bukamata.id – Timnas Indonesia U-23 kembali melangkah ke babak final dalam ajang ASEAN U-23 Championship 2025. Di laga puncak ini, Garuda Muda akan berhadapan dengan Vietnam U-23, sang juara bertahan yang memiliki reputasi tangguh di kawasan Asia Tenggara.
Kepastian Indonesia ke final didapat setelah mengalahkan Thailand U-23 lewat drama adu penalti yang menegangkan. Laga sebelumnya berlangsung imbang hingga extra time, sebelum akhirnya Indonesia menang 7-6 di babak tos-tosan. Sementara Vietnam memastikan tiket final dengan kemenangan tipis 2-1 atas Filipina U-23.
Dari skuad Garuda Muda, dua nama yang mencuri perhatian publik, terutama warga Jawa Barat, adalah Robi Darwis dan Kakang Rudianto. Keduanya merupakan pemain Persib Bandung dan telah menjadi pilar penting bagi pelatih Gerald Vanenburg sepanjang turnamen.
Robi Darwis tampil dominan di lini tengah. Sejauh ini, ia telah mencatat empat kali penampilan sebagai starter. Sedangkan Kakang Rudianto, yang juga tampil solid di lini belakang, sudah bermain tiga kali dan kerap berduet dengan Kadek Arel dari Bali United.
Menurut data dari ASEAN Utd FC, Robi Darwis menjadi pemain dengan menit bermain tertinggi dalam ajang ini. Pemain asal Cianjur itu telah mencatatkan total 376 menit di lapangan, hanya sekali digantikan saat melawan Brunei Darussalam pada menit ke-76.
Catatan tersebut menempatkan Robi di posisi teratas sebagai pemain dengan durasi bermain terbanyak. Ia unggul atas dua pemain Filipina, Nicholas Guimaraes (360 menit) dan Javier Mariona (359 menit). Di jajaran pemain Indonesia, Robi juga mengungguli Rayhan Hannan (345 menit), Jens Raven (330 menit), dan Doni Tri Pamungkas (319 menit).
Tak heran jika Robi Darwis dijuluki pemain ‘bernapas panjang’. Bahkan saat semifinal melawan Thailand, Robi tetap bermain penuh hingga 120 menit. Meskipun gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan, kontribusinya tetap vital. “Dia tak tergantikan di tengah. Meski gagal penalti, mentalnya luar biasa,” puji salah satu pelatih staf teknis.
Secara statistik, Robi juga menunjukkan kontribusi besar. Ia telah menyumbangkan 3 assist selama turnamen. Dalam aspek bertahan, ia mencatatkan 9 tekel sukses, 2 sapuan (clearance), dan 6 intersep—membuktikan peran gandanya sebagai kreator sekaligus pemutus serangan lawan.
Dengan performa impresif dari Robi dan Kakang, serta semangat juang tinggi tim, Indonesia siap memberi perlawanan sengit untuk Vietnam di partai puncak nanti. Laga final yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dipastikan akan jadi tontonan seru yang penuh tensi dan semangat nasionalisme.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









