Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jamaah Haji Jabar Siap Menuju Puncak Ibadah Haji 2025, Fokus pada Kesehatan dan Koordinasi Pelayanan

By SusanaMinggu, 1 Juni 2025 14:00 WIB3 Mins Read
Jamaah haji asal Jawa Barat memasuki fase krusial dalam rangkaian ibadah haji tahun 2025. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jamaah haji asal Jawa Barat memasuki fase krusial dalam rangkaian ibadah haji tahun 2025. Menurut laporan langsung dari Petugas Haji Daerah Jawa Barat, H. Lutfi Hermawansyah, hampir seluruh jamaah haji Indonesia, termasuk dari Jabar, telah tiba di Mekkah per 31 Mei 2025 dini hari.

“Per pukul 02.00 dini hari, jamaah gelombang I yang semula diberangkatkan ke Madinah telah menyelesaikan rangkaian ibadah Arbain selama 8 hingga 9 hari di sana, dan kini seluruhnya sudah berada di Mekkah,” ujar H. Lutfi.

Tantangan Pelayanan Berbasis Sarikah

H. Lutfi juga mengungkapkan dinamika baru dalam sistem pelayanan haji tahun ini yang menggunakan skema sarikah, kerja sama dengan perusahaan-perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi.

“Dalam satu kloter, bisa jadi jamaah dilayani oleh satu hingga lebih dari dua sarikah. Ini mengakibatkan jamaah dari satu kloter menempati hotel yang berbeda-beda,” paparnya.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, yang dituntut menjaga kekompakan lintas peran, dari ketua rombongan, ketua regu, hingga petugas kloter.

Baca Juga:  Sukabumi Dilanda Banjir dan Longsor Usai Diguyur Hujan Deras

“Kuncinya adalah jangan mempermasalahkan masalah, tapi fokus pada solusi. Berkat kekompakan, persoalan bisa ditangani demi kelancaran ibadah,” tambahnya.

Aktivitas Jamaah di Mekkah

Setiba di Mekkah, jamaah langsung melaksanakan umroh wajib sebagai bagian dari ibadah haji tamatu. “Karena mendahulukan umroh sebelum haji, jamaah wajib membayar dam bukan sebagai bentuk denda, tapi sebagai kemudahan dalam beribadah,” jelas H. Lutfi.

Sehari-hari, jamaah rutin mengikuti salat berjamaah di Masjidil Haram yang diakses menggunakan bus Shalawat sesuai jalur hotel masing-masing. Selain itu, banyak jamaah juga melaksanakan umroh sunah, baik secara mandiri maupun berkelompok. Lokasi miqat favorit antara lain Masjid Siti Aisyah (Tam’im), Ja’ronah, dan Hudaibiyah.

“Untuk jamaah yang melakukan umroh mandiri, bisa menggunakan taksi dengan biaya 40–60 riyal, atau bus Trans Mekkah seharga 4 riyal sekali jalan. Namun menjelang Dzulhijjah, tarif bus naik jadi 8 riyal,” ujar Lutfi.

Baca Juga:  Heboh Video Perusakan Diduga Tempat Ibadah di Sukabumi, MUI: Itu Vila Bukan Gereja

Selain itu, jamaah juga menjalani ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti Jabal Rohmah, Jabal Tsur, dan Jabal Nur. Lokasi-lokasi ini tidak hanya sebagai destinasi spiritual, tapi juga sarana orientasi agar jamaah memahami rute dan kondisi saat pelaksanaan puncak haji.

“Jamaah dikenalkan lokasi-lokasi penting seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina, termasuk tempat melempar jumrah,” katanya.

Layanan Kesehatan Aktifkan Klinik dan Visitasi

Tim kesehatan kloter turut aktif memberikan layanan. “Kami membuka klinik kesehatan dengan satu dokter dan satu perawat, serta rutin melakukan visitasi ke kamar-kamar untuk memastikan kondisi jamaah. Jika diperlukan, jamaah akan dirujuk ke RS Arab Saudi,” jelas Lutfi.

Persiapan Menuju Arafah

Menyambut fase puncak ibadah, Ketua Kloter 06 JKS Sukabumi, Momon Jali, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan 441 jamaah untuk diberangkatkan ke Arafah pada 8 Dzulhijjah atau 4 Juni 2025.

“Kami sudah gelar rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan fisik, psikis, dan kesehatan jamaah. Insya Allah jamaah akan melaksanakan seluruh rangkaian ibadah puncak haji dari Arafah, Muzdalifah, Mina hingga Nafar Awal dengan tertib dan lancar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Viral, Aksi Pemalakan Travel Gelap oleh Oknum Sopir Angkot di Sukabumi

Sementara itu, Pembimbing Ibadah Kloter, H Ahmad Muhammad menyampaikan persiapan jamaah dan pelaksanaan rangkaian ibadah haji sesuai syariat.

“Sebagaimana diketahui, jemaah kloter JKS 06 melaksanakan ibadah haji dengan metode tamatu, karena itu Alhamdulillah 441 jamaah sudah melaksanakan umroh wajib. Sebagai konsekuensi melaksanakan haji tamatu maka setiap jamaah haji dikenai kewajiban membayar dam, dan Alhamdulillah 441 jamaah sudah melakukan pembayaran dengan metode yang dibelinya,” paparnya.

Selain itu, mengenai persiapan armuzna, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, salah satunya bimbingan manasik yang sudah dilaksanakan sebanyak lima kali dan rapat koordinasi yang sudah dilaksanakan bersama karu karom untuk persiapan Armuzna.

“Alhamdulillah dari berbagai evaluasi yang dilakukan disamping ditambah dengan doa, Insyaallah Armuzna akan berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

persiapan Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.