Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya

Jumat, 25 September 2026 06:00 WIB

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

Jumat, 25 September 2026 05:00 WIB

Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba

Jumat, 25 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya
  • 15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya
  • Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba
  • 3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?
  • Menjelajah Kelezatan Kuliner Malam di Cirebon: 8 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris Paling Dicari
  • 10 Destinasi Wisata Hits di Cirebon, dari Spot Estetik hingga Wisata Sejarah
  • HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya
  • Dramatis! Indonesia Tumbangkan China 3-2, Emas Pertama Asian Games 2026 Akhirnya Datang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Respons PBNU soal Mekanisme Pembelajaran Siswa Selama Ramadhan 2025

By Putra JuangJumat, 24 Januari 2025 22:30 WIB2 Mins Read
Ketum PBNU Gus Yahya Cholil Staquf. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut merespons keputusan pemerintah tentang pembelajaran siswa selama Ramadhan 2025.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan, keputusan pemerintah itu merupakan bentuk upaya agar para siswa mampu memanfaatkan momentum Ramadhan secara efektif, meski dengan cara apa pun yang akan dilakukan oleh guru di sekolah.

“Saya kira, seperti yang saya katakan, ini soal bagaimana kita ingin mendidik anak-anak murid di sekolah-sekolah kita selama Ramadan. Bisa dengan cara apa saja,” ucap Gus Yahya dikutip laman NU Online, Jumat (24/1/2025).

Gus Yahya tidak mempersoalkan libur atau tidak selama Ramadhan, asalkan ada program yang dirancang demi kebutuhan pendidikan anak didik di sekolah.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan, PBNU Ajak Masyarakat Awasi Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Masuk sekolah bisa, tidak di sekolah juga bisa, apapun bisa, asalkan semua itu program dirancang untuk keperluan pendidikan anak-anak. Begitu saja. Saya kira, dari wacana yang sudah kita dengar sekarang ini, ke arah sanalah ini dikembangkan,” katanya.

Namun, Gus Yahya menekankan bahwa hal terpenting yang harus diperhatikan para guru dan orang tua adalah mampu meningkatkan atmosfer belajar pada anak-anak yang tentunya akan sangat bagus jika direalisasikan.

Baca Juga:  Fenomena Pengemis Musiman saat Ramadhan di Cimahi, Satpol PP: Sudah Jadi Profesi

“Yang terpenting bagaimana supaya suasana Ramadan itu bisa menjadi semacam atmosfer yang bermanfaat bagi pendidikan anak-anak itu saya kira bagus sekali,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Keputusan tersebut berlaku bagi sekolah, madrasah, pesantren atau satuan pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia untuk melakukan pembelajaran selama Ramadhan.

Melalui surat edaran itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, dan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota dapat menyusun dan menetapkan rencana pembelajaran selama Ramadhan.

Baca Juga:  500 Siswa Learning Camp MAI Foundation Siap Capai Impian Lulus PTN Indonesia

Di dalam surat edaran itu tertuang ketentuan pembelajaran selama Ramadhan. Pada 27-28 Februari dan 3-5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan.

Kemudian pada 6-25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan.

Lalu pada 26-28 Maret, 2-4 April, dan 7-8 April 2025 merupakan libur bersama Idul Fitri bagi sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan. Kegiatan pembelajaran di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada 9 April 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Yahya Nahdlatul Ulama PBNU Ramadhan siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.