Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Rabu, 18 Maret 2026 17:05 WIB

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Rabu, 18 Maret 2026 16:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
  • Prediksi Skor Liverpool vs Galatasaray: The Reds Bisa Balikkan Agregat?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rayakan Warisan Budaya, Bey Machmudin: Keberagaman Jabar Jadi Kekuatan Bersama

By SusanaMinggu, 15 Desember 2024 20:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, membuka Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jabar 2024 di Taman Kota Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Minggu (15/12/2024) pagi. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, membuka Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jawa Barat 2024 di Taman Kota Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Minggu (15/12/2024) pagi.

PKD tahun ini mengusung tema “Kerja Budaya: Harmoni Keberagaman Tiga Wilayah di Jawa Barat”, dengan menampilkan seni dan budaya dari tiga wilayah kebudayaan Jabar, yakni Sunda Priangan, Dermayu Kacirebonan, dan Melayu Betawian.

Bey Machmudin menegaskan bahwa keberagaman budaya yang dimiliki Jabar menjadi kekayaan sekaligus faktor pemersatu.

“Di sini ada Sunda Priangan, ada Cirebon, dan Melayu Betawi. Justru keberagaman itu mempersatukan kita, lebih dekat, lebih erat lagi,” ujar Bey.

Baca Juga:  Jawa Barat Menerima Mobil Laboratorium untuk Mendeteksi Keamanan Pangan

Ia menambahkan bahwa keberagaman budaya di Jabar adalah warisan leluhur yang harus terus dilestarikan.

Menurutnya, kegiatan seperti PKD menjadi momen penting untuk memperkuat rasa bangga, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus sebagai falsafah pembangunan daerah.

Baca Juga:  Jamaah Haji Jabar Siap Menuju Puncak Ibadah Haji 2025, Fokus pada Kesehatan dan Koordinasi Pelayanan

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan keberagaman budaya, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia,” tutur Bey.

Bey juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam merawat dan menjaga kekayaan budaya tersebut agar tetap menjadi warisan yang bermakna bagi generasi mendatang.

“Harmoni keberagaman ini tidak bisa datang dengan sendirinya. Perlu ada kesadaran bersama untuk terus menjaganya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Truk Rem Blong di Cimahi, Pj Gubernur Jabar Minta Daerah Gelar Uji KIR

Dalam acara tersebut, Pemprov Jabar menyerahkan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Kebudayaan kepada beberapa daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal yang diakui secara nasional.

Kota Sukabumi menjadi lokasi ketiga penyelenggaraan PKD berskala besar setelah sebelumnya digelar di Indramayu dan Kota Bogor.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dan menjadi wujud nyata kolaborasi antar-stakeholder untuk melestarikan budaya Jabar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin budaya Pekan Kebudayaan Daerah seni Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

PO Haryanto Gak Ngaku?! Skandal Bus ‘Siluman’ Seruduk 6 Mobil, Siapa Tanggung Jawab?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.