Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Selasa, 19 Mei 2026 16:10 WIB
Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Selasa, 19 Mei 2026 16:04 WIB

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Selasa, 19 Mei 2026 15:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius
  • Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?
  • Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog
  • Jangan Asal Klik! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Jadi Umpan Link Berbahaya
  • Hanya Ada 3 di Indonesia! Bocah Jenius Asal Temanggung Ini Bikin NASA dan Tesla Kepincut!
  • Sambut Kans Hattrick Juara, Pemprov Jabar Siapkan Konvoi Persib 2026: Rute Dialihkan ke Gedung Merdeka
  • 25 Gerai Koperasi Desa di KBB Siap Operasi, BUMN Ikut Dukung Distribusi
  • HPSN 2026 Bandung Barat, Aksi Nyata Bersihkan Sungai dan Tanam Pohon
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Revolusi Infrastruktur, AI Jadi Solusi Tantangan Pembangunan Indonesia

By SusanaSabtu, 21 Desember 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, menghadiri Seminar Nasional di ITB. Fpto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Optimasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum”.

Acara yang juga dihadiri langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggono ini digelar di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (21/12/2024).

Menteri Dody menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) adalah game changer dalam pembangunan infrastruktur Indonesia.

“AI memungkinkan efisiensi yang belum pernah kita capai sebelumnya. Dari penggunaan drone untuk pemetaan hingga algoritma AI yang mampu memprediksi kerusakan pada infrastruktur, teknologi ini adalah masa depan pembangunan Indonesia,” ujar Dody dalam sambutannya.

Baca Juga:  Open House ITB Innovation Park 2023, Wadah Kreativitas dari Masyarakat untuk Masyarakat

Dody mengakui bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia masih menghadapi tantangan berat, seperti keterbatasan sumber daya, kondisi geografis yang kompleks, dan cuaca ekstrem.

Namun, ia menekankan bahwa AI dapat menjadi solusi utama untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.

“Desain yang lebih presisi, pemantauan real-time, hingga pengerjaan konstruksi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas adalah beberapa keuntungan dari AI. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana kita memanfaatkannya untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai contoh, Dody menyebutkan implementasi Building Information Modeling (BIM), yang telah terbukti mengurangi biaya dan waktu pengerjaan konstruksi secara signifikan.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Bangga Ryan Wibawa Populerkan Kopi Sukawangi Excelsa Asal Sumedang ke Dunia

Menteri Dody juga mengapresiasi ITB sebagai pelopor inovasi AI di bidang infrastruktur. Ia menyoroti program Magister Super Spesialis Teknik (MSS) yang dijalankan ITB sejak 2020 sebagai salah satu upaya strategis untuk mencetak ahli di bidang kecerdasan buatan dan infrastruktur.

“Hingga saat ini, sebanyak 184 mahasiswa telah mengikuti program MSS, dan 131 di antaranya telah lulus. Ini adalah bukti nyata kontribusi ITB dalam mendukung pembangunan bangsa,” ujar Dody.

Selain itu, ITB juga telah mengembangkan pusat penelitian kecerdasan buatan yang mendukung berbagai inovasi di sektor infrastruktur.

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Jebolnya Pipa PDAM, Bey Pastikan Perbaikan Berlangsung 3 Hari

Program kompetisi AI yang digelar ITB disebut sebagai langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kemampuan akademisi.

Meskipun AI memiliki potensi besar, Dody menyoroti beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti kesiapan infrastruktur digital, regulasi yang belum memadai, serta ancaman serangan siber. Untuk menjawab tantangan ini, ia menyerukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri.

“Mari kita gunakan seminar ini untuk memperkuat sinergi. Dengan kerja sama yang erat, kita dapat mewujudkan infrastruktur Indonesia yang lebih berkualitas dan berdaya saing,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ai Bey Machmudin Dody Hanggono ITB Menteri Pekerjaan Umum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Hanya Ada 3 di Indonesia! Bocah Jenius Asal Temanggung Ini Bikin NASA dan Tesla Kepincut!

Sambut Kans Hattrick Juara, Pemprov Jabar Siapkan Konvoi Persib 2026: Rute Dialihkan ke Gedung Merdeka

25 Gerai Koperasi Desa di KBB Siap Operasi, BUMN Ikut Dukung Distribusi

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.