Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal

Senin, 27 Juli 2026 13:42 WIB

Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng

Senin, 27 Juli 2026 12:30 WIB

Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Tayang di TV Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming

Senin, 27 Juli 2026 12:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal
  • Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng
  • Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Tayang di TV Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Debut di Piala Presiden 2026 Berbuah Manis, Nazriel Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib
  • Buruan Klaim! 7 Kode Redeem FF Hari Ini Bisa Dapat Skin Senjata hingga Emote Eksklusif
  • Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Juli 2026 Tetap Stabil, Cek Tarif Terbaru 24 Karat di Sini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Rasa Penasaran Bisa Berujung Celaka, Link Video 7 Menit ‘Ibu Tiri’ Diduga Sarang Peretasan

By SusanaJumat, 24 April 2026 03:00 WIB2 Mins Read
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena pencarian “link video 7 menit” yang ramai di media sosial kembali menjadi sorotan. Berbagai tautan yang beredar dengan narasi provokatif diduga bukan sekadar konten hiburan, melainkan pintu masuk serangan siber yang berpotensi membahayakan data pengguna.

Link Viral Picu Rasa Penasaran Publik

Pola penyebaran tautan ini memanfaatkan rasa penasaran warganet. Judul-judul sensasional seperti “Full Video”, “No Sensor”, hingga “Part Lanjutan” sengaja digunakan untuk mendorong pengguna agar mengklik link yang dibagikan di berbagai platform seperti TikTok, Telegram, X, hingga WhatsApp.

Namun di balik itu, tujuan utama bukan menyediakan konten, melainkan mengarahkan korban ke situs berbahaya yang telah disiapkan pelaku kejahatan siber.

Ancaman Malware dan Pencurian Data

Peringatan serius muncul terkait risiko yang ditimbulkan dari akses link mencurigakan tersebut. Pengguna internet berpotensi menjadi korban pencurian data, peretasan akun, hingga kehilangan saldo rekening digital.

“Dampaknya tidak main-main. Korban bisa kehilangan akses akun hingga data finansial setelah mengklik atau mengunduh file dari tautan tidak resmi,” demikian peringatan yang beredar terkait fenomena ini.

Temuan Risiko Keamanan Digital

Sejumlah penelitian keamanan siber menunjukkan bahwa ancaman seperti ini bukan hal baru. Malware yang tersebar melalui link palsu dapat berbentuk:

  • Clicker yang mengarahkan pengguna ke situs berbahaya
  • Banking trojan yang mencuri data perbankan
  • Ransomware yang mengunci perangkat korban
  • Aplikasi berbahaya yang mengirim SMS berbayar tanpa izin

Pada perangkat berbasis Android, ribuan kasus infeksi malware tercatat berasal dari akses konten berisiko, termasuk konten dewasa yang disamarkan dalam bentuk tautan viral.

Modus Lama yang Masih Efektif

Pelaku kejahatan siber terus menggunakan pola lama: memancing emosi dan rasa penasaran. Istilah sensasional digunakan sebagai umpan untuk membuat korban mengabaikan aspek keamanan digital.

Meski metode ini sudah lama dikenal, efektivitasnya masih tinggi karena banyak pengguna tidak memverifikasi sumber link sebelum mengkliknya.

Dampak yang Tidak Hanya Teknis

Kerugian akibat malware tidak hanya sebatas perangkat rusak atau akun diretas. Dalam banyak kasus, korban juga mengalami kebocoran data pribadi, kerugian finansial, hingga penyalahgunaan identitas digital.

Lebih jauh, sebagian korban memilih diam karena merasa malu, terutama jika tautan yang diklik berkaitan dengan konten sensitif. Kondisi ini membuat kasus semakin sulit terdeteksi dan terus berulang di ruang digital.

Imbauan untuk Warga Internet

Pengguna internet diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap link yang tidak jelas sumbernya. Verifikasi sebelum klik menjadi langkah penting untuk menghindari risiko serangan siber yang semakin kompleks dan sulit dideteksi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ancaman internet data pribadi bocor Ibu Tiri vs Anak Tiri Keamanan Siber link video viral malware berbahaya Penipuan Online phishing link video 7 menit
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal

Game Free Fire

Buruan Klaim! 7 Kode Redeem FF Hari Ini Bisa Dapat Skin Senjata hingga Emote Eksklusif

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Juli 2026 Tetap Stabil, Cek Tarif Terbaru 24 Karat di Sini!

Kena Batunya? Influencer Endang Yustika Senggol Warga Threads, Berujung Dirujak Se-Indonesia!

Bye Akun Palsu! Facebook Verified Hadir, Cukup Pakai Video Selfie untuk Dapat Lencana

Buruan Klaim! 20 Kode Redeem FF Terbaru 26 Juli 2026 sebelum Kuota Habis

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Birokrasi Dedi Mulyadi Terbukti Cacat Prosedur, PTUN Bandung Menangkan Aliansi Buruh Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.