Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB

Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini

Sabtu, 19 September 2026 04:00 WIB

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Sabtu, 19 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
  • Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jamaah Haji Jabar Siap Menuju Puncak Ibadah Haji 2025, Fokus pada Kesehatan dan Koordinasi Pelayanan

By SusanaMinggu, 1 Juni 2025 14:00 WIB3 Mins Read
Jamaah haji asal Jawa Barat memasuki fase krusial dalam rangkaian ibadah haji tahun 2025. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jamaah haji asal Jawa Barat memasuki fase krusial dalam rangkaian ibadah haji tahun 2025. Menurut laporan langsung dari Petugas Haji Daerah Jawa Barat, H. Lutfi Hermawansyah, hampir seluruh jamaah haji Indonesia, termasuk dari Jabar, telah tiba di Mekkah per 31 Mei 2025 dini hari.

“Per pukul 02.00 dini hari, jamaah gelombang I yang semula diberangkatkan ke Madinah telah menyelesaikan rangkaian ibadah Arbain selama 8 hingga 9 hari di sana, dan kini seluruhnya sudah berada di Mekkah,” ujar H. Lutfi.

Tantangan Pelayanan Berbasis Sarikah

H. Lutfi juga mengungkapkan dinamika baru dalam sistem pelayanan haji tahun ini yang menggunakan skema sarikah, kerja sama dengan perusahaan-perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi.

“Dalam satu kloter, bisa jadi jamaah dilayani oleh satu hingga lebih dari dua sarikah. Ini mengakibatkan jamaah dari satu kloter menempati hotel yang berbeda-beda,” paparnya.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, yang dituntut menjaga kekompakan lintas peran, dari ketua rombongan, ketua regu, hingga petugas kloter.

Baca Juga:  Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga

“Kuncinya adalah jangan mempermasalahkan masalah, tapi fokus pada solusi. Berkat kekompakan, persoalan bisa ditangani demi kelancaran ibadah,” tambahnya.

Aktivitas Jamaah di Mekkah

Setiba di Mekkah, jamaah langsung melaksanakan umroh wajib sebagai bagian dari ibadah haji tamatu. “Karena mendahulukan umroh sebelum haji, jamaah wajib membayar dam bukan sebagai bentuk denda, tapi sebagai kemudahan dalam beribadah,” jelas H. Lutfi.

Sehari-hari, jamaah rutin mengikuti salat berjamaah di Masjidil Haram yang diakses menggunakan bus Shalawat sesuai jalur hotel masing-masing. Selain itu, banyak jamaah juga melaksanakan umroh sunah, baik secara mandiri maupun berkelompok. Lokasi miqat favorit antara lain Masjid Siti Aisyah (Tam’im), Ja’ronah, dan Hudaibiyah.

“Untuk jamaah yang melakukan umroh mandiri, bisa menggunakan taksi dengan biaya 40–60 riyal, atau bus Trans Mekkah seharga 4 riyal sekali jalan. Namun menjelang Dzulhijjah, tarif bus naik jadi 8 riyal,” ujar Lutfi.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, 17 Kecamatan Terdampak

Selain itu, jamaah juga menjalani ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti Jabal Rohmah, Jabal Tsur, dan Jabal Nur. Lokasi-lokasi ini tidak hanya sebagai destinasi spiritual, tapi juga sarana orientasi agar jamaah memahami rute dan kondisi saat pelaksanaan puncak haji.

“Jamaah dikenalkan lokasi-lokasi penting seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina, termasuk tempat melempar jumrah,” katanya.

Layanan Kesehatan Aktifkan Klinik dan Visitasi

Tim kesehatan kloter turut aktif memberikan layanan. “Kami membuka klinik kesehatan dengan satu dokter dan satu perawat, serta rutin melakukan visitasi ke kamar-kamar untuk memastikan kondisi jamaah. Jika diperlukan, jamaah akan dirujuk ke RS Arab Saudi,” jelas Lutfi.

Persiapan Menuju Arafah

Menyambut fase puncak ibadah, Ketua Kloter 06 JKS Sukabumi, Momon Jali, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan 441 jamaah untuk diberangkatkan ke Arafah pada 8 Dzulhijjah atau 4 Juni 2025.

“Kami sudah gelar rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan fisik, psikis, dan kesehatan jamaah. Insya Allah jamaah akan melaksanakan seluruh rangkaian ibadah puncak haji dari Arafah, Muzdalifah, Mina hingga Nafar Awal dengan tertib dan lancar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dilepas Presiden, Ratusan Jemaah Haji Sukabumi Nikmati Layanan Premium dan Fast Track

Sementara itu, Pembimbing Ibadah Kloter, H Ahmad Muhammad menyampaikan persiapan jamaah dan pelaksanaan rangkaian ibadah haji sesuai syariat.

“Sebagaimana diketahui, jemaah kloter JKS 06 melaksanakan ibadah haji dengan metode tamatu, karena itu Alhamdulillah 441 jamaah sudah melaksanakan umroh wajib. Sebagai konsekuensi melaksanakan haji tamatu maka setiap jamaah haji dikenai kewajiban membayar dam, dan Alhamdulillah 441 jamaah sudah melakukan pembayaran dengan metode yang dibelinya,” paparnya.

Selain itu, mengenai persiapan armuzna, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, salah satunya bimbingan manasik yang sudah dilaksanakan sebanyak lima kali dan rapat koordinasi yang sudah dilaksanakan bersama karu karom untuk persiapan Armuzna.

“Alhamdulillah dari berbagai evaluasi yang dilakukan disamping ditambah dengan doa, Insyaallah Armuzna akan berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

persiapan Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.