Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kapan Lebaran 2026? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Hari Ini

Kamis, 19 Maret 2026 06:11 WIB

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit, Netizen Heboh Cari Link Telegram Durasi 7 Menit

Kamis, 19 Maret 2026 05:00 WIB

Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung

Kamis, 19 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kapan Lebaran 2026? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Hari Ini
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit, Netizen Heboh Cari Link Telegram Durasi 7 Menit
  • Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung
  • Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

RTH Kota Bandung Jauh dari Ideal

By SusanaJumat, 30 Januari 2026 21:11 WIB2 Mins Read
Ruang Terbuka Hijau (RTH), Hutan Kota Babakan Siliwangi. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kota Bandung saat ini memiliki luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 12,56% atau sekitar 2.101,81 hektare, masih jauh dari ideal 20% dari total luas wilayah. Meski begitu, kondisi RTH di kota Bandung tetap dijaga dan dikelola secara optimal oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung.

Kepala DPKP, Luthfi Firdaus, menegaskan pihaknya bertanggung jawab mempertahankan fungsi RTH sekaligus menata RTH menjadi Ruang Terbuka Hijau Publik.

“DPKP mempunyai fungsi mempertahankan fungsi dan menata RTH yang ada menjadi Ruang Terbuka Hijau Publik,” jelas Luthfi saat dihubungi, Kamis (29/1/2026).

Target Penambahan RTH Tahun 2026

Baca Juga:  Taman Tematik di Bandung Segera Berganti Nama, Ini Daftarnya!

Mengenai penambahan RTH di tahun ini, Luthfi menyebut pengelolaan difokuskan pada RTH Publik melalui serah terima PSU perumahan dan pengadaan lahan. Berdasarkan RPJMD 2026, target penambahan luasan RTH sebesar 0,02%.

“Anggaran dari pembelian lahan untuk RTH,” ujar Luthfi, tanpa merinci lebih lanjut.

RTH dan Mitigasi Bencana

Terkait peran RTH dalam meminimalisir korban bencana seperti banjir dan longsor, Luthfi menjelaskan DPKP fokus pada penataan dan pemeliharaan taman kota, median jalan, jalur hijau, dan taman RW.

Baca Juga:  Pemkot Klaim Perkuat Mitigasi Bencana, Anggaran Ruang Terbuka Hijau Bandung Justru Nol Rupiah

“Untuk meminimalisir korban bencana, perlu kajian lebih mendalam. Hal ini juga bisa dikonsultasikan ke Badan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, apakah taman kota bisa dijadikan tempat evakuasi, seperti Taman Tegalega dan lainnya,” jelasnya.

Jenis Tanaman di RTH Bandung

RTH di kota Bandung ditanami berbagai jenis pohon dan vegetasi yang menyerap air, menghasilkan oksigen, dan bermanfaat bagi manusia. Kriteria tanaman untuk taman kota meliputi:

  • Tanaman hias: bentuk tinggi bervariasi, warna menarik, tidak beracun, mampu menyerap polusi udara, dan tahan hama. Contoh: Azalea, Bougenville, Bakung, Rumput Gajah, Puring, Es Lilin.
  • Tanaman pelindung untuk hutan kota dan jalur hijau: Mahoni, Kibesi, Pule, Bungur, Kihujan, Felicium, Glodogan Tiang, dan lainnya.
Baca Juga:  Sanitasi Bandung Darurat: 285 Hektare Masih Kumuh, Ini Rencana Besar Pemkot

Luthfi menekankan, pengelolaan RTH bukan hanya untuk keindahan dan udara sehat, tetapi juga untuk menunjang kualitas lingkungan hidup di Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPKP Kota Bandung Luthfi Firdaus RTH Kota Bandung Ruang Terbuka Hijau Bandung taman kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.