bukamata.id – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kembali menyampaikan pesan kesehatan yang menyita perhatian publik, khususnya kaum perempuan.
Ia mengimbau agar perempuan lebih selektif dalam memilih pasangan hidup, terutama terhadap laki-laki yang memiliki kebiasaan merokok.
Menurut Budi, merokok bukan sekadar pilihan gaya hidup pribadi, melainkan kebiasaan yang dapat membawa dampak serius bagi kesehatan orang di sekitarnya, termasuk perempuan yang tidak merokok sekalipun.
“Untuk para perempuan, jauhi cowok perokok. Jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar,” tegas Budi Gunadi Sadikin dalam program #BudiGemarSharing yang diunggah melalui Reels Instagram @bgsadikin, Selasa (13/1/2025).
Perempuan Bisa Jadi Perokok Pasif Tanpa Disadari
Budi Gunadi Sadikin atau yang akrab disapa BGS menjelaskan, perempuan yang tidak pernah menyentuh rokok tetap berisiko mengalami dampak kesehatan serius jika sering terpapar asap rokok.
Asap rokok tidak hanya terhirup langsung, tetapi juga dapat menempel di udara, pakaian, rambut, hingga permukaan kulit. Tanpa disadari, zat berbahaya dari rokok tersebut masuk ke dalam tubuh dan menjadikan seseorang sebagai perokok pasif.
“Asap rokok itu bisa masuk ke tubuh tanpa disadari dan membuat kamu menjadi perokok pasif,” ujar Budi.
Risiko Kanker Payudara dan Serviks Meningkat Drastis
Paparan asap rokok dalam jangka panjang dinilai sangat berbahaya bagi perempuan. Budi menegaskan, risiko kanker payudara dan kanker serviks dapat meningkat hingga 40 persen pada perempuan yang menjadi perokok pasif.
Dua jenis kanker tersebut dikenal memiliki perkembangan yang relatif cepat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup secara signifikan.
“Begitu jadi perokok pasif, risiko kanker payudara dan kanker serviks naik 40 persen. Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, membuat aktivitas harian sulit, bahkan mendekatkan kita pada kematian,” tegasnya.
Pemerintah Sediakan Skrining Kanker Gratis di Puskesmas
Di balik peringatannya yang keras, Budi Gunadi juga membawa kabar baik. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh puskesmas sebagai upaya deteksi dini kanker, khususnya bagi perempuan dengan faktor risiko seperti paparan asap rokok.
Layanan gratis tersebut mencakup berbagai pemeriksaan penting, di antaranya:
- Pemeriksaan payudara klinis
- USG untuk mendeteksi kelainan jaringan payudara
- Tes HPV DNA untuk deteksi dini kanker serviks
“Kalau kamu punya faktor risiko, kamu bisa skrining kanker lewat layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas. Semuanya gratis,” kata Budi.
Ajak Perempuan Sayangi Diri Sendiri dan Rutin Cek Kesehatan
Menkes mengajak perempuan Indonesia untuk lebih mencintai diri sendiri dengan rutin memeriksakan kesehatan dan tidak menunda skrining, terutama bagi mereka yang sering terpapar asap rokok.
“Yuk sayangi diri sendiri dan cek kesehatan gratis dari sekarang. Salam sehat,” tutupnya.
Orang Tua Diminta Lebih Selektif Pilih Menantu
Tak hanya menyasar perempuan dewasa, Budi Gunadi Sadikin juga mengingatkan para orang tua agar mulai menanamkan pemahaman tentang bahaya rokok sejak dini kepada anak perempuan.
Edukasi sejak awal diharapkan mampu membentuk kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam menjaga kesehatan dan memilih pasangan di masa depan.
Imbauan Menkes ini menegaskan bahwa paparan asap rokok bukan masalah sepele. Dampaknya dapat memengaruhi masa depan, kualitas hidup, bahkan keselamatan perempuan. Memilih pasangan yang tidak merokok menjadi salah satu langkah sederhana namun krusial untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











