Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!

Kamis, 18 Juni 2026 06:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher

Kamis, 18 Juni 2026 05:00 WIB

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Dramatis WNI di Kamboja: Dihujani Tembakan Saat Coba Lari dari Kompleks Sindikat Online Scam

By Aga GustianaJumat, 31 Oktober 2025 07:58 WIB2 Mins Read
Viral video percobaan kabur puluhan WNI dari kompleks online scam di Kamboja.
Ilustrasi. Viral video percobaan kabur puluhan WNI dari kompleks online scam di Kamboja. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kericuhan terjadi di Kota Bavet, Kamboja, ketika puluhan warga negara Indonesia (WNI) berupaya melarikan diri dari sebuah kawasan yang diduga menjadi pusat aktivitas penipuan online atau online scam.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat sekitar 25 orang berhasil mencapai area gerbang utama sebelum dihentikan dengan tembakan peringatan dan tindakan keras dari petugas keamanan. Beberapa di antaranya mengalami luka akibat pemukulan, sementara aparat langsung memperketat penjagaan di sekitar kompleks.

Salah satu unggahan di platform X menuliskan:

“Laporan dari Kota Bavet menyebutkan sekelompok warga negara Indonesia berusaha meninggalkan kompleks yang terhubung dengan aktivitas daring, tetapi dihentikan. Beberapa orang dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.”

Baca Juga:  Resmi Jadi WNI, Jens Raven Siap Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Insiden ini menambah panjang daftar kasus eksploitasi terhadap pekerja migran asal Indonesia di Kamboja.

Pemerintah Bergerak Cepat Pulangkan 110 Korban Online Scam

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, memastikan pemerintah akan segera memulangkan 110 WNI yang menjadi korban jaringan online scam di Kamboja.

“Jadi semuanya dalam proses dan kita akan pulangkan (110 WNI korban online scam di Kamboja) ke Indonesia, negara hadir di situ untuk melindungi mereka,” ujar Mukhtarudin saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2025).

Mukhtarudin menambahkan, Direktur Siber P2MI Guntur Saputro telah berada di Kamboja untuk bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh dan otoritas setempat. Saat ini, seluruh korban sudah diamankan di rumah detensi imigrasi Phnom Penh.

Baca Juga:  Video Rok Hijau Viral di TikTok dan X, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu

“Saat ini seluruh 110 WNI telah berada di rumah detensi imigrasi Phnom Penh untuk proses pendataan dan pemeriksaan oleh otoritas setempat. Tapi prinsipnya dari semua ini, Kementerian Luar Negeri juga melakukan upaya-upaya maksimal kemudian kami membackup itu kerja sama dengan otoritas di sana,” jelas Mukhtarudin.

Awal Pelarian dan Upaya Penyelamatan

Dari hasil investigasi awal, diketahui sebanyak 97 WNI sempat melarikan diri dari perusahaan yang diduga kuat menjalankan praktik penipuan digital di wilayah Chrey Thum, Provinsi Kandal. Dari jumlah tersebut, 13 orang berhasil keluar dari kawasan tersebut sebelum akhirnya diselamatkan oleh pihak berwenang.

Baca Juga:  HEBOH! Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2' Viral, Ternyata Jebakan 1 Miliar Rupiah Mengintai

Mukhtarudin memastikan pihaknya akan menelusuri jaringan perekrutan yang mengirim para WNI bekerja di perusahaan ilegal tersebut.

“Nanti kita (selidiki), yang penting balik dulu (WNI), nanti akan terlacak perusahaan atau apa yang menyalurkan mereka, itu akan ditindak segera,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian P2MI dan Kementerian Luar Negeri kini terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh korban kembali ke Tanah Air dengan aman serta mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam perekrutan ilegal tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bavet Kamboja KBRI Phnom Penh Mukhtarudin Online Scam P2MI Penipuan Online WNI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.