Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two

Minggu, 23 Agustus 2026 10:32 WIB

Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis

Minggu, 23 Agustus 2026 10:02 WIB

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Minggu, 23 Agustus 2026 09:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
  • Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!
  • Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Respons Pemkot Lubuklinggau Usai Viral Ibu Lapor ke Dedi Mulyadi soal Rehabilitasi Anak

By Aga GustianaSabtu, 21 Juni 2025 13:30 WIB2 Mins Read
Seorang ibu membawa anaknya dari Lubuklinggau ke Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Dian Nurhayati, menyita perhatian publik setelah videonya mengadu langsung kepada tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, viral di media sosial. Dalam video tersebut, Dian membawa anaknya, RA (19), yang mengalami kecanduan narkotika jenis sabu, dan memohon agar anaknya bisa dimasukkan ke barak militer untuk mendapat pemulihan.

Pengaduan tersebut memicu reaksi dari Pemerintah Kota Lubuklinggau. Pasalnya, Dian menyebut bahwa proses rehabilitasi yang sebelumnya dijalani RA di Badan Narkotika Nasional (BNN) Silampari justru tidak membuahkan hasil. Bahkan, menurut pengakuannya, sang anak sempat diajak menggunakan narkoba oleh salah satu konselor di tempat rehabilitasi tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, Hasan Andria UY, memberikan klarifikasi terbuka melalui media sosial. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut setelah mendapatkan kabar dari ajudan Wali Kota.

“Begitu kami mengetahui adanya laporan itu, staf kami langsung berkoordinasi dengan staf Pak Dedi Mulyadi, yakni Ibu Megadora. Kami juga melakukan video call dengan Ibu Dian selama 21 menit,” ujar Hasan dikutip Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ogah Tawar Kebijakan, Demo Tak Ubah Larangan Study Tour

Dalam komunikasi tersebut, kata Hasan, pihaknya telah menyampaikan berbagai solusi, termasuk menawarkan fasilitas rehabilitasi yang sudah disiapkan oleh Pemkot Lubuklinggau. Dian pun, menurut Hasan, sempat menyatakan kesediaan untuk kembali ke kota asal dan melanjutkan proses rehabilitasi di bawah pengawasan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Bikin Gaduh, Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Warga Jabar

Namun keesokan harinya, muncul video baru yang menunjukkan Dian tetap berada di Jawa Barat dan melanjutkan pengaduannya kepada Dedi Mulyadi. Hal ini disebut Hasan cukup mengejutkan, karena sebelumnya telah tercapai kesepakatan awal.

“Padahal semua proses sudah kami siapkan dengan matang. Tapi karena adanya keinginan pribadi dari Ibu Dian untuk tetap bertemu Pak Dedi, maka langkah pemulihan yang kami rancang belum bisa dijalankan,” jelasnya.

Baca Juga:  Disinggung soal Pasangan Jika Jadi Gubernur, Dedi Mulyadi: Emang Harus Ada Istrinya?

Meski demikian, Hasan menegaskan bahwa pihaknya tetap membuka ruang dialog dan akan terus berupaya meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Ia juga menyampaikan rencana untuk mengajak berbagai pihak terkait seperti Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), lurah, hingga camat untuk duduk bersama membahas solusi terbaik.

“Langkah ini penting agar informasi bisa diklarifikasi secara menyeluruh dan akurat. Kami ingin memastikan bahwa anak tersebut bisa mendapatkan penanganan yang layak dan sesuai prosedur demi masa depannya,” pungkas Hasan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi narkoba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.