bukamata.id– Tiga Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) telah selesai melakukan kampanye perdananya untuk Pilpres 2024. Tiga Pasangan Calon (Paslon) kini berpencar ke seluruh wilayah RI untuk merebut suara rakyat.
Di hari Pertama, capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar memulai kampanye dengan meminta doa restu kedua orang tuanya. Anies kemudian mengawali titik kampanye di Tanah Merah, Jakarta Utara, kemudian lanjut ke Bogor. Sementara itu, cawapresnya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, kampanye di Jawa Timur.
Menurut Anies, dirinya dan Tanah Merah memiliki kedekatan yang emosional saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Hari ini saya memulai kampanye dari daerah Tanah Merah, Jakarta Utara. Selama ini kami memiliki kedekatan emosional dengan warga di Tanah Merah, yang pada tahun 2016 datang ke rumah kami dan meminta kami jadi calon gubernur. Tanah Merah juga yang pertama kami datangi usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta,” tulisnya dalam sosial media @aniesbaswedan pada Senin (28/11/23).
Untuk itu Anies kembali datang untuk menawarkan solusi untuk masyarakat Tanah Merah.
“Kali ini kami datang lebih dulu memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat Tanah Merah, untuk perubahan yang jujur, adil, dan makmur,” lanjutnya.
Eks Gubernur DKI Jakarta ini juga sempat menanyakan kepada masyarakat terkait harga bahan pokok maupun lapangan pekerjaan. Dia menjanjikan akan melakukan perubahan dengan kondisi sekarang.
Kemudian Anies melanjutkan perjalanannya ke Bogor, dan membahas masalah susahnya kredit rumah. Anies menyampaikan banyak keluarga yang belum memiliki rumah tinggal. Anies menilai masyarakat belum punya rumah lantaran persyaratan yang sulit. Termasuk persyaratan dengan perbankan.
Dirinya juga menjanjikan pembangunan transportasi umum yang lebih luas dan terjangkau oleh warga.
Disambung dengan kampanye Cak Imin di Jatim, setelah meminta doa kepada sang ibu dan berziarah ke makam anggota keluarga tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri. Dirinya langsung mengunjungi jamaah Jaringan Perempuan Nahdliyin (JPN) di GOR Krapyak, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Dalam pertemuannya, Cak Imin janji akan memberikan prioritas layanan untuk kaum perempuan, terutama mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.
Disela- sela kampanye, Cak Imin kemudian melakukan pertandingan sepakbola dengan membawa nama tim AMIN FC di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Turut hadir dalam acara itu, Ketua Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin Jatim sekaligus mantan Bupati Lumajang HM Thoriqul Haq dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.
Adapun paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tak langsung berkampanye di hari pertama. Prabowo masih menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dan Gibran bekerja di Solo.
Pada sore hari, Prabowo bertemu Presiden Jokowi dalam rapat internal di Istana Bogor. Sementara Gibran menyampaikan minggu ini dia ingin fokus merampungkan sejumlah proyek infrastruktur yang merupakan prioritas pembangunan Kota Solo, antara lain revitalisasi Solo Safari dan Taman Balekambang.
Meski masih bertugas, para Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran sudah mulai melakukan kampanye ke beberapa daerah sesuai jangkauannya.
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kegiatan hari pertama kampanye pendukung Prabowo-Gibran yaitu memberikan makan siang hingga susu gratis kepada masyarakat ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Sementara itu, paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md, mengawali kampanye perdana dari wilayah Timur dan Barat Indonesia. Ganjar kampanye di Merauke dan Mahfud mulai dari Sabang, Aceh.
Ganjar juga menjelaskan alasan dirinya dan pasangannya, yaitu Mahfud Md, memulai kampanye di Merauke dan di Sabang, Aceh. Dia mengatakan pemilihan dua lokasi berbeda itu sebagai simbol persatuan Indonesia, seperti sila ketiga Pancasila.
Dalam kampanyenya, Ganjar menyampaikan kembali rencana program kerja ‘satu desa satu puskesmas’ di Balai Kampung Waninggap Nango, Merauke, Papua Selatan. Dan akan meratakan pembangunan di wilayah-wilayah perbatasan seperti, bangunan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lainya.
Sementara di Sabang, Aceh, Mahfud menginginkan agar guru ngaji bisa naik kelas dengan peningkatan kesejahteraan guna mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan nasional.
Oleh karena itu dirinya menjanjikan akan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan tenaga pendidik keagamaan lainnya dan memperbanyak rumah ibadah.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











