bukamata.id – Musim Liga 1 2024/25 menandai lebih dari sekadar akhir sebuah kompetisi. Bagi Persib Bandung dan para Bobotoh, ini adalah penutupan lembaran bersejarah: perpisahan dengan Nick Anna Maria Francois Kuipers, sosok yang telah menjelma menjadi simbol ketangguhan dan loyalitas di lini pertahanan Maung Bandung.
Bukan sekadar pemain asing. Kuipers adalah jiwa dalam sistem pertahanan Persib, kapten tanpa ban di lengan, pemimpin dalam diam yang menunjukkan dedikasinya melalui kerja keras tanpa kompromi.
Selama lima setengah musim sejak bergabung pada 2019, bek asal Belanda itu tak hanya bertahan, ia tumbuh bersama tim, membentuk ikatan yang tak tergantikan di dalam dan luar lapangan.
“Ucapan hatur nuhun rasanya tidak pernah cukup,” ujar Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (30/5/2025).
“Ia mempersembahkan bukan hanya trofi, tapi semangat juang dan loyalitas yang menginspirasi. Dua gelar juara Liga 1 secara beruntun adalah warisan luar biasa yang akan selalu kami kenang,” tandasnya.
Dalam catatan sejarah Persib, nama Kuipers akan berdiri di antara legenda. Ia adalah pemain asing terlama sejak era profesional dimulai pada 2003, dengan rekor 141 penampilan resmi.
Tak hanya bertahan, ia pun turut membantu serangan dengan torehan 7 gol, angka yang menunjukkan betapa lengkapnya kontribusi seorang bek sentral sejati.
Namun, di balik semua statistik itu, Kuipers meninggalkan sesuatu yang lebih dalam: kehadiran yang menyatukan tim, semangat yang mengobarkan harapan Bobotoh, dan kesetiaan yang jarang ditemui di sepak bola modern.
Musim 2024/25 menjadi puncak sempurna perjalanannya membawa Persib meraih gelar juara dua musim berturut-turut. Sebuah penutup epik bagi kariernya di Bandung, dan babak baru yang segera ia buka di tempat lain.
Kini, Kuipers resmi pamit. Tapi dalam hati Bobotoh, dalam cerita-cerita yang akan terus diceritakan dari generasi ke generasi, Nick Kuipers tidak pernah benar-benar pergi.
Ia adalah bagian dari sejarah, bagian dari keluarga, bagian dari Persib.
“Kini saatnya berkata selamat jalan. Tapi bagi kami, Kuipers akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Terima kasih atas semua perjuangan, loyalitas, dan kenangan indah yang telah kau berikan, Nick.Hatur nuhun, Kapten,” tulis Persib.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









