Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Sabtu, 4 April 2026 12:47 WIB
Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Sabtu, 4 April 2026 11:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Revolusi Infrastruktur, AI Jadi Solusi Tantangan Pembangunan Indonesia

By SusanaSabtu, 21 Desember 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, menghadiri Seminar Nasional di ITB. Fpto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Optimasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum”.

Acara yang juga dihadiri langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggono ini digelar di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (21/12/2024).

Menteri Dody menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) adalah game changer dalam pembangunan infrastruktur Indonesia.

“AI memungkinkan efisiensi yang belum pernah kita capai sebelumnya. Dari penggunaan drone untuk pemetaan hingga algoritma AI yang mampu memprediksi kerusakan pada infrastruktur, teknologi ini adalah masa depan pembangunan Indonesia,” ujar Dody dalam sambutannya.

Baca Juga:  Pakar ITB Beri Masukan soal Penguatan Sistem Logistik Nasional

Dody mengakui bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia masih menghadapi tantangan berat, seperti keterbatasan sumber daya, kondisi geografis yang kompleks, dan cuaca ekstrem.

Namun, ia menekankan bahwa AI dapat menjadi solusi utama untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.

“Desain yang lebih presisi, pemantauan real-time, hingga pengerjaan konstruksi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas adalah beberapa keuntungan dari AI. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana kita memanfaatkannya untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai contoh, Dody menyebutkan implementasi Building Information Modeling (BIM), yang telah terbukti mengurangi biaya dan waktu pengerjaan konstruksi secara signifikan.

Baca Juga:  Bey Sebut Sampah di Dasar Sungai Penyebab Pembersihan Citarum Butuh Waktu 1,5 Bulan

Menteri Dody juga mengapresiasi ITB sebagai pelopor inovasi AI di bidang infrastruktur. Ia menyoroti program Magister Super Spesialis Teknik (MSS) yang dijalankan ITB sejak 2020 sebagai salah satu upaya strategis untuk mencetak ahli di bidang kecerdasan buatan dan infrastruktur.

“Hingga saat ini, sebanyak 184 mahasiswa telah mengikuti program MSS, dan 131 di antaranya telah lulus. Ini adalah bukti nyata kontribusi ITB dalam mendukung pembangunan bangsa,” ujar Dody.

Selain itu, ITB juga telah mengembangkan pusat penelitian kecerdasan buatan yang mendukung berbagai inovasi di sektor infrastruktur.

Baca Juga:  Dampingi Jokowi Tinjau Posyandu di Bogor, Bey Harap Stunting di Jabar Sentuh Angka 14 Persen

Program kompetisi AI yang digelar ITB disebut sebagai langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kemampuan akademisi.

Meskipun AI memiliki potensi besar, Dody menyoroti beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti kesiapan infrastruktur digital, regulasi yang belum memadai, serta ancaman serangan siber. Untuk menjawab tantangan ini, ia menyerukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri.

“Mari kita gunakan seminar ini untuk memperkuat sinergi. Dengan kerja sama yang erat, kita dapat mewujudkan infrastruktur Indonesia yang lebih berkualitas dan berdaya saing,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ai Bey Machmudin Dody Hanggono ITB Menteri Pekerjaan Umum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.