bukamata.id – Sebanyak 25 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bandung Barat resmi diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto secara serentak pada Sabtu (16/5/2026).
Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan program strategis nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Bandung Barat.
KBB Catat Progres 100 Persen KDMP
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu daerah yang menunjukkan progres signifikan dalam pengembangan KDMP.
Hingga peresmian dilakukan, seluruh 25 gerai KDMP di wilayah tersebut telah rampung 100 persen dan siap beroperasi.
“Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mencatat progres signifikan dalam pengembangan KDMP. Sebanyak 25 gerai di wilayah KBB telah rampung 100 persen,” ujar Asep, Sabtu (16/5/2026).
Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Asep menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Menurutnya, koperasi harus mampu menjadi lokomotif utama dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Dengan rampungnya 25 gerai ini, kita siap membangun ekosistem bisnis desa yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Kemitraan dengan BUMN Perkuat Distribusi
Melalui Dinas Koperasi dan UMKM (DiskopUKM) Kabupaten Bandung Barat, KDMP juga telah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di antaranya Perum Bulog dan PT Pertamina.
Kerja sama ini difokuskan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat desa.
Selain itu, DiskopUKM juga telah melaksanakan pendidikan, pelatihan, serta uji kompetensi bagi pengurus koperasi, termasuk ketua dan pengawas KDMP. Langkah ini bertujuan menciptakan sumber daya manusia koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Akselerasi Infrastruktur dan Layanan Koperasi
Asep menambahkan, pasca peresmian nasional oleh Presiden, pemerintah daerah akan terus mempercepat kelengkapan pendukung seperti gudang, penguatan gerai, hingga penyediaan kendaraan operasional.
Hal ini dilakukan agar produk dari BUMN maupun sektor swasta dapat langsung menjangkau masyarakat desa secara lebih cepat dan efisien.
Sinergi dengan Program Makan Bergizi Gratis
Lebih lanjut, pengembangan unit usaha KDMP juga akan disinergikan dengan program nasional lainnya, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan sinergi tersebut, kebutuhan program diharapkan dapat dipenuhi melalui optimalisasi potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga UMKM di Kabupaten Bandung Barat.
“Langkah sinergis ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serius membangun ekonomi kerakyatan yang kuat, adaptif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi Bandung Barat AMANAH, yaitu Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









