf Maulana, menjelaskan bahwa Raperda yang tengah disusun secara khusus mengatur tata kelola, sistem perizinan, hingga optimalisasi pemanfaatan air sebagai bagian dari strategi peningkatan PAD Jawa Barat.

“Perda ini berbicara secara khusus mengenai air dan sumber air. Kami berharap informasi yang diperoleh hari ini dapat menjadi bahan konstruktif dalam perancangannya. Dengan adanya Perda ini, diharapkan pengelolaan sumber daya air semakin optimal dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat,” jelas Yusuf.

Regulasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat aspek administratif, tetapi juga mampu memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kontribusi sektor air terhadap keuangan daerah.

Tegaskan Pembagian Kewenangan dan Penegakan Hukum

Anggota Pansus XI lainnya, Asep Syamsudin, menekankan pentingnya kejelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pengelolaan sumber daya air.

Ia juga menyoroti perlunya sistem penegakan hukum yang lebih kuat dan terdata secara sistematis agar pelanggaran tidak terus berulang.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Pansus XI DPRD Jawa Barat untuk memastikan regulasi yang disusun bersifat implementatif, memperjelas mekanisme pengawasan, serta mampu menjawab persoalan riil di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBWS Ciliwung Cisadane PAD Jawa Barat Pansus XI DPRD Jawa Barat pengawasan pemanfaatan air perizinan air Raperda sumber daya air tata kelola air Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebih Sangar dari Intel! Emak-emak Ini Sendirian Obrak-Abrik Sarang Sabu 24 Jam, Polisi Baru Gerak Pas Viral?

Peringati Hari Asyura, Cucun Ahmad Syamsurijal Santuni 1.448 Anak Yatim dan Resmikan Rumah Layak Huni

Ilustrasi gempa

Gempa Dahsyat Magnitudo 7,5 Guncang Venezuela, Puluhan Tewas dan Ratusan Terluka

Dedi Mulyadi Alihkan Sayembara Rp250 Juta untuk Korban YTR, Diserahkan saat Hari Bhayangkara

Masa Lalu Taufik Hidayat Terungkap, Ayah Sebut Anak Temperamental Sejak Kecil

Kisruh SPMB 2026, Ombudsman Semprot Disdik Jabar: Sosialisasi Minim Banget!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.