Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satu Faktor Krusial Ini Bisa Bikin Mariano Peralta Berpaling dari Persija ke Pelukan Persib

Senin, 29 Juni 2026 11:33 WIB

Terungkap! Ini Isi Sebenarnya Video Viral Handuk Putih yang Bikin Penasaran

Senin, 29 Juni 2026 11:32 WIB

Tak Hanya Isu Selingkuh, Jabatan Bupati Gowa Terancam Copot Karena 3 Dosa Besar Ini!

Senin, 29 Juni 2026 11:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satu Faktor Krusial Ini Bisa Bikin Mariano Peralta Berpaling dari Persija ke Pelukan Persib
  • Terungkap! Ini Isi Sebenarnya Video Viral Handuk Putih yang Bikin Penasaran
  • Tak Hanya Isu Selingkuh, Jabatan Bupati Gowa Terancam Copot Karena 3 Dosa Besar Ini!
  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000, Cek Daftar Lengkap per Gram Senin 29 Juni 2026
  • Jangan Sampai Ketinggalan! Siaran Ulang Brasil vs Jepang di TVRI Hari Ini Gratis
  • Mariano Peralta Batal ke Persija? Persib Tiba-Tiba Jadi Kandidat Terkuat
  • Skandal Kekerasan Terpanjang di Bandung: Fakta Mengerikan Penyiksaan YTR yang Berlangsung 3 Tahun Tanpa Terendus
  • Cek Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026: Intip Rincian Lengkap per Gramnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat Menerima Mobil Laboratorium untuk Mendeteksi Keamanan Pangan

By Putri Mutia RahmanSenin, 20 November 2023 20:31 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Bey Machmudin sebagai penerima mobil laboratorium secara simbolis. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Guna mewujudkan keamanan pangan segar bagi seluruh masyarakat Indonesia, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan mobil laboratorium keliling kepada Jawa Barat. Penerimaan ini dilakukan di IPB International Convention Center, Botani Square Building, Kota Bogor, Senin (20/11/2023). 

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, Selain Jabar, provinsi Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Yogyakarta juga sudah mendapatkan mobil lab.

“Pertama ini sembilan (mobil) dulu, nanti kita akan expand lagi ke-38 provinsi lainnya,” ujarnya.

Arief menyebutkan, mobil lab keliling dilengkapi alat-alat rapid test, mulai dari reagan, refrigerator, dispenser, dan yang lainnya. Dengan fasilitas tersebut, user dapat mendeteksi kandungan berbahaya pada bahan-bahan makanan yang dijual di pasar-pasar, seperti boraks, pestisida, dan formalin.

Baca Juga:  Tinjau Seleksi CASN, Bey: Jangan Sampai Ada Joki

“Ini kita harapkan dengan punya rapid test seperti ini, hanya perlu waktu 15 menit kita sudah bisa tahu pangan-pangan mana yang memang tidak boleh (dipasarkan). Jadi sudah ada ambang residunya (standar aman),” tutur Arief.

Arief juga meminta agar para kepala daerah dapat terus memonitor penggunaan mobil lab keliling ini, dengan cara membuat jadwal pemeriksaan ke pasar-pasar di daerah masing-masing secara mobile dan menyeluruh.

Baca Juga:  Cari Solusi Kebakaran, Bey Machmudin Bakal Tinjau Langsung TPA Sarimukti

“Saya instruksikan agar mobil ini keliling pasar, jadi satu hari kalau perlu beberapa pasar (dikunjungi). Mobilitas ini nanti silakan dikontrol sama gubernur atau bupati wali kota di daerah masing-masing,” imbaunya.

Penjabat Gubernur Bey Machmudin sebagai penerima mobil laboratorium secara simbolis mengatakan, program dari Bapanas ini menjadi bukti krusialnya hal keamanan pangan bagi masyarakat Indonesia. 

“Dengan adanya mobil ini kita bisa memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi oleh kita semua harus aman. Karena bukan hanya ketersediaan pangan yang harus diperhatikan oleh pemerintah, tetapi juga keamanan dari pangan-pangan yang ada,” ujar Bey Machmudin.

Baca Juga:  Malam Puncak WJF 2024, Pemprov Jabar Beri Penghargaan untuk Nike Ardilla dan Ni Mursih

“Harus 100 persen aman dari bahan-bahan yang tidak diperbolehkan,” tambahnya. 

Untuk diketahui, Pada kesempatan yang sama, Jawa Barat menerima sertifikat penghargaan atas penilaian sistem manajemen pengawasan keamanan pangan segar pada Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) tingkat provinsi di seluruh Indonesia.

Hasilnya, Jabar mendapatkan predikat Sangat Baik bersama lima provinsi lainnya, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung dan Sumatera Barat.

Ada pula sembilan provinsi yang mendapatkan predikat baik, yaitu Bali, Bengkulu, Gorontalo, Jambi, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Sumatera Selatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bapanas Bey Machmudin jawa barat Keamana Pangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tak Hanya Isu Selingkuh, Jabatan Bupati Gowa Terancam Copot Karena 3 Dosa Besar Ini!

Skandal Kekerasan Terpanjang di Bandung: Fakta Mengerikan Penyiksaan YTR yang Berlangsung 3 Tahun Tanpa Terendus

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Juli 2026 Segera Cair? Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras yang Diperkirakan Dibagikan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.